Analis Ali Martinez menyatakan Dogecoin (DOGE) berpotensi bersiap untuk pergerakan naik signifikan setelah menghabiskan satu tahun diperdagangkan dalam pola falling wedge pada grafik mingguannya, dengan data historis menunjukkan bahwa memecoin ini berulang kali keluar dari formasi serupa dengan pola bullish.
Apa yang Terjadi: Pola Setahun Mendekati Ujian Penting
Martinez membagikan analisanya di X, mengidentifikasi struktur falling wedge yang telah membatasi pergerakan harga Dogecoin sejak awal 2024. Token ini baru-baru ini turun kembali ke garis tren bawah pola tersebut, menguji level support yang secara historis mendahului breakout naik.
Falling wedge terbentuk ketika harga bergerak di antara dua garis tren menurun yang saling mendekat.
Analis teknikal umumnya memandang pola ini sebagai kelanjutan bullish atau pola pembalikan.
Martinez menyoroti beberapa falling wedge sebelumnya dalam sejarah grafik Dogecoin. Masing-masing berakhir dengan breakout naik.
Formasi saat ini adalah wedge terbesar yang pernah dihadapi token ini.
Juga Baca: Pola XRP Isyaratkan Potensi Target Harga $4, Klaim Analis
Mengapa Penting: Preseden Historis Mengisyaratkan Potensi Kenaikan
"Dogecoin DOGE cenderung menghormati struktur wedge, dan breakout dari pola ini bisa sangat kuat," tulis Martinez.
Pengamatan analis ini memiliki bobot mengingat rekam jejak Dogecoin dengan pola grafik serupa. Apakah level support saat ini mampu bertahan tetap menjadi pertanyaan utama bagi para trader yang memantau memecoin ini.
Breakout yang terkonfirmasi akan menjadi sinyal momentum kenaikan berkelanjutan, menurut interpretasi analisis teknikal standar.
Baca Selanjutnya: Apa yang Mendorong Lonjakan 40% LayerZero di Tengah Pasar yang Lesu?

