Anthropic Simpan Data 30 Hari, OpenAI Klaim Tak Perlu

A new OpenAI monitoring preview offers enterprises abuse detection without retention, countering Anthropic's 30-day data logging policy. (Image: Shutterstock)
A new OpenAI monitoring preview offers enterprises abuse detection without retention, countering Anthropic's 30-day data logging policy. (Image: Shutterstock)

OpenAI tengah menguji sistem keamanan yang bisa mendeteksi penyalahgunaan tanpa menyimpan data pelanggan, langkah yang secara langsung menantang aturan retensi 30 hari baru milik Anthropic.

Poin Utama:

  • OpenAI memperkenalkan Private Safety Processing, alat yang memindai pola penyalahgunaan lintas sesi terkait tanpa menyimpan prompt atau respons pelanggan.
  • Anthropic mewajibkan retensi data 30 hari untuk pelanggan korporat di model terkuatnya, dengan alasan log diperlukan untuk mendeteksi serangan berlapis.
  • Peluncuran yang lebih luas dan publikasi white paper teknis dijadwalkan pada September.

Private Safety Processing Bidik Penyalahgunaan Lintas Sesi

Perusahaan mengumumkan pratinjau sistem ini pada Rabu, sebagai perluasan dari skema Zero Data Retention—pengaturan yang mencegah OpenAI menyimpan prompt maupun respons model setelah sebuah permintaan selesai diproses. Perilisan lebih luas dan white paper teknis direncanakan pada September.

Dalam arsitektur baru ini, konten pelanggan tetap berada di infrastruktur yang dikelola klien, atau disimpan di server OpenAI dalam bentuk terenkripsi dengan kunci yang hanya dipegang klien. Alat otomatis kemudian menelaah konten tersebut untuk mencari pola penyalahgunaan di berbagai sesi yang saling terkait. Desain ini juga mencakup skenario kerja “agentic”, ketika sistem terus bertindak meski pengguna sudah meminta berhenti. Staf OpenAI tidak dapat melihat data tersebut.

Aleah Houze, kepala kebijakan produk OpenAI, mengatakan kepada wartawan bahwa perilaku berbahaya kerap hanya terlihat jika sejumlah interaksi dibaca secara bersamaan. Ia mencontohkan pengguna yang di satu percakapan menguji celah perangkat lunak, lalu di sesi lain bertanya soal alat akses jarak jauh.

Baca Juga: Watermark Tersembunyi Claude Merusak Seni Menulis, Kata Gruber

Aturan Retensi Anthropic Pertajam Persaingan

Anthropic mengambil posisi berseberangan pada Juli dengan mewajibkan retensi data 30 hari bagi pelanggan korporat yang menggunakan model paling canggihnya, termasuk Fable 5 dan Mythos 5.

Laboratorium itu mengakui kebijakan tersebut tidak populer dan berpotensi merugikan bisnis, namun menyebut log sebagai unsur krusial untuk membongkar serangan yang sengaja dipecah ke banyak permintaan terpisah. Peninjauan oleh manusia tetap dimungkinkan, tetapi hanya melalui jalur formal yang dibuka untuk sekelompok kecil peninjau terotorisasi. Setiap sesi dicatat dalam log yang dirancang antirusak.

Analis Pertanyakan Waktu dan Bukti dari OpenAI

Brian Levine, direktur eksekutif FormerGov, menyebut janji tersebut sebagai komitmen teknis yang kuat, karena pemantauan penyalahgunaan dan “kebutaan” terhadap konten secara historis berjalan saling bertentangan.

Ia menyoroti bahwa bukti teknis baru akan datang beberapa minggu kemudian. Jason Andersen dari Moor Insights and Strategy membaca rangkaian pengumuman pekan ini sebagian sebagai langkah penempatan posisi menjelang penawaran umum perdana (IPO).

Flavio Villanustre, chief information security officer di LexisNexis Risk Solutions Group, melihat langkah ini sebagai upaya melunakkan regulasi yang ia perkirakan akan menguat.

Pratinjau ini menutup sepekan penuh pesan terkait keamanan. Pada Selasa, OpenAI mengumumkan telah memperlambat upaya penskalaan dan menghentikan sementara pelatihan reinforcement learning sambil memperkuat serta melakukan uji serangan (red-teaming) atas lingkungan risetnya. Perusahaan juga memperkirakan pemantauan yang diperluas ini akan menghabiskan sekitar 20% kapasitas komputasi inferensi yang diawasi.

Baca Berikutnya: Bitcoin Bisa Tembus Lagi $100K Sebelum Halving 2028, Kata Scaramucci

Alexey Bondarev profile photo

Alexey Bondarev

Alexey Bondarev adalah Kepala Konten di Yellow.com, dan telah meliput dunia kripto selama 10 tahun terakhir. Ia mengkhususkan diri pada artikel Riset dan Belajar yang mendalam, dengan fokus pada pelaporan analitis, konteks industri, serta kekuatan besar yang membentuk kripto, mulai dari era AI dan teknologi keamanan hingga inovasi fintech. Ia percaya bahwa segala sesuatu yang digital akan segera mengungguli segala sesuatu yang analog dan bekerja keras untuk mewujudkannya.

Penafian dan Peringatan Risiko: Informasi yang diberikan dalam artikel ini hanya untuk tujuan edukasi dan informasi dan berdasarkan opini penulis. Ini tidak merupakan saran keuangan, investasi, hukum, atau pajak. Aset kripto sangat fluktuatif dan mengalami risiko tinggi, termasuk risiko kehilangan seluruh atau sebagian besar investasi Anda. Trading atau memegang aset kripto mungkin tidak cocok untuk semua investor. Pandangan yang dinyatakan dalam artikel ini adalah pandangan penulis saja dan tidak mewakili kebijakan resmi atau posisi Yellow, pendirinya, atau eksekutifnya. Selalu lakukan riset menyeluruh Anda sendiri (D.Y.O.R.) dan konsultasikan dengan profesional keuangan berlisensi sebelum membuat keputusan investasi apapun.