Bitget Perluas Kemitraan dengan UNICEF untuk Tingkatkan Keterampilan Teknologi Kaum Muda

profile-alexey-bondarev
Alexey BondarevMay, 21 2026 11:04
Bitget Perluas Kemitraan dengan UNICEF untuk Tingkatkan Keterampilan Teknologi Kaum Muda

Bitget mengatakan pada hari Kamis bahwa pihaknya akan memperbarui kemitraan dengan UNICEF Game Changers Coalition untuk tahun kedua, dengan menambahkan pelatihan literasi keuangan dan AI di delapan negara.

Pembaruan Kerja Sama Bitget–UNICEF

Bursa mata uang kripto tersebut pertama kali bergabung dalam koalisi pada Juni 2025 melalui UNICEF Luxembourg. Inisiatif ini telah menjangkau lebih dari 642.000 anak muda, orang tua, dan guru sejak diluncurkan. Peserta perempuan menyumbang 52% dari total peserta.

Koalisi ini beroperasi di Armenia, Brasil, Kamboja, India, Kazakhstan, Malaysia, Maroko, dan Afrika Selatan. Program ini dipimpin oleh Kantor Inovasi UNICEF dan mempertemukan mitra publik serta swasta untuk memperluas pendidikan teknologi di pasar negara berkembang. Modul literasi keuangan dan AI baru sedang dimasukkan ke dalam kurikulum, dengan konten blockchain yang direncanakan untuk 2026. Kemitraan yang diperbarui ini juga akan mendorong program masuk ke tiga negara tambahan.

Also Read: Twenty One Capital Becomes Tether's Bitcoin Arm As SoftBank Walks Away

UNICEF Dukung Upaya Mengurangi Kesenjangan Keterampilan

“Teknologi menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari lebih cepat daripada kemampuan sistem pendidikan untuk beradaptasi,” kata Gracy Chen, CEO Bitget. Ia mengatakan tujuannya melampaui sekadar alat kripto, yaitu membangun kepercayaan diri digital dan keuangan yang berkelanjutan.

Thomas Davin, direktur global di Kantor Inovasi UNICEF, mengatakan banyak anak muda masih tertutup dari keterampilan yang membentuk ekonomi modern. Menurutnya, koalisi ini menyatukan pelaku industri, pemerintah, dan komunitas untuk menutup kesenjangan tersebut.

Keterlibatan Bitget dimulai dari kunjungan ke Kamboja oleh CMO Ignacio Aguirre, yang bertemu dengan siswa dan pendidik dalam program pelatihan lokal. Chen kemudian mendukung UNICEF Game Jam global pertama dari koalisi tersebut pada akhir 2025, sebuah program selama 40 hari di mana kreator muda di negara berkembang membangun gim video orisinal dengan pendampingan.

Read Next: Security Experts Pour Cold Water On Claude Mythos Hacking Apocalypse

Penafian dan Peringatan Risiko: Informasi yang diberikan dalam artikel ini hanya untuk tujuan edukasi dan informasi dan berdasarkan opini penulis. Ini tidak merupakan saran keuangan, investasi, hukum, atau pajak. Aset kripto sangat fluktuatif dan mengalami risiko tinggi, termasuk risiko kehilangan seluruh atau sebagian besar investasi Anda. Trading atau memegang aset kripto mungkin tidak cocok untuk semua investor. Pandangan yang dinyatakan dalam artikel ini adalah pandangan penulis saja dan tidak mewakili kebijakan resmi atau posisi Yellow, pendirinya, atau eksekutifnya. Selalu lakukan riset menyeluruh Anda sendiri (D.Y.O.R.) dan konsultasikan dengan profesional keuangan berlisensi sebelum membuat keputusan investasi apapun.