DUBAI, UEA, 9 Maret 2026 /PRNewswire/ -- Bybit, bursa kripto terbesar kedua di dunia berdasarkan volume perdagangan, hari ini mengumumkan penunjukan Derek Dai sebagai Country Manager untuk Timur Tengah dan Afrika Utara (MENA), menegaskan komitmen jangka panjang perusahaan terhadap Uni Emirat Arab sebagai hub strategis untuk inovasi aset digital.
Dalam peran ini, Derek akan memimpin strategi regional Bybit di seluruh MENA, mengawasi ekspansi pasar, kolaborasi regulasi, kemitraan institusional, dan pengembangan produk lokal ketika perusahaan terus memperkuat jejak teregulasinya setelah memperoleh lisensi dari Securities and Commodities Authority (SCA) baru-baru ini.
"UEA memberi Bybit sebuah rumah. Anda tidak meninggalkan rumah ketika badai datang — Anda berdiri di ambang pintu," kata Helen Liu, co-CEO Bybit. "Saat ini beberapa perusahaan sedang menilai kembali eksposur mereka di Teluk. Kami melakukan hal sebaliknya. Kami memperdalam kehadiran, investasi, dan komitmen kami terhadap kawasan ini."
Penunjukan Derek oleh Bybit datang pada momen penting bagi kawasan ini — sebuah keputusan yang diambil bukan terlepas dari ketidakpastian geopolitik saat ini, tetapi justru karena hal tersebut.
Momen Strategis bagi Timur Tengah
"Timur Tengah muncul sebagai salah satu kawasan terpenting yang membentuk masa depan keuangan digital, dengan UEA memimpin dalam membangun ekosistem yang progresif dan teregulasi dengan baik," kata Derek Dai, Country Manager untuk MENA di Bybit.
"Prioritas kami adalah memperdalam kolaborasi dengan pusat-pusat keuangan seperti DIFC dan DMCC, sekaligus memperkuat infrastruktur yang menghubungkan aset digital dengan layanan keuangan sehari-hari dan memajukan pengembangan aset dunia nyata yang ditokenisasi yang menjembatani keuangan tradisional dan ekonomi aset digital."
"Dalam beberapa bulan mendatang, kami akan fokus memperluas akses fiat AED, membangun kemitraan dengan bank dan penyedia pembayaran, serta meningkatkan penawaran keuangan Islam kami melalui pengembangan lebih banyak produk yang sesuai syariah," tambah Derek. "Dengan bekerja erat dengan regulator, institusi, dan para pelaku industri, kami bertujuan untuk mendukung fase berikutnya dari adopsi aset digital yang bertanggung jawab di seluruh Timur Tengah, sekaligus memperluas kehadiran kami di seluruh GCC, dengan Bahrain sebagai salah satu tonggak penting berikutnya bagi Bybit di kawasan ini."
Membangun Akar Jangka Panjang di UEA
Bybit memandang UEA bukan hanya sebagai pasar, tetapi sebagai jembatan strategis antara sistem keuangan tradisional dan ekonomi aset digital yang sedang berkembang.
Sebagai bagian dari komitmennya terhadap komunitas lokal, perusahaan bermitra dengan Emirates Red Crescent selama Ramadan untuk mendukung inisiatif Tenda Iftar, menyediakan makanan sepanjang bulan suci dan mengadakan kegiatan sukarela karyawan untuk membantu keluarga dan individu yang membutuhkan.
Di tengah ketegangan geopolitik terbaru di Timur Tengah, Bybit juga mengambil langkah proaktif untuk memastikan keselamatan dan kesejahteraan karyawan yang berbasis di UEA sekaligus menjaga layanan yang stabil bagi pengguna globalnya. Perusahaan mengaktifkan Protokol Kelangsungan Bisnis (BCP) yang komprehensif di seluruh operasi Dubai dan Abu Dhabi, memperkenalkan pemeriksaan manajemen harian, konfirmasi keselamatan karyawan secara real-time, serta bantuan relokasi atau perjalanan bagi staf di wilayah sensitif.
"Komitmen Bybit terhadap UEA dibuat untuk jangka panjang — dalam masa pertumbuhan maupun masa sulit," kata Helen. "Kami terus berinvestasi pada talenta lokal, kepatuhan regulasi, dan kemitraan komunitas. Visi UEA untuk menjadi hub aset digital terkemuka di dunia tidak berkurang oleh krisis ini. Jika ada, ketangguhan yang ditunjukkan negara ini justru semakin menegaskan alasan kami memilih untuk membangun di sini."
"Pengguna kami di UEA, Arab Saudi, Qatar, dan seluruh Teluk perlu mengetahui satu hal: Bybit tetap buka, Bybit memiliki likuiditas, dan Bybit memiliki tim yang bertugas sepanjang waktu," tambah Derek. "Dana Anda aman. Akses Anda tidak terganggu. Kami tidak akan offline, dan kami tidak akan pergi."
Pesan kepada Komunitas UEA
"Kepada seluruh keluarga besar kami di UEA — para pengguna, mitra, rekan kerja kami, dan setiap keluarga di seluruh Emirat — Bybit berdiri bersama Anda," kata Helen Liu. "Kami mendoakan keselamatan, kekuatan, dan kedamaian bagi semua yang terdampak konflik ini. UEA telah menunjukkan kepada dunia seperti apa keberanian dan ketangguhan itu, dan kami merasa terhormat dapat berdiri bersama komunitas ini. Kami ada di sini hari ini, kami akan ada di sini besok, dan kami akan tetap di sini lama setelah krisis ini berlalu."
#Bybit / #TheCryptoArk
Tentang Bybit
Bybit adalah bursa kripto terbesar kedua di dunia berdasarkan volume perdagangan, melayani komunitas global lebih dari 80 juta pengguna. Didirikan pada 2018, Bybit mendefinisikan kembali keterbukaan di dunia terdesentralisasi dengan menciptakan ekosistem yang lebih sederhana, terbuka, dan setara bagi semua orang. Dengan fokus kuat pada Web3, Bybit menjalin kemitraan strategis dengan protokol blockchain terkemuka untuk menyediakan infrastruktur yang tangguh dan mendorong inovasi on-chain. Terkenal dengan kustodi yang aman, beragam pasar, pengalaman pengguna yang intuitif, dan alat blockchain tingkat lanjut, Bybit menjembatani kesenjangan antara TradFi dan DeFi, memberdayakan para builder, kreator, dan penggemar untuk membuka potensi penuh Web3. Temukan masa depan keuangan terdesentralisasi di Bybit.com.
Untuk detail lebih lanjut tentang Bybit, silakan kunjungi Bybit Press
Untuk pertanyaan media, silakan hubungi: [email protected]
Untuk pembaruan, silakan ikuti: Bybit's Communities and Social Media


