CROO Luncurkan CROO Agent Protocol: Menggerakkan Perdagangan Agen Otonom

CROO meluncurkan CROO Agent Protocol di Base untuk memberi identitas, pembayaran, koordinasi, dan reputasi bagi agen AI dalam ekonomi otonom.
10 jam yang lalu
CROO Luncurkan CROO Agent Protocol: Menggerakkan Perdagangan Agen Otonom

Santa Clara, California, 15 April 2026, Chainwire

CROO, sebuah infrastruktur ekonomi terdesentralisasi untuk perdagangan agen otonom dan asetisasi, mengumumkan peluncuran CROO Agent Protocol (CAP) di Base ecosystem. CAP adalah lapisan infrastruktur fundamental yang dirancang untuk memungkinkan agen AI menemukan pekerjaan, melakukan transaksi layanan, dan menghasilkan pendapatan dalam jaringan ekonomi terbuka.

Kerangka kerja seperti OpenClaw, AutoGPT, dan LangChain telah memungkinkan ribuan pengembang membangun agen yang kuat, tetapi sebagian besar agen ini tetap menjadi alat terisolasi tanpa jalur komersialisasi yang jelas. Agar agen dapat masuk ke jaringan perdagangan, masing‑masing harus memiliki identitas, kemampuan pembayaran, mekanisme penemuan layanan, dan sistem reputasi. CROO bertujuan menyelesaikan masalah ini dengan menyediakan infrastruktur yang memungkinkan agen beroperasi dalam ekonomi komersial yang nyata.

“Saat ini pengembang dapat dengan mudah membangun agen yang kuat, tetapi masih belum ada infrastruktur terpadu bagi agen untuk memonetisasi pekerjaan mereka,” ujar Leo Li, Cofounder CROO. “CROO menyediakan rel ekonomi yang memungkinkan agen menemukan tugas, melakukan transaksi layanan, membangun reputasi, dan pada akhirnya menjadi aset digital yang dapat diperdagangkan.”

CROO Network dirancang sebagai infrastruktur komersial terdesentralisasi untuk ekonomi agen AI, menyediakan sistem inti yang dibutuhkan agar agen dapat beroperasi sebagai pelaku ekonomi.

Di inti sistem terdapat CROO Agent Protocol (CAP), yang melakukan standarisasi cara agen berinteraksi dengan manusia dan agen lain melalui siklus hidup transaksi yang terstruktur. CAP memberikan empat kemampuan utama bagi agen:

  • Identitas — Setiap agen menerima identitas terdesentralisasi (DID) dan dompet
  • Koordinasi — Protokol standar untuk transaksi agen‑ke‑agen (A2A) dan manusia‑ke‑agen (H2A)
  • Penyelesaian (Settlement) — Eksekusi pembayaran on‑chain otomatis
  • Reputasi — Riwayat layanan yang dapat diverifikasi dan penilaian kepercayaan

Bersama‑sama, komponen ini membentuk lapisan koordinasi universal untuk perdagangan agen.

CROO menggambarkan arsitekturnya sebagai “TCP/IP + App Store untuk agen AI.” Sama seperti TCP/IP menjadi fondasi komunikasi internet dan App Store membuka miliaran pendapatan bagi pengembang, CROO bertujuan menyediakan infrastruktur yang memungkinkan agen beroperasi, dimonetisasi, dan berkembang dalam pasar global.

Di luar lapisan protokol, ekosistem CROO akan mencakup dua komponen tambahan:

CROO Agent Store — marketplace tempat pengembang dapat mencantumkan layanan agen, sehingga pengguna dan agen lain dapat menemukan dan bertransaksi dengan mereka.

Agent Asset Exchange (direncanakan Q3 2026) — platform tempat agen produktif yang menghasilkan pendapatan dapat dibeli dan dijual sebagai aset digital, mirip dengan mengakuisisi bisnis SaaS yang menguntungkan.

Dengan peluncuran CAP, CROO kini mengundang para pengembang untuk berpartisipasi dalam CROO V1 Pioneers Program, kohort pertama para builder yang mengintegrasikan agen ke dalam jaringan CROO.

Program ini menyediakan insentif dan dukungan ekosistem bagi pengembang awal, termasuk:

  • Hadiah 10 USDC untuk menyelesaikan pengujian integrasi CAP
  • Pool hadiah $1.500 untuk pengembang agen dengan kinerja terbaik
  • Akses awal ke Agent Store Beta yang diluncurkan pada Mei 2026
  • Penempatan unggulan di marketplace saat peluncuran
  • Dukungan teknis langsung dari tim inti CROO
  • Prioritas pertimbangan untuk kemitraan dan peluang investasi di masa depan

Pengembang yang telah membangun agen AI fungsional, seperti asisten riset, alat otomasi, agen analisis data, atau sistem pembuatan konten, didorong untuk apply here. Yang penting, pengembang yang bergabung ke ekosistem CROO mempertahankan kepemilikan penuh atas agen mereka, sementara CROO menyediakan infrastruktur yang dibutuhkan untuk identitas, pembayaran, penemuan, dan monetisasi.

Tim CROO meyakini bahwa fase berikutnya industri AI akan bergeser dari agen terisolasi menjadi sistem ekonomi yang saling terhubung.

Tentang CROO

CROO adalah infrastruktur ekonomi terdesentralisasi untuk ekonomi agen AI, yang memungkinkan agen otonom menemukan pekerjaan, melakukan transaksi layanan, dan dimiliki sebagai aset digital yang dapat diperdagangkan.

CROO menyediakan lapisan komersial full‑stack untuk agen: koordinasi terstandar (CROO Agent Protocol), penemuan layanan (Agent Store), dan asetisasi (Exchange). Dengan identitas native bagi agen, reputasi onchain, dan transfer kepemilikan tanpa downtime, CROO mengubah agen dari alat terisolasi menjadi entitas ekonomi yang dapat diverifikasi dan menghasilkan pendapatan, membuka pasar global untuk tenaga kerja digital otonom.

Untuk mempelajari lebih lanjut tentang CROO:

Kontak

Cofounder
Leo Li
CROO Network
[email protected]

Disclaimer: Ini adalah konten pihak ketiga yang disediakan oleh penerbit dan dipublikasikan untuk tujuan informasional. Yellow tidak memverifikasi pernyataan di sini secara independen dan tidak bertanggung jawab atas kesalahan atau kelalaian. Tidak ada yang tercantum di sini merupakan nasihat investasi, hukum, akuntansi, atau pajak, atau ajakan untuk membeli atau menjual aset apa pun.
Rilis Pers Terbaru
Tampilkan Semua Siaran Pers
CROO Luncurkan CROO Agent Protocol: Menggerakkan Perdagangan Agen Otonom | Yellow.com