Ekosistem
Dompet

Pendle bergabung dengan delegasi IFC Vietnam bersama BlackRock, Morgan Stanley, dan Deutsche Bank

Pendle menghadiri delegasi keuangan tingkat tinggi Vietnam IFC di New York bersama raksasa Wall Street dan menandai langkah penting adopsi DeFi institusional
8 jam yang lalu
Pendle bergabung dengan delegasi IFC Vietnam bersama BlackRock, Morgan Stanley, dan Deutsche Bank

Singapura, Singapura, 31 Maret 2026, Chainwire

Pendle mengumumkan bahwa CEO‑nya, TN Lee, mewakili protokol tersebut dalam sebuah delegasi keuangan tingkat tinggi di New York bersama perwakilan dari Deutsche Bank, Morgan Stanley, BlackRock, Franklin Templeton, dan Anchorage Digital. Grup ini bertemu dengan Wakil Perdana Menteri Vietnam untuk membangun proposisi investasi bagi Vietnam's International Financial Center, sebuah inisiatif penting yang memosisikan Asia Tenggara sebagai destinasi bagi modal institusional global.

Bagi Pendle, ini lebih dari sekadar tonggak diplomatik. Momen ini menandai saat ketika protokol DeFi mendapatkan kursi di meja bersama lembaga keuangan paling berpengaruh di dunia.

RWA dalam DeFi

Real World Assets (RWA) dalam DeFi adalah versi ter-tokenisasi dari instrumen keuangan tradisional, termasuk obligasi pemerintah, treasury, real estat, dan kredit privat, yang dibawa onchain sehingga dapat menghasilkan imbal hasil dalam lingkungan yang permissionless dan transparan. Berbeda dengan memegang obligasi secara langsung, RWA ter-tokenisasi dapat diperdagangkan, dipecah, dan dikomposisikan dengan protokol DeFi tanpa friksi dari sistem penyelesaian tradisional.

Seiring lembaga seperti BlackRock dan Franklin Templeton mempercepat strategi tokenisasi mereka, infrastruktur imbal hasil Pendle menjadi semakin krusial. Protokol ini sudah mendukung perdagangan imbal hasil pada treasury ter-tokenisasi, menjadikannya salah satu dari sedikit platform DeFi yang diposisikan untuk melayani baik pengguna ritel maupun arus aset berkelas institusional.

Pendorong Minat Institusional pada Tokenisasi Imbal Hasil Pendle

Pendle muncul sebagai infrastruktur lapisan dasar DeFi karena memecahkan masalah yang diperkenalkan oleh RWA ter-tokenisasi: volatilitas imbal hasil. Ketika BlackRock atau Franklin Templeton men-tokenisasi produk treasury, imbal hasil pada token tersebut berfluktuasi. Mekanisme perdagangan imbal hasil Pendle memungkinkan institusi dan pengguna canggih untuk memisahkan, memberi harga, dan memperdagangkan imbal hasil tersebut secara independen, sebuah fungsi yang membuat RWA ter-tokenisasi lebih berguna sebagai instrumen keuangan, bukan hanya sebagai aset pasif.

Protokol ini sudah mendukung perdagangan imbal hasil pada produk treasury ter-tokenisasi, memosisikannya sebagai salah satu dari sedikit platform DeFi yang mampu melayani arus aset berkelas institusional berdampingan dengan partisipan ritel.

Peran Pendle dalam Delegasi Vietnam sebagai Sinyal Adopsi DeFi Institusional

Pendle's participation in the Vietnam IFC delegation bersama Deutsche Bank, Morgan Stanley, BlackRock, Franklin Templeton, dan Anchorage Digital menandakan bahwa infrastruktur imbal hasil DeFi kini mulai dipertimbangkan sebagai bagian dari diskusi kebijakan keuangan tingkat kedaulatan, bukan hanya sebagai kategori produk ritel. Saat pemerintah merumuskan kerangka regulasi untuk pasar aset ter-tokenisasi, keberadaan protokol DeFi dalam percakapan tersebut memengaruhi standar teknis yang akan mengatur dekade berikutnya dalam keuangan.

Konvergensi kustodi kripto‑native (Anchorage Digital), distribusi TradFi (Deutsche Bank, Morgan Stanley), dan infrastruktur lapisan imbal hasil (Pendle) merepresentasikan tumpukan DeFi institusional yang lengkap yang hadir di meja yang sama.

Vietnam's International Financial Center merepresentasikan peluang greenfield yang menarik:

  • Kerangka regulasi yang dirancang untuk menarik modal global yang dikombinasikan dengan infrastruktur imbal hasil yang DeFi‑native dapat membuka kelas baru produk keuangan bagi investor Asia Tenggara yang saat ini belum memiliki akses ke pasar imbal hasil yang kompetitif.
  • Kehadiran Anchorage Digital bersama bank tradisional menegaskan tren yang lebih luas, bahwa konvergensi kustodi kripto‑native dan distribusi TradFi bukan lagi sekadar teori.
  • Pasar aset ter-tokenisasi diproyeksikan mencapai $16 triliun nilai on‑chain pada 2030, menurut BCG. Infrastruktur perdagangan imbal hasil Pendle dirancang untuk menjadi fondasi bagi pasar ini, bukan sebagai destinasi akhir bagi aset ter-tokenisasi, tetapi sebagai lapisan yang membuat imbal hasil atas aset tersebut dapat diperdagangkan, dilindung‑nilai, dan dikomposisikan.

Tentang Pendle

Pendle adalah platform perdagangan imbal hasil kripto terbesar di dunia yang memungkinkan tokenisasi dan perdagangan aset penghasil imbal hasil. Pendle membuka strategi imbal hasil canggih bagi partisipan ritel dan institusional sekaligus, mendefinisikan ulang masa depan pendapatan tetap onchain.

Kontak

Pendle
[email protected]

Disclaimer: Ini adalah konten pihak ketiga yang disediakan oleh penerbit dan dipublikasikan untuk tujuan informasional. Yellow tidak memverifikasi pernyataan di sini secara independen dan tidak bertanggung jawab atas kesalahan atau kelalaian. Tidak ada yang tercantum di sini merupakan nasihat investasi, hukum, akuntansi, atau pajak, atau ajakan untuk membeli atau menjual aset apa pun.
Pendle bergabung dengan delegasi IFC Vietnam bersama BlackRock, Morgan Stanley, dan Deutsche Bank | Yellow.com