Ethereum (ETH) tengah menguji area US$2.500 setelah reli sekitar 35%. Momentum masih berpihak pada pembeli, namun kondisi jenuh beli meningkatkan peluang fase konsolidasi atau koreksi harga dalam jangka pendek.
Pokok-Pokok Utama:
- Ethereum menyentuh zona resisten US$2.400–US$2.500 setelah menembus struktur bearish berkepanjangan.
- Tembus dan bertahan di atas US$2.510 berpotensi memicu reli lanjutan, sementara US$2.220–US$2.310 menjadi zona koreksi awal yang perlu dipantau.
- Indikasi jenuh beli dan konsentrasi likuiditas di kedua sisi harga bisa memicu fase konsolidasi yang volatil sebelum tren berikutnya menguat.
Uji Resisten Ethereum
Reli dimulai dari area permintaan US$1.850–US$1.920 dan mendorong Ethereum menembus garis tren menurun, sejumlah moving average utama, serta zona resisten US$2.070–US$2.150, berdasarkan analisis yang dipublikasikan 27 Agustus oleh CryptoPotato.
Saat ini ETH diperdagangkan mendekati US$2.500, dengan rentang US$2.400–US$2.500 menjadi area resisten besar berikutnya. Aksi beli masih dominan, namun pelaku pasar harus mampu menyerap tekanan jual di kisaran tersebut agar reli berlanjut.
Indikator relative strength index (RSI) harian telah masuk wilayah jenuh beli setelah kenaikan tajam. Kondisi ini belum mengonfirmasi pembalikan tren, tetapi menandakan reli sudah cukup panjang dan rentan beralih menjadi pergerakan sideways atau koreksi jika tekanan jual meningkat.
Baca Juga: MemeToro Bertaruh Validasi AI Bisa Menertibkan Siklus Memecoin Berikutnya
Risiko Terhadap Momentum ETH
Pada grafik empat jam, Ethereum berkonsolidasi di dalam band resisten US$2.430–US$2.510 setelah naik hampir vertikal dari kisaran US$1.900. Menurut Shayan Markets, penembusan tegas dan penerimaan harga di atas US$2.510 akan menjadi sinyal bahwa pembeli masih memegang kendali dan membuka ruang kenaikan lebih lanjut. Untuk saat ini, tren jangka pendek hingga menengah masih cenderung bullish.
Secara teknikal, skenario koreksi tetap terbuka setelah lonjakan cepat ini. Area penurunan signifikan pertama terlihat di kisaran US$2.220–US$2.310, dengan dukungan yang lebih kuat di sekitar US$2.070–US$2.120. Data likuidasi turut menunjukkan adanya likuiditas di kedua sisi harga ETH saat ini, sehingga belum ada dominasi penuh dari kubu pembeli maupun penjual.
Struktur sekarang terbentuk setelah kenaikan sekitar 35% dari dasar terbaru Ethereum di dekat US$1.900, yang muncul ketika harga bertahan di zona konsolidasi yang lebih lebar di US$1.850–US$1.920.
Kenaikan tersebut mematahkan struktur bearish sebelumnya dan merebut kembali area US$2.070–US$2.150. Zona konsolidasi lama itu tetap menjadi dukungan struktural jangka lebih panjang jika reli terbaru berbalik menjadi koreksi yang lebih dalam.
Baca Selanjutnya: Apple Baru Saja Mengonfirmasi 9 September untuk Peluncuran iPhone Paling Berisiko dalam Beberapa Tahun

