Paxos Labs meluncurkan PAXGy (PAXGY), token yang didukung oleh PAX Gold (PAXG) dan dirancang memberikan imbal hasil dari aktivitas peminjaman emas ke institusi, tanpa mengubah jumlah token yang dipegang investor.
Pokok Penting:
- PAXGy mengalihkan cadangan PAXG ke pasar sewa emas institusional. Imbal hasil dikapitalisasi melalui perubahan kurs, bukan lewat penerbitan token baru.
- Pemegang dapat menyetor PAXG atau menukar stablecoin yang didukung menjadi PAXGy, yang diluncurkan di sejumlah platform terpusat maupun on-chain.
- Produk ini menambah risiko kredit, likuiditas, dan pasar pada eksposur emas ter-tokenisasi, dan Paxos Labs menegaskan pertumbuhan tidak dijamin.
Imbal Hasil Emas PAXGy
Paxos Labs menyampaikan bahwa pemegang dapat menyetor PAXG atau menukar stablecoin tertentu untuk memperoleh PAXGy melalui platform mitra maupun langsung di jaringan. Cadangan yang mendasari token kemudian disalurkan ke peminjam institusional terpilih lewat pasar sewa emas yang sudah mapan.
Jumlah token di dompet pemegang tidak bertambah. Sebagai gantinya, skema imbal hasil dikemas dalam bentuk apresiasi kurs terhadap PAXG: satu PAXGy dapat ditukar dengan lebih banyak PAXG seiring waktu. Kurs penukaran inilah yang membawa imbal hasil.
Mitra peluncuran meliputi OKX, X Layer, 0x, Uniswap, Ether.Fi, dan Chainlink, sehingga PAXGy dapat diakses melalui bursa terpusat maupun protokol terdesentralisasi. Struktur ini dirancang agar pemegang tetap memperoleh eksposur ke emas ter-tokenisasi, sekaligus memanfaatkan aset yang terikat pada aktivitas lending emas batangan institusional.
Juga Baca: Siapa Akan Memimpin Anthropic Setelah IPO? Para Pendiri Bidik 50,1% Hak Suara
Risiko Peminjaman
Struktur tersebut juga membawa konsekuensi risiko tambahan. Paxos Labs menegaskan PAXGy mengandung risiko kredit, likuiditas, dan pasar, karena cadangannya dialihkan ke strategi eksternal alih-alih sekadar duduk pasif sebagai eksposur emas fisik.
Tidak ada jaminan kinerja positif. Jika peminjam gagal bayar atau strategi pengelolaan cadangan merugi, Paxos Labs dapat menyesuaikan kurs penukaran ke bawah, sehingga pemegang berpotensi menanggung kerugian. Hal ini membedakan PAXGy dari PAXG, yang dirancang hanya memberikan eksposur langsung ke emas fisik yang disimpan di kustodian institusional dan diaudit secara berkala.
Produk ini tidak membuat emas “menghasilkan bunga” dengan sendirinya. Imbal hasil datang karena cadangan emas dipinjamkan kepada pihak lawan yang bersedia membayar akses ke logam tersebut. Di situlah asal tambahan return, sekaligus sumber risiko yang tidak melekat pada emas ter-tokenisasi biasa.
Paxos Labs menyebut nilai pasar emas ter-tokenisasi kini melampaui US$5 miliar, sementara volume perdagangan pada kuartal I 2026 telah menyalip total volume sepanjang 2025. Perusahaan memosisikan PAXGy sebagai jembatan antara pasar emas on-chain yang berkembang cepat dan sistem peminjaman emas batangan yang sejak lama melayani peminjam institusional.
Selama bertahun-tahun, peran utama PAXG relatif sederhana: merepresentasikan emas fisik di blockchain tanpa menambahkan strategi lending yang mengekspos cadangan ke peminjam eksternal. PAXGy mengubah paradigma tersebut.
Baca Berikutnya: Bisakah Dogecoin Benar-Benar Tembus $3? Taruhan Paus Berbenturan dengan Matematika Keras

