Solana Foundation dan Google Cloud meluncurkan Pay.sh, sebuah gateway yang memungkinkan AI agents membayar API secara otonom menggunakan stablecoin di Solana (SOL).
Detail Peluncuran Pay.sh
Solana Foundation dan Google Cloud memperkenalkan platform ini pada hari Selasa, menurut laporan Decrypt dan BanklessTimes.
Pay.sh berjalan sebagai proxy API di Google Cloud Platform.
Gerbang ini menghubungkan agen ke layanan backend melalui protokol x402, sebuah standar pembayaran terbuka yang diinkubasi oleh Coinbase dan kini diawasi oleh Linux Foundation.
Sistem ini juga mendukung Machine Payments Protocol yang dikembangkan oleh Tempo dan Stripe, sehingga memungkinkan interoperabilitas antar standar yang saling bersaing.
Agen membayar sebagian kecil sen per panggilan alih-alih membeli langganan bulanan, dan gateway ini bekerja dengan Gemini, BigQuery, Vertex AI, Cloud Run, serta BigTable. Platform ini juga terhubung ke Claude Code milik Anthropic, Codex dari OpenAI, OpenClaw, dan Hermes.
Lebih dari 50 fasilitator API komunitas telah bergabung, termasuk penyedia infrastruktur blockchain Helius dan Alchemy, bersama layanan data Dune Analytics dan Nansen.
Juga Baca: Toncoin Rally Sends TON Volume Above $1B After 24% Daily Gain
Reaksi Industri
Wallet Solana milik agen berfungsi sekaligus sebagai identitas dan metode pembayaran, yang menurut foundation menghilangkan kebutuhan akun Google atau kredensial yang terus diganti.
Erik Reppel, insinyur Coinbase pencipta x402, berpendapat bahwa bot merupakan sumber bisnis baru bagi startup yang selama ini terhambat model kunci API yang rumit dan biaya langganan.
Seorang perwakilan Solana Foundation menjelaskan ekonominya secara lugas, bahwa agen dapat membayar sekitar $0,005 per panggilan dibanding $29 per bulan untuk API yang hanya sesekali dipakai.
Analis industri menilai kemitraan ini penting secara struktural karena Google Cloud memilih Solana sebagai jalur penyelesaian untuk perdagangan AI otonom, langkah yang berpotensi meningkatkan volume stablecoin on-chain seiring skala penggunaan agen di sistem perusahaan.
Konteks Solana
Pengumuman hari Selasa ini menutup setahun hubungan yang makin erat antara kedua organisasi. Google menjadi validator Solana di awal 2026, dan foundation meluncurkan toolkit agen khusus bagi para pengembang.
Peluncuran ini juga menyusul debut toko aplikasi x402 milik Coinbase bulan lalu, menandakan perlombaan yang lebih luas di antara perusahaan teknologi dan kripto untuk menguasai pasar pembayaran agen sebelum matang.
Selanjutnya Baca: LUNC Returns To The Spotlight With 8.7% Gain And $253M In Daily Trading Volume





