Dogecoin (DOGE) telah menembus pola segitiga menurun, menggemakan setup 2024 yang mendahului reli 300%, menurut para analis grafik.
Penembusan Segitiga DOGE
Analis Trader Tardigrade menyoroti pergerakan ini pada grafik harian. Penembusan terjadi pada pengujian ketiga terhadap area resistensi, dengan seluruh candle ditutup di atas zona tersebut.
Dua upaya pertama gagal. Penjual menolak dorongan awal secara langsung. Pada percobaan kedua, DOGE ditutup tepat di area resistensi, mengisyaratkan bahwa pembeli mulai mendapatkan momentum.
Candle ketiga menembus level tersebut dengan tegas. Pembalikan itu mengubah resistensi lama menjadi support dan biasanya membuka ruang kenaikan lanjutan, menurut sang analis.
Juga Baca: Bitcoin Inflows To Binance Hit 2020 Lows, Signaling Tighter Supply Ahead
Setup Altcoin
Para analis mengatakan pasar altcoin yang lebih luas telah stagnan selama berbulan-bulan, meskipun beberapa token berkapitalisasi kecil melonjak ratusan persen dalam beberapa pekan terakhir. Menurut mereka, modal kembali berputar ke aset berisiko.
Koin berkapitalisasi besar seperti Dogecoin cenderung bergerak lebih lambat karena DOGE jarang menyamai kecepatan reli koin berkapitalisasi kecil, mengingat ukurannya dan likuiditas yang lebih dalam.
Meski begitu, token ini punya histori yang mendukung. Pada 2024, DOGE keluar dari setahun konsolidasi dan naik sekitar 300%. Analis meyakini pola struktural serupa kini terbentuk, dan momentum, bila berkembang, bisa memicu kenaikan berikutnya.
Baca Berikutnya: Why Is America's Next Fed Chair Being Forced To Sell All His Crypto Before Tuesday






