EBC12 menghadirkan pembicara dari J.P. Morgan, Financial Conduct Authority, Invesco, Coinbase, Fidelity International, dan lebih dari 300 pemimpin bank, regulator, dan manajer aset yang membentuk pasar aset digital Eropa.
Barcelona, Spanyol, Juli 2026 — Sebelas minggu setelah tenggat penerapan MiCA Uni Eropa, edisi ke-12 European Blockchain Convention (EBC12) kembali digelar di Barcelona pada momen krusial bagi industri. Ini merupakan pertemuan institusional besar pertama di kawasan tersebut sejak regulasi aset digital lintas batas komprehensif pertama di dunia resmi berlaku penuh, sekaligus ajang utama deal making untuk pasar Eropa.
Dengan MiCA yang kini sepenuhnya efektif, fokus pelaku pasar beralih pada tahap berikutnya: perizinan CASP, penerbitan stablecoin, serta peran CBDC dalam penyelesaian transaksi lintas batas. EBC12 menjadi forum utama untuk membahas seluruh agenda tersebut.
Alih-alih mengejar mandat kota per kota di London, Paris, Frankfurt, Zurich, dan Barcelona, EBC12 memampatkan pasar aset digital Eropa ke dalam satu arena komersial selama dua hari. Konferensi ini akan berlangsung pada 16–17 September 2026 di Palau de Congressos de Catalunya.
Eropa kini memimpin dalam membangun pasar aset digital yang patuh regulasi, memberikan kerangka kerja yang lebih jelas tentang bagaimana kripto dapat tumbuh di dalam aturan, bukan di pinggirannya. Sinyal institusionalnya tegas: Deutsche Börse telah berinvestasi sebesar US$200 juta di Kraken; bank digital Santander, Openbank, telah memperluas layanan perdagangan kripto bagi nasabah di Jerman dan Spanyol. Keduanya akan menjadi bagian dari institusi yang membahas langkah lanjutan di Barcelona September mendatang.
EBC memperkirakan kehadiran 80 dari 100 bank terbesar Eropa di Barcelona pada September ini, naik dari 50 bank pada tahun sebelumnya. Perdebatan soal apakah institusi akan masuk ke aset digital praktis selesai. EBC12 menjadi tempat bagi mereka untuk merumuskan babak berikutnya.
“Delapan tahun lalu, kami membangun EBC karena kami percaya Eropa akan menjadi tempat industri ini menjadi matang. Banyak yang menganggap kami terlalu dini. Pada 2026, bank-bank Eropa sudah mengalokasikan modal, produk institusional telah tersedia di berbagai pasar utama, dan kerangka regulasinya sudah terbentuk. EBC adalah ajang di mana para penggerak perubahan ini bertemu setahun sekali untuk melakukan bisnis sesungguhnya,” ujar Victoria Gago, Co-CEO European Blockchain Convention dan Digital Assets Forum.
Sesi-sesi diskusi akan mengupas alokasi modal institusional, tokenisasi aset dunia nyata (real-world assets), struktur pasar regulasi, serta masa depan stablecoin dan CBDC sebagai infrastruktur penyelesaian transaksi global.
Pembicara yang telah terkonfirmasi antara lain Emma Landriault, Head of Kinexys Labs di J.P. Morgan; Mohamad Zaraket, Head of Digital Assets Strategy EMEA di BNY; Kathleen Wrynn, Global Head of DA, Invesco; Victor Jung, Vice President, Digital Assets & Currencies, Hamilton Lane; Previn Singh dari Fidelity; serta Colin Payne, Head of Innovation di Financial Conduct Authority, bersama lebih dari 300 pembicara lainnya dari sektor perbankan, manajemen aset, infrastruktur, dan kebijakan.
Di luar program utama, EBC12 menghadirkan 10.000 janji temu satu lawan satu yang terjadwal sebelumnya, sesi Buy Side Breakfast untuk para allocator dan investor institusi, serta ruang media khusus yang memberikan akses langsung ke para pembicara.
EBC12 menargetkan lebih dari 5.000 peserta dari lebih 90 negara selama dua hari untuk menggali insight pasar, memperkuat jejaring strategis, dan mendorong momentum komersial di Palau de Congressos de Catalunya, venue premium baru yang mencerminkan evolusi institusional acara ini.

