Paruh pertama 2026 telah berakhir. Enam bulan terakhir menjadi periode penuh gejolak bagi pasar kripto, dengan rotasi sektor yang sangat cepat antara AI, RWA, stablecoin, hingga aset bergaya TradFi. Di tengah peluang yang bergeser cepat dan narasi yang datang dan pergi, satu pertanyaan besar mengemuka di kalangan trader dan investor:
Platform mana yang mampu lebih dulu menangkap tren baru sekaligus cukup aman dan andal untuk menjadi tempat mereka menitipkan dana?
Bagi lebih dari 59,49 juta pengguna terdaftar di seluruh dunia, HTX menjawab lewat laporan kinerja semesteran yang solid. Mengacu data DeFiLlama, HTX berulang kali bercokol di papan atas industri untuk arus masuk modal bersih harian dan mingguan. Di saat bersamaan, platform ini terus memperluas kepatuhan global dan mengantongi sejumlah penghargaan internasional bergengsi, antara lain Best P2P Platform of the Year dan Best Web3 Venture Capital Institution of the Year, yang semakin mengukuhkan kekuatan mereknya. Di balik sederet angka ini, satu tren kian jelas: makin banyak pengguna memilih HTX sebagai platform utama untuk mengelola aset, bertransaksi, dan berinvestasi.
Perdagangan Spot Hampir Sentuh US$400 Miliar, Aset Tren Cetak Efek Kekayaan Berlipat

Bagi investor ritel, ciri utama pasar tahun ini adalah percepatan rotasi sektor. Meme coin bergeser ke AI; kemudian ke RWA, BTCFi, stablecoin, hingga narasi TradFi — dengan sebagian proyek mampu mencetak imbal hasil berlipat hanya dalam hitungan hari.
Sepanjang semester I, HTX secara selektif melisting 58 aset baru yang sejalan dengan arus besar pasar, mencakup hampir semua sektor berkeyakinan tinggi: meme coin, AI, RWA, BTCFi, dan stablecoin. Berpegang pada prinsip “melisting apa yang dibutuhkan pasar”, HTX menyaring ketat proyek untuk menyajikan aset berkualitas dengan potensi pembentukan kekayaan yang kuat. Meme coin bernuansa budaya Tionghoa “老子” meroket 573% usai listing, sementara “我踏马来了” menguat 412%. Di sektor AI, ELSA mencatat lonjakan puncak 620%, sedangkan BNKR dan RIVER naik masing-masing 162% dan 282%. Bagi banyak pengguna, HTX menjadi pintu pertama untuk menemukan dan membeli token-token tren tersebut.
Keunggulan lain HTX adalah menjadi pelopor listing berbagai aset papan atas. Usai debut listing bersama, Billions Network (BILL) menembus kapitalisasi pasar US$2 miliar dengan kenaikan harga 141%. Ketika HTX menjadi platform pertama yang melisting CHIP, sejumlah bursa besar lain segera menyusul. Di lini RWA, proyek BTW yang diluncurkan bersama mencatat kenaikan puncak 388%, sementara ZEST menguat 131% setelah listing. Memasuki kuartal II 2026, ketika fokus pasar bergeser ke sektor berbasis narasi seperti RWA, komputasi AI, dan stablecoin, HTX tetap selangkah di depan dengan melisting pemimpin RWA RE (naik 145%), proyek komputasi AI OpenGradient (OPG, naik 118%), serta stablecoin ekosistem MegaETH CAP, memastikan eksposur pada setiap tren utama pasar.
Konsistensi juga terlihat pada mekanisme delisting HTX. Token dengan likuiditas tipis atau tim pengembang yang tidak lagi aktif secara tegas disingkirkan. Pendekatan seleksi berbasis pasar ini terus memperbaiki kualitas aset yang diperdagangkan, mengarahkan dana pengguna ke proyek dengan nilai fundamental dan likuiditas yang lebih teruji.
Data perdagangan spot menegaskan gambaran tersebut. Pada semester I 2026, lebih dari 420.000 pengguna bertransaksi spot di HTX, dengan volume mencapai US$379 miliar. HTX kini mendukung lebih dari 612 pasangan perdagangan spot, dari aset utama, sektor tren, hingga proyek baru berpotensi tinggi. Berbekal likuiditas dalam, eksekusi cepat, dan standar keamanan kuat, HTX tetap menjadi salah satu platform yang dipercaya pengguna global. Selain itu, HTX meluncurkan kampanye “Predict FIFA World Cup 2026 Matches” dan melanjutkan seri kompetisi andalan Trading Championship yang melibatkan puluhan ribu partisipan aktif. Rangkaian program tersebut mengubah aktivitas trading dari sekadar eksekusi order menjadi pengalaman yang interaktif dan sarat insentif.
Lebih dari Sekadar Beli Kripto: HTX Earn Ubah Aset Menganggur Jadi Sumber Imbal Hasil Rutin

Kian banyak pengguna menyadari bahwa aktivitas trading semata tidak cukup untuk memaksimalkan efisiensi modal. Pada semester I, basis pengguna yang berlangganan produk HTX Earn menembus 120.000 akun, dengan volume langganan kumulatif melampaui US$4,1 miliar.
Stablecoin tetap menjadi instrumen favorit. Produk Flexible Earn untuk USDT, USDC, dan USDD menawarkan imbal hasil tahunan (APY) maksimum hingga 10%. Untuk aset tren, platform meluncurkan 50 produk Earn berjenis tetap dan fleksibel dengan APY maksimum 20%, menarik langganan kumulatif lebih dari US$500 juta dari lebih 50.000 partisipan. Bagi pengguna berkekayaan tinggi, HTX menghadirkan produk VIP Flexible, yang pada fase awal menawarkan APY hingga 9% untuk USDT. Kombinasi imbal hasil premium dengan fleksibilitas subscribe–redeem memberi ruang bagi alokasi dana besar untuk bekerja lebih efisien. Bagi banyak pemegang jangka panjang, aset tak lagi sekadar “diparkir” menunggu apresiasi harga — tapi menjadi sumber pendapatan pasif harian.
Trader futures juga dapat menjaga modal tetap produktif. Pasca peningkatan, SmartEarn sempat menyentuh APY puncak 7,21% dan dalam beberapa bulan terakhir stabil di sekitar rata-rata 2,5%. Yang tak kalah penting, aset yang disetor masih dapat digunakan sebagai margin untuk perdagangan futures, sehingga pengguna tetap meraih imbal hasil tanpa kehilangan peluang trading. Di sisi lain, USDD SmartEarn menawarkan APY tetap eksklusif sebesar 4%.
HTX Pimpin Integrasi TradFi, Sementara Alat Berbasis AI Mengubah Pengalaman Trading
Tren struktural baru terbentuk sepanjang 2026: pengguna kripto native kian mendambakan akses terpadu ke aset digital dan instrumen keuangan tradisional global. HTX memosisikan diri sebagai pelopor di sektor tokenisasi TradFi.
Pada semester I 2026, volume perdagangan futures HTX mendekati US$500 miliar dengan jumlah pasangan perdagangan melampaui 350. Dari total tersebut, segmen TradFi sendiri menyumbang volume lebih dari US$1,5 miliar, mencakup 129 aset lintas sektor bertumbuh tinggi seperti AI, emas, komoditas, saham AS, ETF, kedirgantaraan, dan energi baru. Pada Mei 2026, HTX menjadi salah satu yang pertama melisting aset Pre-IPO yang sangat dinantikan, termasuk SpaceX, OpenAI, dan Anthropic, sehingga pengguna mendapat akses ke paket diversifikasi investasi yang jauh lebih luas. Sebelumnya, di paruh awal tahun, platform ini mampu mengantisipasi pergerakan pasar yang dipicu tensi geopolitik dan keterbatasan pasokan energi, dan menangkap lonjakan volume pada komoditas siklikal seperti minyak mentah, logam dasar, dan gas alam.
Di saat bersamaan, sistem Futures menjalani peningkatan infrastruktur menyeluruh, dengan sederet fitur baru seperti efisiensi modal yang lebih tinggi untuk Cross Margin, leverage independen untuk Isolated Margin, Smart Copy Trading, rekomendasi trader unggulan berbasis AI, Trailing Grid, dan Auto-Deposit Margin. Ini memungkinkan pengguna bertransaksi dengan fleksibilitas dan efisiensi yang lebih baik. Bagi pengguna ritel, strategi yang kompleks kini dieksekusi otomatis oleh produk. Divisi copy trading mencatat pertumbuhan kontra-siklus pada semester I: jumlah lead trader melonjak 53% secara kuartalan, mendorong volume trading oleh lead trader naik 74%, sementara volume follower meningkat 44% pada periode yang sama. Bagi pengguna yang memilih pendekatan pasif, bot Futures Grid membukukan volume perdagangan US$1,18 miliar sepanjang paruh pertama tahun. Dengan peluncuran Trailing Grid yang dijadwalkan awal Juli, parameter grid akan menyesuaikan otomatis mengikuti pergerakan pasar, sehingga pengguna dapat bertransaksi lebih efisien tanpa harus memantau layar setiap hari.
Hampir setiap produk inti di ekosistem HTX menerima pembaruan pada paruh pertama tahun ini. Setelah optimasi kecepatan startup aplikasi, waktu peluncuran di iOS melaju lebih dari 55% dan sekitar 44% di Android, membuat waktu tunggu saat membuka aplikasi nyaris tak terasa. Platform juga menambahkan modul profesional seperti TradFi Market Leaderboards, tampilan Tokenomics yang lebih lengkap, dan perluasan indikator grafik K-line. Yang paling menonjol adalah peluncuran resmi HTX Holo, asisten trading berbasis AI milik platform, yang secara drastis menurunkan hambatan akses informasi pasar. Holo mampu membaca dan menjelaskan grafik harga, merangkum aliran berita, hingga secara proaktif merekomendasikan produk Earn yang terkurasi, layaknya asisten riset institusional yang tertanam langsung di dalam aplikasi. Selain itu, Event Center terpadu dan ruang live streaming yang sepenuhnya didesain ulang diluncurkan sepanjang semester, memudahkan pengguna mengikuti beragam program di platform.
Ekspansi Global Berlanjut, Ekosistem HTX DAO Tumbuh Seiring Mekanisme Deflasi yang Konsisten

HTX Research dan HTX Ventures terus berperan sebagai “menara pengawas strategis” bursa terhadap industri aset digital. Pada semester I 2026, tim menerbitkan total enam laporan riset utama yang berfokus pada tema inti seperti AI, RWA, stablecoin, TradFi, geopolitik, serta keterkaitan semua tema tersebut dengan pasar kripto. Di antaranya adalah Tinjauan Tahunan 2025: Aset Kripto Bergerak Menuju Adopsi Arus Utama, Bangkitnya Mata Uang Berimbal Hasil: Bagaimana Crypto Neobank Menantang Model Perbankan Tradisional, RWA Perps: Medan Baru Ekspansi On-Chain Pasar Keuangan Global, serta laporan pandangan ke depan untuk kuartal III. Laporan Likuiditas Menentukan Arah Kripto: Tatanan Baru Kripto di Tengah Repricing Likuiditas Global. Tim HTX bukan hanya konsisten merilis riset pasar mendalam, tetapi juga membangun brand konten jangka panjang HTX DeepThink. Sepanjang paruh pertama tahun ini, mereka telah menerbitkan 73 artikel market insight, dilengkapi ulasan pasar mingguan yang membantu pengguna membangun kerangka investasi yang lebih terstruktur di tengah kondisi pasar yang kompleks.
Di ranah offline, HTX menggelar dan mempersiapkan 17 rangkaian event brand berbeda sepanjang semester I, dengan fokus pada kawasan kunci seperti Asia Tenggara dan Turki. Melalui konferensi industri, gala dinner VIP eksklusif, dan kemitraan strategis regional, platform ini secara bertahap memperluas jejak brand-nya secara global. Di saat yang sama, HTX juga meraih berbagai penghargaan internasional, termasuk Best P2P Platform of the Year dan Best Web3 Venture Capital Institution of the Year, yang semakin memperkuat kredibilitas brand dan pengakuan industri.
Sepanjang paruh pertama 2026, HTX DAO secara agresif mendorong ekspansi ekosistem $HTX, sekaligus menegaskan kerangka nilai jangka panjang lewat mekanisme deflasi token yang terbuka dan transparan. Laporan resmi mengonfirmasi bahwa HTX DAO telah menuntaskan dua kali pembakaran token $HTX skala besar pada 15 Januari dan 15 April 2026. Total kumulatif $HTX yang sudah dibakar dan dipertaruhkan (staked) kini mencapai 110,32 triliun token, atau lebih dari 11% dari total suplai, dengan tingkat deflasi tahunan sekitar 5,5%. Mekanisme berkelanjutan ini menjadikan $HTX salah satu dari sedikit governance token di industri yang menjalankan strategi burn publik jangka panjang secara transparan dan masif.
Secara paralel, HTX DAO juga memperluas utilitas token dan menyempurnakan kerangka tata kelola komunitas. Inisiatif ini mencakup peningkatan benefit keanggotaan, perluasan peluang imbal hasil (yield), eksplorasi ekosistem AI × Web3, penguatan konsensus komunitas, serta pengembangan jaringan developer melalui program Genesis, Hackathon, dan Grants—secara efektif menghubungkan developer, protokol, dan komunitas, sekaligus meningkatkan kepercayaan pemegang jangka panjang.
45 Bulan Beruntun Laporan PoR, Menjadikan Keamanan Keunggulan Kompetitif Inti

Bagi banyak pendatang baru di pasar kripto, keamanan menjadi prioritas utama, mengungguli imbal hasil. HTX terus meningkatkan transparansi platform melalui Merkle Tree Proof of Reserves (PoR). Data terbaru per 1 Juli 2026 (UTC) menunjukkan rasio cadangan seluruh aset utama di platform—termasuk BTC, ETH, TRX, USDs, HTX, XRP, DOGE, dan SOL—seluruhnya berada di atas 100%. HTX berkomitmen pada prinsip cadangan ketat 1:1, memastikan aset pengguna selalu bisa diperdagangkan dan ditarik kapan saja.
Lebih penting lagi, HTX kini telah mempublikasikan data PoR selama 45 bulan berturut-turut, menjadikannya salah satu platform terawal dan paling konsisten dalam menormalkan pelaporan cadangan rutin di industri. Kerangka ini memungkinkan pengguna memantau cadangan secara transparan, memverifikasi kepemilikan aset masing-masing, dan bertransaksi dengan ketenangan penuh.
HTX juga terus memajukan arsitektur kepatuhan globalnya. Pada semester I 2026, HTX melanjutkan proses perizinan di Kirgistan. Setelah memperoleh No Objection Certificate (NoC) dari Pakistan Virtual Assets Regulatory Authority (PVARA), platform ini meneruskan proses pendaftaran entitas lokal dan pengajuan lisensi Virtual Asset Service Provider (VASP). Secara bersamaan, HTX tetap menyelaraskan operasionalnya dengan kerangka regulasi Dubai Virtual Assets Regulatory Authority (VARA), memperkuat fondasi regulasi global perusahaan.
Evolusi dari "Crypto Exchange" Menjadi "Global Digital Asset Service Platform"
Evaluasi paruh pertama 2026 menunjukkan bahwa fokus strategis HTX jauh melampaui sekadar mengejar volume transaksi. Mulai dari listing dini aset berpotensi tinggi, mengoptimalkan efisiensi modal melalui produk Earn, membuka akses ke peluang investasi global via produk TradFi, memberdayakan trading berbasis AI, hingga memperkuat kepatuhan dan keamanan global, HTX tengah membangun platform layanan aset digital satu pintu yang mencakup trading, Earn, riset, manajemen aset, dan akses ke peluang investasi global.
Bagi pengguna, seluruh langkah ini bermuara pada peningkatan nyata dalam pengalaman harian: lebih banyak peluang, produk yang lebih kompetitif, pengamanan aset yang lebih kuat, dan proses investasi yang lebih efisien. Seiring narasi AI, RWA, stablecoin, TradFi, dan tema-tema baru lain terus berkembang pada paruh kedua 2026, pasar kripto akan kembali menawarkan ruang pertumbuhan baru. HTX berkomitmen menjadi jangkar pertumbuhan tersebut dengan menyediakan kelas aset yang lebih beragam, rangkaian produk yang dioptimalkan secara menyeluruh, dan ekspansi kehadiran internasional.
Pasar akan selalu dinamis. Namun bagi HTX, ukuran keberhasilan ke depan terletak pada kemampuannya menangkap setiap peluang baru sambil tetap memprioritaskan keamanan aset pengguna. Komitmen inilah yang akan membentuk babak berikutnya bagi HTX.
Tentang HTX
Didirikan pada 2013, HTX telah berevolusi dari sekadar bursa aset virtual menjadi ekosistem bisnis blockchain yang komprehensif, mencakup perdagangan aset digital, derivatif keuangan, riset, investasi, inkubasi, dan berbagai lini usaha lainnya.
Sebagai salah satu gerbang Web3 terkemuka di dunia, HTX memiliki kapabilitas global yang memungkinkannya menyediakan layanan yang aman dan andal bagi pengguna. Berpegang pada strategi pertumbuhan “Global Expansion, Thriving Ecosystem, Wealth Effect, Security & Compliance”, HTX berkomitmen menghadirkan layanan dan nilai terbaik bagi para penggemar aset virtual di seluruh dunia.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai HTX, silakan kunjungi https://www.htx.com/ atau HTX Square, dan ikuti HTX di X, Telegram, dan Discord. Untuk pertanyaan media, hubungi [email protected].

