Anthropic Klaim Claude Kurangi Kegagalan Alignment dalam Uji Otomatis

Anthropic Klaim Claude Kurangi Kegagalan Alignment dalam Uji Otomatis
Anthropic Publishes Automated Alignment Research Setup for Outside Use (Image: AI)

Poin Utama

Anthropic merilis riset tentang Claude yang melakukan pekerjaan alignment secara otomatis. Claude meningkatkan skor keselamatan pada 10 kegagalan alignment yang diuji. Anthropic menyebut kemampuan umum model tetap terjaga selama pengujian. Perusahaan merilis setup riset alignment otomatis untuk digunakan pihak lain.

Anthropic mengungkapkan Claude mampu meningkatkan skor keselamatan pada 10 skenario kegagalan alignment yang diuji melalui sebuah proses riset otomatis. Perusahaan menegaskan pengujian tersebut mempertahankan kapabilitas umum model, sementara peneliti mengevaluasi berbagai intervensi keselamatan.

Dalam sebuah post, Anthropic menyebut telah membuka akses setup riset alignment otomatisnya bagi peneliti eksternal. Mereka menggambarkan inisiatif ini sebagai upaya mengukur dan mengurangi ketidaksesuaian perilaku model terhadap tujuan yang diinginkan.

Claude Menguji Intervensi Keselamatan

Anthropic menjelaskan Claude menganalisis bentuk-bentuk misalignment yang umum, termasuk kecenderungan menipu dan sikap terlalu menyenangkan (sycophancy). Model ini mengusulkan metode, melatih model-model yang lebih kecil, dan mengevaluasi hasilnya tanpa campur tangan langsung di tiap tahap.

Dalam eksperimen awal, Claude diberi waktu 48 jam dan satu graphics processing unit (GPU). Selama jangka waktu itu, Claude meneliti pendekatan, mengusulkan metode pelatihan, dan menguji model-model hasil pelatihan.

Anthropic menyatakan Claude berhasil meningkatkan skor keselamatan tanpa menurunkan kapabilitas umum dalam konteks pengujian yang dilakukan. Mereka juga mencatat sebagian metode yang dipakai dapat ditransfer ke benchmark yang tidak digunakan saat proses optimasi.

Metode yang dipaparkan dilaporkan teruji pada audit perilaku Petri. Anthropic juga mengatakan pengujian mencakup model hingga 4,7 kali lebih besar dibanding model yang digunakan selama proses riset.

Hasil tersebut tetap terbatas pada lingkungan uji terukur. Anthropic mengingatkan kegagalan yang halus atau sangat jarang bisa jadi tidak tertangkap oleh benchmark yang tersedia.

Juga Baca: Upgrade TRON Tambah Verifikasi P-256 dan Riwayat Blok Lebih Panjang

Alignment AI Beralih ke Otomatis

Sebelum riset ini dirilis, pekerjaan alignment umumnya bergantung pada peneliti manusia yang merancang intervensi dan mengevaluasi model secara manual. Sistem otomatis berpotensi mempercepat proses tersebut, dengan catatan hasilnya konsisten ketika diuji secara independen.

Dalam 30 hari terakhir, diskursus keamanan AI kian menyoroti apakah model yang lebih kuat dapat membantu mengevaluasi dan meningkatkan sistem yang lebih lemah.

Pendekatan ini sangat bergantung pada pengukuran yang andal dan mekanisme pengaman terhadap kinerja benchmark yang menyesatkan. Anthropic mengatakan eksperimennya menggunakan tes yang di-“hold out” untuk menguji apakah metode yang dikembangkan Claude benar-benar ter-generalize di luar benchmark yang ia optimalkan. Perusahaan tidak menyatakan bahwa hasil benchmark mampu menghapus seluruh bentuk risiko model.

Anthropic menekankan bahwa pemilihan metrik pengukuran yang tepat tetap menjadi inti dari pekerjaan alignment.

Peneliti Eksternal Dapat Memanfaatkan Setup

Anthropic merilis setup riset tersebut agar kelompok lain dapat mereplikasi atau mengembangkan eksperimen lebih lanjut. Pengujian eksternal akan menjadi penentu apakah metode yang diklaim efektif ini tetap bekerja di berbagai model dan kerangka penilaian keselamatan yang berbeda.

Perusahaan tidak memposisikan temuan ini sebagai pengganti evaluasi model yang lebih menyeluruh. Hasil yang dilaporkan terbatas pada kegagalan alignment yang diuji dan batasan eksperimental yang digunakan.

Ke depan, peneliti kemungkinan akan fokus pada replikasi hasil, desain benchmark, dan potensi pola kegagalan baru. Rilis Anthropic menyediakan kerangka kerja awal untuk agenda riset tersebut.

Baca Selanjutnya: Perdagangan Copy Fomo Bikin Hampir 94% Wallet Merugi: Riset

Murtuza Merchant profile photo

Murtuza Merchant

Murtuza adalah jurnalis keuangan berpengalaman dengan pengalaman luas dalam meliput cryptocurrency dan teknologi blockchain. Ia telah berkontribusi untuk Benzinga dan Cointelegraph, di antara publikasi lainnya, dengan melaporkan tren yang sedang muncul, lanskap regulasi, dan lain-lain. Temukan dia di @murtuza_merc di Twitter dan mmerchant001 di Telegram. Disclosure: Murtuza holds ATOM, AKT, TIA, INJ, and OSMO.

Penafian dan Peringatan Risiko: Informasi yang diberikan dalam artikel ini hanya untuk tujuan edukasi dan informasi dan berdasarkan opini penulis. Ini tidak merupakan saran keuangan, investasi, hukum, atau pajak. Aset kripto sangat fluktuatif dan mengalami risiko tinggi, termasuk risiko kehilangan seluruh atau sebagian besar investasi Anda. Trading atau memegang aset kripto mungkin tidak cocok untuk semua investor. Pandangan yang dinyatakan dalam artikel ini adalah pandangan penulis saja dan tidak mewakili kebijakan resmi atau posisi Yellow, pendirinya, atau eksekutifnya. Selalu lakukan riset menyeluruh Anda sendiri (D.Y.O.R.) dan konsultasikan dengan profesional keuangan berlisensi sebelum membuat keputusan investasi apapun.
Anthropic Klaim Claude Kurangi Kegagalan Alignment dalam Uji Otomatis | Yellow