Riset: Hampir 94% Dompet di Fomo Copy Trading Catat Kerugian

Just 6.16% of the 292,000 Fomo wallets studied by DWF Ventures finished three months in profit. (Image: Shutterstock)
Just 6.16% of the 292,000 Fomo wallets studied by DWF Ventures finished three months in profit. (Image: Shutterstock)

Kurang dari 7% dari 292.000 dompet di aplikasi social trading Fomo membukukan keuntungan dalam periode tiga bulan, menurut riset yang dirilis DWF Ventures pada Jumat.

Data Fomo Goyahkan Janji Manis Copy Trading

DWF menghitung porsi dompet yang untung hanya 6,16%, berdasarkan laba-rugi terealisasi. Di antara kelompok pemenang yang kecil itu, hanya 25 dompet yang mencatat laba bersih di atas US$10.000. Selebihnya membukukan kerugian. DWF menilai angka ini meruntuhkan janji utama copy trading: bahwa meniru langkah trader yang dianggap andal akan meningkatkan peluang profit.

Konsep copy trading populer lewat eToro, yang memungkinkan pengguna menyalin portofolio top performer hanya dengan satu klik, dan sempat melaporkan pertumbuhan pendaftaran lebih dari 50% di Eropa dan Australia. Riset DWF memperkirakan lebih dari 40% pengguna platform tersebut pernah mencoba fitur ini. Aplikasi yang lebih baru seperti AfterHour menghubungkan profil media sosial dengan akun broker sehingga posisi yang diposting bisa diverifikasi.

DWF menemukan bahwa mayoritas pengguna di berbagai platform social trading akhirnya merugi, dengan data di Fomo menjadi contoh paling gamblang.

Baca Juga: Ethereum Uji Resistensi Utama US$2.500, Risiko Koreksi Meningkat

Mengapa Pertumbuhan Follower Serenity Dianggap Penting

DWF mengaitkan kerugian tersebut dengan struktur pasar, bukan semata faktor apes. Trader yang mempublikasikan rekomendasi atau posisi secara terbuka bisa diuntungkan ketika follower ikut masuk setelahnya, karena arus beli itu mendorong harga bergerak sesuai posisinya. Follower kemudian menanggung tekanan harga ketika sang trader melepas posisi.

Serenity, seorang trader yang fokus pada saham-saham AI dan semikonduktor, melesat dari hanya beberapa ratus follower pada Juli 2025 menjadi lebih dari 1 juta pada Agustus 2026. Fenomena ini mengingatkan pada reli GameStop tahun 2021, ketika lonjakan aktivitas di Reddit bergerak seirama dengan volume transaksi dan pergerakan harga saham.

Artikel Selanjutnya: Bisakah Solana Bertahan di US$105? Voting Validator Penutupan Bisa Jadi Penentu

Murtuza Merchant profile photo

Murtuza Merchant

Murtuza adalah jurnalis keuangan berpengalaman dengan pengalaman luas dalam meliput cryptocurrency dan teknologi blockchain. Ia telah berkontribusi untuk Benzinga dan Cointelegraph, di antara publikasi lainnya, dengan melaporkan tren yang sedang muncul, lanskap regulasi, dan lain-lain. Temukan dia di @murtuza_merc di Twitter dan mmerchant001 di Telegram. Disclosure: Murtuza holds ATOM, AKT, TIA, INJ, and OSMO.

Penafian dan Peringatan Risiko: Informasi yang diberikan dalam artikel ini hanya untuk tujuan edukasi dan informasi dan berdasarkan opini penulis. Ini tidak merupakan saran keuangan, investasi, hukum, atau pajak. Aset kripto sangat fluktuatif dan mengalami risiko tinggi, termasuk risiko kehilangan seluruh atau sebagian besar investasi Anda. Trading atau memegang aset kripto mungkin tidak cocok untuk semua investor. Pandangan yang dinyatakan dalam artikel ini adalah pandangan penulis saja dan tidak mewakili kebijakan resmi atau posisi Yellow, pendirinya, atau eksekutifnya. Selalu lakukan riset menyeluruh Anda sendiri (D.Y.O.R.) dan konsultasikan dengan profesional keuangan berlisensi sebelum membuat keputusan investasi apapun.