Bitget meluncurkan apa yang disebutnya sebagai Kampanye UEX Switch pada 16 Mar, mengajak trader untuk mengonsolidasikan aktivitas kripto dan keuangan tradisional ke satu platform setelah perombakan aplikasi baru-baru ini yang menurut bursa tersebut memangkas langkah navigasi sekitar 30%.
Dorongan Lintas Aset Bitget
Kampanye ini berpusat pada tagline — "Switch to UEX, Switch to Bitget" — dan argumen yang lebih luas bahwa kripto, ekuitas, forex, dan komoditas kini bergerak selaras. Trader yang membagi aktivitas mereka di banyak aplikasi kehilangan waktu dan melewatkan peluang, kata perusahaan itu.
Bitget mengklaim telah menangkap 89% pangsa pasar global untuk token saham tertokenisasi Ondo.
Volume harian mencapai $6 miliar pada Jan. 2026.
Platform ini saat ini mencatatkan lebih dari 200 saham dan ETF tertokenisasi, bersama dengan CFD, perpetual saham, pasangan forex, indeks, komoditas, dan logam mulia — semuanya diselesaikan dalam satu akun berdenominasi USDS.
Also Read: Can Bitcoin Hold $70K Or Will Bears Take Over?
Prospek Gracy Chen
"Perubahan haluan sudah di sini. Trader yang masih belum beradaptasi dengan pasar yang berkembang meninggalkan alpha di meja setiap hari," kata Gracy Chen, CEO Bitget. "Bitget UEX dibangun untuk menghilangkan friksi itu sepenuhnya."
Chen menggambarkan pergeseran ini sebagai "migrasi besar" modal menuju platform perdagangan terpadu.
Perusahaan menetapkan target internal untuk menangani 40% volume perdagangan saham tertokenisasi pada 2030, yang diperkirakan mencapai $15 triliun hingga $30 triliun.
Strategi Aset Tertokenisasi
Kampanye ini membingkai Bitget's broader bet on tokenized securities seiring produk keuangan tradisional berpindah ke on-chain.
Bursa ini menawarkan kemampuan cross-margin, akses pasar 24 jam, dan leverage hingga 500x. Bitget memposisikan dirinya sebagai tujuan bagi trader yang ingin mengakses pasar global dari satu akun tanpa penundaan konversi mata uang.
Read Next: Dormant Ethereum Whales Wake Up To Sell $62M






