Bursa kripto Bitget meluncurkan avatar animasi bertenaga AI bernama Gracy AI, yang dimodelkan dari CEO Gracy Chen, dan dirancang untuk mengajak pengguna berdiskusi satu lawan satu tentang strategi pasar, pilihan karier, dan pola pikir jangka panjang, bukan memberikan price predictions or trading signals.
Apa yang Terjadi: Peluncuran Avatar AI
Bursa berbasis Seychelles ini mengumumkan produk tersebut pada 11 Februari, dan menyebutnya sebagai manusia digital animasi pertama di industri kripto yang dibangun berdasarkan pendekatan pengambilan keputusan seorang pemimpin perusahaan. Alat ini dimaksudkan agar pengguna dapat membahas siklus pasar, manajemen risiko, dan arah industri dengan AI yang mencerminkan pengalaman Chen.
"Sejujurnya, saya masih merasa agak lucu melihat avatar AI diri saya di layar," kata Chen. "Tapi bagian besar dari pekerjaan saya adalah mendengarkan kekhawatiran pengguna, memahami detail, dan membantu orang memahami apa yang sebenarnya terjadi di pasar."
Gracy AI melanjutkan produk AI Bitget sebelumnya, GetAgent, yang berfokus pada analitik dan dukungan pengambilan keputusan.
Perusahaan mengatakan alat baru ini menandai pergeseran menuju penggunaan AI untuk interpretasi dan konteks, bukan sekadar sebagai lapisan data.
Also Read: Analysts Split On Whether Aster Mainnet Rally Can Outlast Unlock
Mengapa Penting: Pergeseran Strategi AI
Peluncuran ini menandakan tren yang lebih luas di kalangan bursa kripto untuk mengembangkan AI tools beyond raw analytics. Alih-alih menghasilkan sinyal perdagangan atau memindai grafik, Gracy AI diposisikan sebagai lapisan percakapan yang dimaksudkan untuk membantu pengguna memikirkan keputusan di tengah pasar yang volatil.
Bitget membingkai produk ini sebagai bagian dari transisinya menjadi apa yang mereka sebut Universal Exchange.
Perusahaan telah mengintegrasikan AI di seluruh platformnya, mulai dari alat perdagangan cerdas hingga wawasan pasar, dan mengatakan Gracy AI memperluas upaya tersebut dengan menambahkan antarmuka yang lebih mudah diakses dan berpengalaman.



