ETF XRP Berfokus Pendapatan Milik Roundhill Bisa Diluncurkan Secepat 29 Jan

Alexey Bondarev
Alexey BondarevJan, 02 2026 6:03
Ripple's digital token climbs past Binance Coin in market capitalization rankings during Friday's trading (Image: Shutterstock)
Ripple's digital token climbs past Binance Coin in market capitalization rankings during Friday's trading (Image: Shutterstock)

Roundhill Investments mengajukan pernyataan pendaftaran yang telah diubah untuk XRP exchange-traded fund yang bisa diluncurkan sedini 29 Jan, menawarkan strategi menghasilkan pendapatan alih-alih eksposur spot ke altcoin tersebut. Menurut pengajuan, dana ini melacak kinerja ETF XRP lain alih-alih berinvestasi langsung dalam aset digital itu.

Apa yang Terjadi: Pengajuan Strategi Pendapatan

Roundhill mengajukan amandemen pasca-efektif untuk XRP Covered Call Strategy ETF miliknya, dengan pengajuan yang dimaksudkan untuk menunda keefektifan hingga 29 Jan.

Dana ini berbeda dari ETF XRP spot karena berupaya memberikan pendapatan saat ini dan eksposur terhadap imbal hasil harga ETF yang memegang XRP dan diperdagangkan di bursa yang diatur di AS.

Prospektus mengungkapkan dana tersebut akan menggunakan strategi covered call sintetis untuk menghasilkan pendapatan. Dana ini dapat melacak baik ETF XRP spot maupun dana yang mendapatkan eksposur melalui kontrak berjangka yang diperdagangkan di bursa dengan XRP sebagai aset acuan.

Juga Baca: Jesse Eckel Meramalkan Bitcoin Akan Mencapai Puncak Antara $170K dan $250K Pada 2026

Mengapa Penting: Validasi Derivatif

Analis kripto Richard menyatakan dalam sebuah unggahan di X bahwa pengajuan Roundhill mengonfirmasi XRP telah disetujui sebagai aset dasar untuk derivatif yang diatur.

"Ini berarti opsi terkait XRP dapat digunakan di dalam kerangka ETF dan komite risiko, pihak lawan, serta struktur kliring sudah memberikan persetujuan," tulis Richard.

Richard mencatat bahwa ETF covered call biasanya baru muncul setelah suatu aset memperoleh penerimaan hukum dan struktural. Ia menambahkan bahwa tujuan pengajuan untuk menunda keefektifan menunjukkan bahwa "struktur produk sudah lengkap, persetujuan bukan masalah, dan waktu adalah variabelnya."

Analis itu menjelaskan bahwa Roundhill bertujuan memonetisasi volatilitas XRP alih-alih mengejar kenaikan harga, membuatnya berbeda dari ETF XRP spot meskipun melibatkan aset yang sama.

Richard menggambarkan ini sebagai "validasi derivatif, bukan penemuan harga," yang menurutnya hanya terjadi ketika suatu aset memperoleh persetujuan institusional.

XRP diperdagangkan pada harga $1,87 saat berita ini dibuat, turun hampir 2% dalam 24 jam terakhir.

Baca Berikutnya: Upaya Bank AS untuk Melarang Bunga Stablecoin Bisa Memberi Cina Keunggulan Kompetitif, Kata Eksekutif Coinbase

Alexey Bondarev profile photo

Alexey Bondarev

Alexey Bondarev adalah Kepala Konten di Yellow.com, dan telah meliput dunia kripto selama 10 tahun terakhir. Ia mengkhususkan diri pada artikel Riset dan Belajar yang mendalam, dengan fokus pada pelaporan analitis, konteks industri, serta kekuatan besar yang membentuk kripto, mulai dari era AI dan teknologi keamanan hingga inovasi fintech. Ia percaya bahwa segala sesuatu yang digital akan segera mengungguli segala sesuatu yang analog dan bekerja keras untuk mewujudkannya.

Penafian dan Peringatan Risiko: Informasi yang diberikan dalam artikel ini hanya untuk tujuan edukasi dan informasi dan berdasarkan opini penulis. Ini tidak merupakan saran keuangan, investasi, hukum, atau pajak. Aset kripto sangat fluktuatif dan mengalami risiko tinggi, termasuk risiko kehilangan seluruh atau sebagian besar investasi Anda. Trading atau memegang aset kripto mungkin tidak cocok untuk semua investor. Pandangan yang dinyatakan dalam artikel ini adalah pandangan penulis saja dan tidak mewakili kebijakan resmi atau posisi Yellow, pendirinya, atau eksekutifnya. Selalu lakukan riset menyeluruh Anda sendiri (D.Y.O.R.) dan konsultasikan dengan profesional keuangan berlisensi sebelum membuat keputusan investasi apapun.