Bitcoin (BTC) kehilangan area support $63.500 saat para trader menimbang kegagalan pertahanan melawan likuiditas yang menumpuk di atas harga.
Poin-Poin Utama:
- Bitcoin turun di bawah level $63.500 yang berulang kali menarik pembeli.
- Data heatmap yang dikutip oleh The Martini Guy menunjukkan likuiditas menumpuk di kisaran $65.500 hingga $66.500.
- Trader mengamati apakah pergerakan ini menjadi penembusan turun atau squeeze ke area likuiditas di atas.
Support Bitcoin
Level $63.500 berfungsi sebagai zona support yang dipantau ketat untuk Bitcoin, menurut berbagai komentar pasar.
The Martini Guy mengatakan penurunan sebelumnya ke area tersebut selalu dibeli, namun kali ini pembeli tidak mempertahankannya dengan kekuatan yang sama. Pergeseran ini penting karena level support hanya bernilai selama pasar tetap menghormatinya.
Penembusan di bawah support tidak serta-merta mengonfirmasi tren turun besar, tetapi mengubah struktur jangka pendek. Jika Bitcoin mencoba merebut kembali $63.500 dan gagal, level yang sama bisa berubah menjadi resistance.
Juga Baca: Mampukah Digital Euro Eropa Berhasil di Tempat Amerika Enggan Mencoba?
Pertanyaan Likuiditas
Pembacaan heatmap menambah sinyal yang lebih rumit. The Martini Guy menunjuk pada kantong likuiditas di atas harga saat ini, kira-kira antara $65.500 dan $66.500.
Area itu dapat menarik harga jika posisi short dibangun terlalu agresif setelah penembusan support. Di pasar yang sarat leverage, likuiditas yang mengelompok bisa menjadi target sebelum pasar melanjutkan arah yang lebih jelas.
Bagi bull, tugas pertama adalah merebut kembali $63.500 dan mempertahankannya dengan volume yang lebih kuat. Pergerakan menembus zona $65.500 hingga $66.500 akan memperbaiki setup, terutama jika pembeli menunjukkan kelanjutan daya beli. Bagi bear, sinyal kunci adalah penolakan di bawah level support yang ditembus. Jika Bitcoin gagal di sana dan posisi leverage terurai, fokus kemungkinan akan kembali bergeser ke zona support yang lebih rendah.
Setup saat ini mencerminkan pola umum dalam perdagangan Bitcoin belakangan ini, di mana pergerakan tajam di sekitar level yang terlihat telah menjebak kedua sisi sebelum kelanjutan arah muncul. Dalam kasus ini, pasar terjebak di antara lantai yang sudah jebol dan likuiditas di atas, sehingga konfirmasi menjadi lebih penting daripada pergerakan awal.
Baca Selanjutnya: Cardano Meluncurkan Upgrade Terbesar dalam Beberapa Tahun, Namun Hampir Tak Dirasakan Pengguna





