Alibaba pada 19 Juli merilis pratinjau Qwen3.8 Max, model dengan 2,4 triliun parameter yang diklaim hanya berada satu tingkat di bawah Fable 5 milik Anthropic.
Poin Penting:
- Qwen3.8 Max debut dengan 2,4 triliun parameter, Alibaba menjanjikan rilis bobot terbuka dalam waktu dekat.
- Tak ada benchmark, ketentuan lisensi, maupun dokumentasi teknis yang menyertai pratinjau.
- Peluncuran terjadi hanya beberapa hari setelah Kimi K3 milik Moonshot AI mengguncang saham teknologi global.
Pratinjau Qwen3.8 Max
Perusahaan berbasis Hangzhou itu mengumumkan Qwen3.8 Max sebagai salah satu model AI terkuat yang tersedia saat ini.
Pengembang sudah bisa menjajal pratinjau tersebut melalui berbagai platform pemrograman Alibaba, termasuk Qoder, sementara versi chat langsung sudah dibuka untuk publik. Alibaba menyatakan bobot penuh akan dirilis secara terbuka, namun belum memberikan jadwal pasti.
Tim Qwen memperkirakan model ini melampaui pendahulunya, Qwen 3.7-Max, terutama untuk pengembangan kode dan tugas produktivitas kompleks seperti pengembangan full‑stack, analisis data, serta otomasi alur kerja perkantoran, menurut pengembang Shuai Bai dalam laporannya. Bai menyebut Qwen3.8 Max sebagai model multimodal pertama tim yang melampaui 1 triliun parameter, dengan kemampuan memproses gambar, video, dan dokumen dalam satu sistem terpadu.
Hingga kini belum ada hasil benchmark yang dipublikasikan, dan pengumuman peluncuran tidak memberikan spesifikasi teknis lain selain jumlah parameter.
Rivalitas dengan Kimi K3
Analis mengingatkan bahwa angka 2,4 triliun parameter perlu dibaca hati‑hati. Total parameter tidak langsung mencerminkan seberapa besar komputasi per token maupun biaya operasional model. Alibaba belum mengungkap jumlah parameter aktif, ketentuan lisensi, ataupun model card. Rilis Qwen sebelumnya berbasis arsitektur mixture‑of‑experts (MoE) yang hanya mengaktifkan sebagian bobot pada tiap inferensi, sehingga biaya jalan jauh lebih rendah daripada yang tersirat dari ukuran mentahnya.
Waktu peluncuran juga berbicara banyak.
Pratinjau Qwen3.8 Max muncul hanya beberapa hari setelah Moonshot AI, startup yang didukung Alibaba, merilis Kimi K3. Performa kuat Kimi K3 melawan model Anthropic dan OpenAI mengguncang saham teknologi global. Moonshot juga menjanjikan bobot terbuka, meski saat ini akses masih lewat aplikasi chat dan paket berbayar.
Startup itu membukukan pendapatan berulang tahunan (ARR) sekitar US$300 juta pada Juni dan kini membidik penawaran umum perdana (IPO) dalam enam bulan ke depan.
Kimi K3 diluncurkan dengan 2,8 triliun parameter dan sempat menyandang gelar model terbuka terbesar yang pernah dirilis, menandai fase baru ketika laboratorium AI Tiongkok tak lagi menempatkan bobot terbuka sebagai prioritas kedua.
Alibaba sendiri menebar investasi ke hampir semua startup AI terkemuka di Tiongkok, sehingga perlombaan memamerkan model terbuka terbesar pada praktiknya kini berlangsung di dalam portofolio internal raksasa teknologi tersebut.
Baca Berikutnya: Prediksi Harga Bitcoin — Bull Bidik US$79 Ribu, Bear Taruhan di US$56 Ribu, dan Posisi Juli di Antara Keduanya





