SpaceX tetap melanjutkan $135 IPO price as demand reaches about $150 billion, meski ada peringatan dari Morningstar.
Poin-Poin Utama:
- SpaceX berencana menutup buku pemesanan IPO pada hari Rabu.
- Permintaan telah mencapai sekitar $150 miliar untuk penawaran senilai $75 miliar.
- Morningstar menilai perusahaan sekitar $780 miliar, jauh di bawah target IPO.
IPO SpaceX
SpaceX plans untuk menutup buku pemesanan IPO pada hari Rabu setelah pasar AS tutup, dengan penentuan harga pada 11 Juni dan perdagangan di Nasdaq pada 12 Juni dengan kode SPCX.
Perusahaan mencari pendanaan $75 miliar dengan harga tetap yang akan menilai bisnis roket dan satelit Elon Musk sekitar $1,75 triliun.
Pesanan telah mencapai sekitar $150 miliar, menjadikan transaksi ini kelebihan permintaan sekitar dua kali lipat.
SpaceX juga mengungkapkan memegang 18.712 Bitcoin (BTC), senilai sekitar $1,29 miliar.
Also Read: EDGE Markets Raises $29.2M To Build A Payment Rail For Prediction Markets
Valuasi Musk
Morningstar challenged penawaran tersebut, memperkirakan nilai wajar di $63 per saham dan menempatkan valuasi SpaceX sekitar $780 miliar, kurang dari setengah target IPO.
“Kami menilai perusahaan ini telah dinilai terlalu tinggi secara signifikan dan para investor akan mendapatkan kesempatan membeli saham di level yang lebih menarik setelah IPO,” tulis analis Morningstar.
Para pengkritik juga menyoroti laporan rugi bersih SpaceX sebesar $4,28 miliar pada kuartal pertama, termasuk $619 juta dari bisnis ruang angkasa dan $2,5 miliar dari divisi AI.
Pendukung berpendapat premi ini mencerminkan pertumbuhan Starlink, dominasi peluncuran, dan rekam jejak Musk dengan Tesla dan xAI.
Pencatatan ini kini menguji apakah investor akan memperlakukan SpaceX sebagai perusahaan industri konvensional atau sebagai taruhan yang lebih luas pada ruang angkasa, broadband, infrastruktur AI, dan rekam jejak eksekusi Musk.
Read Next: Sam Bankman-Fried Petitions Trump For Pardon Over $10B FTX Downfall





