Ekosistem
Dompet

XRP Berisiko Turun 18% Karena Pelemahan Bitcoin

profile-alexey-bondarev
Alexey Bondarev3 jam yang lalu
XRP Berisiko Turun 18% Karena Pelemahan Bitcoin

XRP (XRP) tetap terjebak dalam kisaran perdagangan sempit antara $1,30 dan $1,50, dan analis Sam Daodu memperingatkan bahwa nasib token ini hampir sepenuhnya bergantung pada Bitcoin (BTC), yang saat ini memiliki korelasi 0,84 dengan altcoin tersebut dan secara historis memperbesar pergerakan harganya dengan faktor 1,8.

Apa yang Terjadi: XRP Menguji Support Kunci

Daodu mengidentifikasi $1,30 sebagai level support XRP yang paling sering diuji pada 2026. Sejak Februari, token ini beberapa kali turun ke kisaran rendah $1,30, dengan pembeli secara konsisten masuk di dekat $1,27 — titik harga di mana data on-chain menunjukkan sekitar 443 juta XRP terakumulasi.

Basis biaya yang terkonsentrasi itu menciptakan bantalan defensif.

Setiap kali pasar mendekati zona entry tersebut, para holder menambah posisi mereka, mendorong XRP kembali di atas $1,30.

Di sisi resistance, level $1,50 membatasi upaya kenaikan. Daodu mencatat bahwa tembusan di salah satu sisi kisaran ini akan memerlukan katalis eksternal, bukan dari momentum spesifik XRP saja.

Risiko geopolitik menambah tekanan. Meningkatnya ketegangan di Timur Tengah yang memicu sentimen risk-off di pasar kripto pada awal Maret, dan Daodu memperingatkan bahwa situasi yang memburuk dapat memaksa investor mengurangi eksposur pada aset spekulatif seperti XRP terlebih dahulu.

Also Read: Zerohash Files For National Trust Bank Charter With OCC

Mengapa Penting: Bitcoin Memegang Kunci

Korelasi 0,84 antara XRP dan BTC berarti penurunan Bitcoin 10% bisa diterjemahkan menjadi kejatuhan 18% bagi XRP, menurut Daodu. Jika Bitcoin kembali turun di bawah $60.000, XRP kemungkinan akan ikut turun terlepas dari fundamental atau struktur teknikalnya sendiri.

Pergerakan bertahan di atas $1,50 juga akan bergantung pada Bitcoin.

Secara historis, altcoin memperoleh momentum ketika BTC naik dengan tegas dan menarik modal baru ke pasar yang lebih luas — dan Daodu melihat XRP bukan pengecualian.

Di antara $1,58 dan $1,60, terdapat zona suplai yang signifikan.

Sekitar 2 miliar XRP dibeli pada level tersebut, membuat banyak holder merugi selama berbulan-bulan. Investor yang ingin keluar pada titik impas dapat menghasilkan tekanan jual yang berat ketika harga mendekati kisaran itu, menjadikan area $1,60 sebagai rintangan yang lebih sulit daripada $1,50 itu sendiri.

Read Next: Bitget Pursues TradFi-Crypto Convergence With Platform Overhaul

Penafian dan Peringatan Risiko: Informasi yang diberikan dalam artikel ini hanya untuk tujuan edukasi dan informasi dan berdasarkan opini penulis. Ini tidak merupakan saran keuangan, investasi, hukum, atau pajak. Aset kripto sangat fluktuatif dan mengalami risiko tinggi, termasuk risiko kehilangan seluruh atau sebagian besar investasi Anda. Trading atau memegang aset kripto mungkin tidak cocok untuk semua investor. Pandangan yang dinyatakan dalam artikel ini adalah pandangan penulis saja dan tidak mewakili kebijakan resmi atau posisi Yellow, pendirinya, atau eksekutifnya. Selalu lakukan riset menyeluruh Anda sendiri (D.Y.O.R.) dan konsultasikan dengan profesional keuangan berlisensi sebelum membuat keputusan investasi apapun.