Sertifikasi manajemen kesinambungan bisnis berstandar internasional ini memperkuat kerangka kepercayaan KuCoin dan mendorong pembangunan infrastruktur tangguh bagi layanan aset digital tepercaya.
PROVIDENCIALES, Kepulauan Turks dan Caicos, 11 Agustus 2026 /PRNewswire/ -- Ketika aset digital makin terintegrasi dalam sistem keuangan global, ketahanan operasional menjadi fondasi utama kepercayaan. Di pasar yang beroperasi 24 jam sehari, 7 hari seminggu, pengguna menuntut platform tidak hanya melindungi aset, tetapi juga tetap tersedia, andal, dan responsif saat menghadapi gangguan tak terduga.
Dalam konteks tersebut, KuCoin, salah satu bursa kripto global terkemuka, mengumumkan telah berhasil meraih sertifikasi ISO 22301:2019 Business Continuity Management Systems (BCMS), standar internasional untuk sistem manajemen kesinambungan bisnis. Pencapaian ini menjadi tonggak penting lain dalam komitmen berkelanjutan KuCoin memperkuat ketahanan operasional, menjaga kontinuitas layanan, serta menghadirkan layanan aset digital tepercaya bagi pengguna di seluruh dunia.
ISO 22301 menyediakan kerangka kerja terstruktur bagi organisasi untuk mengidentifikasi risiko operasional, menyusun rencana kesinambungan bisnis yang efektif, dan meningkatkan kemampuan memulihkan layanan kritikal secara cepat saat terjadi gangguan tak terduga. Alih-alih hanya berfokus pada pencegahan insiden, standar ini menekankan kesiapsiagaan, resiliensi, dan perbaikan berkelanjutan, sehingga organisasi dapat mempertahankan operasi yang bersifat bisnis-kritis di tengah insiden siber, kegagalan infrastruktur, gangguan layanan pihak ketiga, dan berbagai peristiwa tak terduga lainnya.
Di sektor aset digital, kesinambungan bisnis memiliki tingkat urgensi tersendiri. Berbeda dengan pasar keuangan tradisional yang memiliki jam perdagangan terbatas, pasar kripto tidak pernah tutup, sehingga platform harus mampu mendukung perdagangan, pembayaran, dan layanan aset tanpa henti lintas zona waktu global. Pada saat yang sama, profil risiko operasional kian kompleks, meluas dari sekadar keamanan siber hingga mencakup gangguan layanan komputasi awan, kegagalan node, ketergantungan pada pihak ketiga, ketersediaan infrastruktur pembayaran, serta tantangan operasional lintas wilayah.
Secara global, ketahanan operasional juga kian menjadi fokus utama regulator. Kerangka regulasi seperti Markets in Crypto-Assets Regulation (MiCA) dan Digital Operational Resilience Act (DORA) di Uni Eropa, bersama panduan dari otoritas keuangan seperti Monetary Authority of Singapore (MAS) dan Hong Kong Monetary Authority (HKMA), terus menempatkan kesinambungan bisnis sebagai kapabilitas inti bagi penyedia jasa keuangan tepercaya. Perolehan sertifikasi ISO 22301 mencerminkan komitmen KuCoin untuk selaras dengan praktik terbaik internasional sekaligus terus memperkuat ketangguhan operasi globalnya.
"Kepercayaan dibangun bukan hanya melalui keamanan, tetapi juga melalui konsistensi dan keandalan," ujar BC Wong, CEO KuCoin. "Seiring industri aset digital semakin dewasa, ketahanan operasional menjadi sama pentingnya dengan keamanan. Perolehan sertifikasi ISO 22301 menandai tonggak lain dalam memperkuat kemampuan kami mempersiapkan diri menghadapi kejadian tak terduga, melakukan pemulihan secara efisien, dan terus menyediakan layanan aset digital yang andal bagi pengguna di seluruh dunia. Dipandu filosofi kami, 'Trust First. Trade Next.', kami akan terus berinvestasi pada infrastruktur yang menopang kepercayaan jangka panjang."
Sertifikasi ini semakin memperkokoh kerangka Kepercayaan (Trust Framework) menyeluruh KuCoin dengan mempertegas tiga pilar utama yang menopang layanan aset digital tepercaya:
- ISO/IEC 27001:2022 — Manajemen Keamanan Informasi
- SOC 2 Type II — Keandalan Operasional
- ISO 22301:2019 — Manajemen Kesinambungan Bisnis
Ketiga standar berkelas internasional ini secara bersama-sama memperkuat kemampuan KuCoin dalam melindungi informasi, meningkatkan keandalan layanan, dan memperdalam ketahanan operasional di seluruh platform globalnya. Dengan secara berkelanjutan mematangkan kerangka tata kelola, KuCoin membangun infrastruktur aset digital yang selalu aktif (always-on) untuk menghadirkan layanan aset digital yang andal dan tangguh bagi pengguna di seluruh dunia.
Tentang KuCoin
Didirikan pada 2017, KuCoin adalah platform kripto global terkemuka yang berlandaskan kepercayaan dan keamanan, melayani lebih dari 45 juta pengguna di 200+ negara dan wilayah. Dikenal berkat keandalan dan pendekatan yang mengutamakan pengguna, platform ini memadukan teknologi mutakhir, likuiditas yang dalam, dan perlindungan keamanan berlapis untuk menghadirkan pengalaman perdagangan yang mulus. KuCoin menyediakan akses ke lebih dari 1.500 aset digital melalui rangkaian produk yang luas dan berkomitmen membangun infrastruktur aset digital yang transparan, patuh regulasi, dan berpusat pada pengguna untuk masa depan keuangan, didukung sertifikasi SOC 2 Type II, ISO/IEC 27001:2022, dan ISO/IEC 27701:2019. Dalam beberapa tahun terakhir, KuCoin membangun fondasi kepatuhan global yang kuat, ditandai pencapaian penting seperti registrasi AUSTRAC di Australia, lisensi MiCA di Eropa, serta kemajuan regulasi di berbagai yurisdiksi lainnya.
Informasi lebih lanjut tersedia di www.kucoin.com.

