PROVIDENCIALES, Kepulauan Turks dan Caicos, 25 Agustus 2026 /PRNewswire/ -- Di tengah penambangan Proof-of-Work (PoW) yang kian bergantung pada perangkat keras khusus, sumber energi, dan operasi berskala profesional, partisipasi langsung masih sulit dijangkau banyak pengguna ritel. KuMining, platform cloud mining yang didukung bursa kripto global KuCoin, mengumumkan peluncuran KAS Cloud Mining, yang memperluas ekosistem penambangan multi-asetnya dan menawarkan cara lebih sederhana bagi pengguna memenuhi syarat untuk mengakses infrastruktur penambangan KAS kelas profesional.

KAS adalah aset asli jaringan Kaspa, sebuah blockDAG Proof-of-Work. Seiring KAS baru memasuki peredaran lewat proses mining, kepemilikan hashrate memungkinkan pengguna berpartisipasi dalam produksi blok dan pengamanan jaringan, menjadi alternatif terhadap pembelian KAS langsung di pasar sekunder.
Dengan penambangan KAS yang kini utamanya bergantung pada perangkat keras ASIC khusus, pengguna pada umumnya harus membeli dan mengirim mesin, mengamankan pasokan daya dan lokasi hosting yang memadai, mengatur mining pool, serta mengelola perawatan harian. KuMining mengkonsolidasikan seluruh kebutuhan operasional tersebut ke dalam pengalaman cloud mining yang terintegrasi, menciptakan jalur praktis antara sekadar membeli KAS dan mengoperasikan fasilitas penambangan fisik sendiri.
Pengguna yang memenuhi kriteria dapat memilih kontrak mulai dari 7 hingga 360 hari dan menerima hasil penambangan KAS harian yang bervariasi, tergantung hashrate yang dibeli dan ketentuan produk yang berlaku. Model berbasis pool ini memberikan aliran hasil yang lebih stabil dan mudah dipantau dibanding mining solo berbasis probabilitas, sekaligus menghilangkan kebutuhan memiliki maupun mengelola perangkat mining sendiri.
KAS Cloud Mining juga menerapkan model KuMining “menambang dulu, bayar listrik belakangan”. Pengguna membayar biaya hashrate di muka, sementara biaya listrik diselesaikan secara bertahap. Skema ini menurunkan kebutuhan dana awal dan memberi kelonggaran arus kas, tanpa berarti menurunkan total biaya penambangan secara keseluruhan.
“Mining seharusnya bisa diakses siapa pun yang ingin berpartisipasi, bukan terbatas pada mereka yang punya modal dan sumber daya untuk membeli serta mengoperasikan perangkat khusus,” ujar Jolie Du, Chief Operating Officer KuMining. “Dengan menghadirkan KAS Cloud Mining, kami memberi lebih banyak pengguna jalur yang lebih sederhana menuju penambangan Proof-of-Work profesional, sekaligus melangkah lebih jauh dalam ekspansi ekosistem multi-aset KuMining. Tujuan kami adalah menjembatani infrastruktur profesional dengan pengguna sehari-hari melalui pengalaman yang transparan dan terintegrasi.”
Terintegrasi dengan KuCoin, KuMining memungkinkan pengguna menerima dan mengelola hasil penambangan tanpa perlu repot berpindah antara mining pool, dompet, dan bursa yang terpisah. Peluncuran ini semakin memperkuat perjalanan Trade → Earn → Mine KuMining dan menegaskan perannya sebagai gerbang yang mudah diakses menuju infrastruktur penambangan profesional.
KAS Cloud Mining kini dapat diakses oleh pengguna yang memenuhi syarat melalui tautan di sini.
Tentang KuMining
KuMining adalah platform cloud mining terkemuka yang dikembangkan oleh KuCoin, salah satu bursa kripto terbesar di dunia. Berkomitmen untuk mendemokratisasi aktivitas mining, KuMining menawarkan layanan hashrate yang aman dan efisien bagi pengguna global, didukung infrastruktur mutakhir dan integrasi mulus dengan ekosistem KuCoin.
Ikuti KuMining di X | Telegram

