DUBAI, UEA, 25 Sept. 2026 /PRNewswire/ -- Mantle, jaringan keuangan terbuka yang menghubungkan pelaku pasar global dengan aset pasar modal berkelas institusional di atas blockchain, hari ini mengumumkan capaian rekor tertinggi beruntun pada dua tolok ukur utama di sektor keuangan ter-tokenisasi.
Menurut Blockworks Research, total aset yang telah di-tokenisasi di Mantle kini menembus 1.473, melonjak dari hanya 71 di awal tahun. Sementara itu, data RWA.xyz menunjukkan Nilai Aset Tersebar (Distributed Asset Value) untuk aset dunia nyata (real-world assets/RWA) di Mantle telah mencapai US$476 juta, naik 110% hanya dalam 30 hari terakhir.

Kedua pencapaian ini menegaskan percepatan konsentrasi aset dunia nyata berstandar institusional di Mantle, dengan jumlah aset ter-tokenisasi di jaringan tersebut meningkat lebih dari 20 kali lipat sejak Januari.
Angka-Angka di Balik Lonjakan Pertumbuhan
Dengan 1.473 aset ter-tokenisasi, Mantle masuk jajaran jaringan dengan pertumbuhan penerbitan RWA tercepat sepanjang 2026. Lonjakan ini didorong oleh semakin banyaknya penerbit mapan yang membangun di atas jaringan, termasuk xStocks untuk saham dan ETF ter-tokenisasi, Securitize untuk reksa dana indeks ter-tokenisasi, Ethena untuk stablecoin berimbal hasil, Paxos untuk penerbitan dolar teregulasi, dan lainnya.
Nilai Aset Tersebar sebesar US$476,10 juta, yang lebih dari dua kali lipat hanya dalam sebulan, mencerminkan skala peluncuran aset individual sekaligus pendalaman likuiditas yang menopang aset-aset tersebut. Kelas aset yang terwakili meliputi saham ter-tokenisasi, ETF, stablecoin, hingga instrumen berimbal hasil, termasuk Mantle Vault yang tahun ini memperluas jangkauan ke keuangan terdesentralisasi (DeFi) bersama Grove, CIAN, dan Fluxion.
Pencapaian ini mengikuti rangkaian pencatatan profil tinggi di Mantle dalam beberapa bulan terakhir. Di antaranya pencatatan on-chain saham SpaceX ter-tokenisasi (SPCXx) yang dilakukan bersamaan dengan IPO SpaceX; penambahan ETF USPX milik Franklin Templeton (USPXx), menjadikan Mantle salah satu jaringan Ethereum Layer 2 pertama yang menghadirkan ETF ter-tokenisasi dari salah satu manajer aset terbesar dunia ke on-chain; serta pencetakan native USDG, stablecoin teregulasi yang diterbitkan Paxos, yang menghubungkan Mantle ke Global Dollar Network bersama lebih dari 150 mitra lainnya.
Mengapa Pertumbuhan RWA Terkonsentrasi di Mantle
Aset dunia nyata menuntut infrastruktur dengan standar institusional: kustodi teregulasi, penyelesaian transaksi yang dapat diverifikasi, likuiditas dalam, dan utilitas yang mudah dikomposisikan. Sebagai rantai terbesar yang menjalankan ZK validity proofs di atas Ethereum, Mantle menyediakan mekanisme penyelesaian yang dapat dibuktikan dengan standar keamanan institusional, dipadukan dengan tumpukan distribusi yang menjangkau bursa terpusat maupun on-chain melalui Bybit dan Fluxion.
Aset di Mantle dapat diperdagangkan 24/7 melalui infrastruktur hybrid AMM dan Atomic RFQ milik Fluxion, dan langsung dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan imbal hasil begitu mendarat di jaringan, berkat rangkaian produk yield dan integrasi DeFi yang terus berkembang.
> "Rekor tertinggi ini mencerminkan visi yang kami kejar sejak awal: akses tanpa batas ke pasar modal global, di atas infrastruktur yang mampu menopangnya dalam skala besar," ujar Emily Bao, Key Advisor di Mantle dan Head of Spot di Bybit. "Setiap aset yang masuk ke Mantle membawa kami selangkah lebih dekat ke jaringan di mana siapa pun, di mana pun, dapat menjangkau peluang berkelas institusional tanpa hambatan tradisional yang selama ini membatasi."
Tentang Mantle
Mantle adalah jaringan keuangan terbuka yang menghubungkan pelaku pasar global dengan aset pasar modal berkelas institusional dalam format on-chain. Dengan infrastruktur berstandar institusional dan ekosistem komposabel yang berpusat pada MNT di dalam Bybit, serta dikembangkan melalui proyek inti termasuk mETH, fBTC, dan MI4, Mantle menjadi destinasi utama konsentrasi modal RWA institusional di blockchain.
Informasi lebih lanjut tersedia di mantle.xyz.
Untuk pertanyaan media, hubungi: [email protected]
