Laporan TradFi Asia MEXC Ventures: Volume Futures Saham Melonjak 3.308%, 87,2% Pengguna Berencana Tingkatkan Perdagangan TradFi

Laporan baru MEXC Ventures ungkap lonjakan tajam perdagangan Futures saham dan minat kuat pengguna Asia memperluas transaksi aset TradFi via CEX.
34 menit yang lalu
Laporan TradFi Asia MEXC Ventures: Volume Futures Saham Melonjak 3.308%, 87,2% Pengguna Berencana Tingkatkan Perdagangan TradFi

Mutsamudu, Komoro, 25 Agustus 2026 – MEXC Ventures bersama Blockworks Research merilis laporan industri terbaru berjudul The Cross Asset Shift. Laporan ini mengulas bagaimana pengguna kripto di Asia memanfaatkan bursa terpusat (CEX) untuk memperdagangkan emas, saham, dan berbagai aset keuangan tradisional (TradFi) lainnya.

Studi tersebut menyoroti alasan Futures menjadi instrumen utama untuk perdagangan lintas-aset, serta mengapa tingkat adopsinya sangat kuat di Asia. Pada kuartal II 2026, rata-rata nilai transaksi harian Futures Saham pengguna MEXC di Asia melonjak 3.308% secara kuartalan. Di saat yang sama, 87,2% responden Asia menyatakan berencana meningkatkan aktivitas perdagangan TradFi mereka melalui CEX.

Riset ini menggabungkan data pasar bursa dari Blockworks Research, survei pengguna MEXC, dan data transaksi MEXC di kawasan Asia. Hasilnya menunjukkan perdagangan lintas-aset berkembang secara global, dengan permintaan paling kuat datang dari investor Asia.

Poin-Poin Utama

  1. Permintaan lintas-aset sangat kuat di kalangan pengguna Asia. Survei MEXC mencatat 62,6% responden “crypto-native” di Asia lebih banyak memperdagangkan logam mulia lewat CEX, sementara 87,2% berencana menambah porsi perdagangan TradFi mereka.
  2. Futures telah menjadi instrumen utama perdagangan lintas-aset. Aset TradFi kini menyumbang lebih dari 12% volume transaksi Futures di CEX. Pada kuartal II 2026, rata-rata nilai transaksi harian Futures Saham MEXC di Asia naik 3.308% dibandingkan kuartal sebelumnya.
  3. Asia sudah memiliki fondasi kuat untuk adopsi kripto. Nilai aset on-chain yang diterima di Asia-Pasifik naik 69% secara tahunan. Stablecoin memudahkan investor memperdagangkan aset kripto dan TradFi dari satu rekening saja.
  4. CEX memberi keleluasaan pengguna merespons kejadian pasar secara real time. Menurut survei MEXC, 75,1% pengguna Asia pernah menghadapi peristiwa pasar besar saat bursa tradisional tutup.
  5. Emas muncul sebagai salah satu use case lintas-aset paling mapan. Open interest Futures logam mulia mencapai US$1,98 miliar pada Mei 2026 dan berada di US$1,69 miliar pada akhir Juni, setara 36,2% dari total open interest Futures perpetual TradFi.
  6. Fase pertumbuhan berikutnya menuntut pendalaman pasar Spot, edukasi pengguna yang lebih kuat, pengaman risiko leverage yang lebih ketat, dan likuiditas akhir pekan yang lebih andal. MEXC Ventures memfokuskan investasi pada tokenisasi, infrastruktur perdagangan, kustodian, dan penyelesaian transaksi untuk mendukung perkembangan pasar TradFi di CEX.

Permintaan Lintas-Aset Paling Kuat Datang dari Asia

Laporan ini menemukan semakin banyak investor Asia yang memperdagangkan aset tradisional melalui CEX. Di antara responden “crypto-native” di Asia, 62,6% terutama memperdagangkan logam mulia di CEX—proporsi tertinggi dibanding kawasan lain yang disurvei. Selain itu, 87,2% responden Asia berniat meningkatkan porsi perdagangan TradFi mereka melalui CEX.

Tren ini sudah tercermin di data platform MEXC di Asia Tenggara. Pada kuartal II 2026, jumlah rata-rata harian pengguna yang memperdagangkan Spot Saham di Asia Tenggara naik 153% dibanding kuartal I, sementara nilai transaksi harian melonjak 348%. Memasuki kuartal III hingga Agustus, kedua indikator tersebut kembali meningkat masing-masing 159% dan 87% dibanding kuartal II.

Ekosistem keuangan digital yang sudah matang di Asia turut memudahkan investor beralih dari kripto ke aset tradisional. Dalam 12 bulan hingga Juni 2025, nilai aset on-chain yang diterima di Asia-Pasifik naik 69% secara tahunan. Pada 2025, Asia menyumbang sekitar 30% aktivitas stablecoin global. Bagi pengguna yang sudah memegang stablecoin dan terbiasa bertransaksi di CEX, aset seperti emas, saham, dan indeks dapat diperdagangkan melalui satu akun yang sama.

Futures Mendominasi Perdagangan Lintas-Aset, Saham Jadi Pendorong Utama Pertumbuhan

Aktivitas lintas-aset saat ini masih terkonsentrasi di pasar Futures. Real world assets (RWA), valuta asing, dan saham tokenisasi menyumbang kurang dari 2% volume perdagangan Spot di CEX, namun lebih dari 12% volume di Futures.

Pada Juli 2026, total volume perdagangan Futures di tiga kategori aset tersebut mendekati US$400 miliar—level bulanan tertinggi sepanjang periode yang dicakup laporan. Futures terkait saham menjadi motor utama pertumbuhan, dengan MEXC dan BingX masing-masing menguasai sekitar 20% volume transaksi segmen ini.

Data internal MEXC menunjukkan arah yang sama. Di kuartal II 2026, rata-rata jumlah harian trader Futures Saham di Asia naik 386% dibanding kuartal I, sementara volume transaksi hariannya melonjak 3.308%. Di Asia Tenggara, peningkatannya bahkan mencapai 399% untuk jumlah trader dan 6.648% untuk volume transaksi.

Minat pasar juga bergeser antar kelas aset. Emas menjadi salah satu aset tradisional pertama yang mencapai skala signifikan di CEX, dengan open interest Futures logam mulia menyentuh US$1,98 miliar pada Mei 2026 dan bertahan di US$1,69 miliar pada akhir Juni. Pada Juni, open interest Futures Saham AS melampaui logam mulia. Emas tetap menjadi salah satu dari dua kategori aset terbesar, sementara saham muncul sebagai sumber pertumbuhan baru yang krusial.

Infrastruktur Pasar yang Lebih Kuat Diperlukan untuk Menjaga Momentum

Laporan ini menyoroti jam perdagangan yang terbatas, biaya tinggi, dan proses pembukaan rekening yang berbelit-belit sebagai tantangan berkelanjutan di pasar tradisional—faktor yang memperkuat daya tarik CEX.

Di antara responden Asia, 75,1% pernah mengalami peristiwa pasar besar saat bursa tradisional tutup, dan 79% menyatakan bersedia mempertimbangkan platform kripto untuk memperdagangkan emas atau minyak mentah jika situasi serupa terulang. Selain itu, 53,8% menilai biaya broker tradisional terlalu tinggi, dan 42,6% menilai proses pembukaan rekening terlalu rumit.

Pengembangan lebih lanjut pasar lintas-aset menuntut keseimbangan antara pertumbuhan dan manajemen risiko. Laporan tersebut merekomendasikan pendalaman likuiditas pasar Spot, edukasi pengguna yang lebih intensif, mekanisme perlindungan leverage yang lebih kokoh, serta transparansi harga dan likuiditas yang lebih baik ketika pasar tradisional tutup.

Respons responden survei maupun data platform sama-sama menunjukkan terjadinya pergeseran yang jelas di Asia. Seiring cakupan produk, likuiditas, dan kapabilitas manajemen risiko yang terus membaik, kawasan ini berpotensi menjadi pasar kunci pada fase berikutnya dari layanan multi-aset yang ditawarkan CEX.

Detail selengkapnya tersedia dalam laporan lengkap.

Tentang MEXC Ventures MEXC Ventures adalah dana investasi komprehensif di bawah MEXC yang berfokus mendorong inovasi di sektor kripto melalui investasi di ekosistem L1/L2, investasi strategis, merger & akuisisi (M&A), serta program inkubasi. Dengan mengusung prinsip "Empowering Growth Through Synergy", MEXC Ventures berkomitmen mendukung ide-ide inovatif dan pelaku ekosistem yang aktif di dunia kripto. Sebagai investor dan pendukung TON dan Aptos, MEXC Ventures bertekad berada di garis depan inovasi TON dan Aptos, sekaligus aktif bermitra dengan para builder untuk mendorong pertumbuhan ekosistem.

Informasi lebih lanjut, kunjungi: Situs Web MEXC Ventures

Untuk permintaan informasi media, hubungi tim PR MEXC: [email protected]

Sumber

Disclaimer: Ini adalah konten pihak ketiga yang disediakan oleh penerbit dan dipublikasikan untuk tujuan informasional. Yellow tidak memverifikasi pernyataan di sini secara independen dan tidak bertanggung jawab atas kesalahan atau kelalaian. Tidak ada yang tercantum di sini merupakan nasihat investasi, hukum, akuntansi, atau pajak, atau ajakan untuk membeli atau menjual aset apa pun.
Rilis Pers Terbaru
Tampilkan Semua Siaran Pers
Laporan TradFi Asia MEXC Ventures: Volume Futures Saham Melonjak 3.308%, 87,2% Pengguna Berencana Tingkatkan Perdagangan TradFi | Yellow