Fidelity menarik permintaan baru untuk Bitcoin ETF pada 17 Juni, bahkan ketika dana spot AS merugi $82,16 juta setelah Federal Reserve menahan suku bunga.
Poin-Poin Utama:
- FBTC milik Fidelity membukukan arus masuk bersih $14,02 juta pada 17 Juni.
- ETF Bitcoin spot AS mencatat arus keluar gabungan $82,16 juta.
- Keputusan The Fed menahan suku bunga terus menekan aset tanpa imbal hasil.
Arus Masuk Bitcoin Fidelity
Wise Origin Bitcoin Fund milik Fidelity, yang dikenal sebagai FBTC, mencatat arus masuk bersih $14,02 juta, menurut data arus dari SoSoValue yang dikutip WuBlockchain. Kenaikan ini menjadikan FBTC ETF Bitcoin (BTC) spot AS terkuat pada hari ketika kelompok yang lebih luas bergerak berlawanan arah.
Sinyal pasar yang lebih luas bersifat negatif. ETF Bitcoin spot AS, termasuk IBIT milik BlackRock, GBTC milik Grayscale dan ARKB milik ARK Invest, membukukan arus keluar gabungan $82,16 juta, sementara ETF Ethereum (ETH) spot kehilangan tambahan $29,37 juta.
Pergerakan FBTC menonjol karena dana tersebut justru menerima dana masuk di tengah sesi penebusan.
Jumlah itu kecil dibandingkan total aset ETF Bitcoin senilai $79,65 miliar, namun arahnya menunjukkan bahwa sebagian penasihat dan perantara institusional masih mengalokasikan modal.
Also Read: ChatGPT Pulse Is Dying As Scheduled Tasks Become The New Hub
Tekanan ETF Bitcoin
Tekanan tersebut muncul setelah keputusan Federal Reserve mempertahankan suku bunga di kisaran 5,25% hingga 5,50%, memperkuat pandangan bahwa pemangkasan suku bunga masih jauh. Suku bunga yang lebih tinggi membuat surat utang negara (Treasury bills) lebih kompetitif dibandingkan Bitcoin, yang tidak memberi imbal hasil dan tetap sensitif terhadap posisi makro.
Pertukaran itu membantu menjelaskan mengapa para pengelola menarik dana dari produk kripto setelah keputusan kebijakan tersebut. Namun arus masuk Fidelity menunjukkan aksi jual tidak terjadi secara merata, dengan sebagian investor memanfaatkan pelemahan untuk menambah eksposur melalui produk ETF yang lebih besar dan likuid.
Peneliti aset digital Standard Chartered, Geoff Kendrick, menggambarkan aliran keluar ETF yang lebih luas sebagai siklus, bukan struktural, menurut analisis Investing.com.
Ia juga menyoroti kemungkinan pembelian kembali Bitcoin oleh Strategy sebagai katalis yang dapat membantu pemulihan arus dana setelah tekanan makro mereda.
Arus ETF Bitcoin berfluktuasi seiring ekspektasi terhadap Federal Reserve dan CPI sepanjang 2026. Setiap pembaruan kebijakan baik meredakan maupun memperkuat tekanan penebusan, menjadikan perbedaan pada 17 Juni antara arus masuk Fidelity dan arus keluar pasar yang lebih luas sebagai bagian dari pola makro yang lebih besar.
Read Next: Moody’s Ratings Go Live On Solana In Public-Chain First





