Presiden Donald Trump mengatakan pemerintah Amerika Serikat mungkin mengambil kepemilikan ekuitas langsung di perusahaan kecerdasan buatan besar, termasuk OpenAI, Anthropic, dan xAI, menurut sebuah laporan yang diterbitkan 5 Juni 2026.
Poin-Poin Utama
- Trump mengatakan pemerintah AS mungkin mengambil kepemilikan ekuitas langsung di perusahaan AI terkemuka.
- Perusahaan yang disebutkan termasuk OpenAI, Anthropic, dan xAI milik Elon Musk.
- Sikap ini menunjukkan titik temu yang tidak biasa dengan posisi Senator Bernie Sanders.
- Laporan tersebut muncul beberapa hari setelah Trump menandatangani perintah eksekutif AI tentang peninjauan model sukarela.
- Belum ada undang-undang formal atau tindakan eksekutif yang diajukan untuk menerapkan kepemilikan ekuitas.
Fortune melaporkan bahwa Trump menyampaikan pernyataan tersebut, menggambarkan sikap ini sebagai kemitraan potensial antara pemerintah federal dan pengembang AI frontier.
Usulan dan Konteksnya
Komentar Trump mengisyaratkan bahwa pemerintah memandang AI sebagai aset strategis yang memerlukan keterlibatan langsung negara. Kepemilikan ekuitas akan memberikan paparan finansial kepada pemerintah federal terhadap potensi keuntungan komersial AI.
Fortune mencatat bahwa posisi ini secara tak terduga sejalan dengan Senator Bernie Sanders, yang secara terpisah menyerukan kepemilikan publik atas infrastruktur AI. Kedua politisi ini jarang memiliki kesamaan kebijakan.
Tidak ada RUU atau tindakan eksekutif formal yang diajukan bersamaan dengan pernyataan Trump. Komentar tersebut tampaknya merefleksikan posisi Gedung Putih yang masih berkembang, bukan sebuah program resmi yang diumumkan.
Sektor AI telah menarik perhatian besar dari Washington dalam beberapa minggu terakhir. Awal pekan ini, Trump menandatangani perintah eksekutif yang meminta pengembang AI frontier untuk secara sukarela menyerahkan model mereka untuk peninjauan keselamatan federal selama 30 hari sebelum rilis. OpenAI confirmed it would comply dengan perintah tersebut, menurut CNBC.
Juga Baca: OpenAI, Anthropic, Google, and Microsoft CEOs Ask Congress to Mandate Synthetic DNA Screening
Latar Belakang
Pemerintahan Trump mengambil sikap yang sangat aktif terhadap tata kelola AI dalam sebulan terakhir. Perintah eksekutif tentang peninjauan model pra-rilis menandai pergeseran dari pendekatan lepas tangan yang sebelumnya disinyalkan setelah mencabut arahan AI era Biden pada awal 2026.
Perdebatan di Kongres juga meningkat. Anggota legislatif memperkenalkan Great American AI Act awal pekan ini, yang oleh para analis digambarkan sebagai salah satu proposal tata kelola AI federal paling rinci hingga saat ini. The Wall Street Journal reported bahwa para kepala keamanan memandang perintah peninjauan sukarela tersebut relatif tidak mengancam penerapan AI perusahaan yang sudah ada.
Kepemilikan ekuitas di perusahaan AI akan menjadi langkah yang jauh lebih intervensionis dibandingkan apa pun yang saat ini ada di meja legislatif. Implikasi komersial usulan ini bagi OpenAI dan Anthropic, yang keduanya telah mengejar atau memberi sinyal rencana IPO, masih belum jelas.
Anthropic secara terpisah menunjuk Goldman Sachs, Morgan Stanley, dan JPMorgan sebagai penjamin emisi utama untuk IPO yang ditargetkan melantai pada Oktober 2026, menurut Tech Times. Partisipasi ekuitas pemerintah dapat mempersulit jadwal tersebut.
Baca Selanjutnya: MoneyGram Gave 60M People The Stablecoin Crypto Couldn't





