OpenAI telah mengusulkan untuk memberikan pemerintah AS kepemilikan saham sebesar 5%, bernilai sekitar $42,6 miliar, guna memulai dana nasional yang akan membagikan keuntungan kecerdasan buatan kepada warga Amerika.
Poin-Poin Utama:
- OpenAI membahas rencana pengalihan 5% sahamnya ke dana kekayaan publik yang terkait pemerintah.
- Nilai saham itu sekitar $42,6 miliar pada valuasi perusahaan sebesar $852 miliar.
- Sam Altman ingin perusahaan AI besar lain di AS menyumbangkan porsi saham serupa.
Usulan Saham OpenAI
Rencana ini, pertama kali diberitakan pada Kamis, muncul dari lebih dari satu tahun pembicaraan antara perusahaan dan Gedung Putih. Sam Altman mengajukan konsep ini langsung kepada Donald Trump pada awal 2025, dan OpenAI menguraikan rancangan dana kekayaan publik tersebut dalam sebuah makalah kebijakan yang diterbitkan pada April. Belum ada kesepakatan final, dan ketentuannya masih dapat berubah.
CEO OpenAI telah membahas soal saham itu dengan presiden, Menteri Perdagangan Howard Lutnick dan Menteri Keuangan Scott Bessent. Ia juga mendekati Senator Bernie Sanders dalam beberapa minggu terakhir untuk mengajukan argumennya.
Altman dan para eksekutif lain telah mengusulkan agar para pengembang AI terkemuka di AS masing-masing mengalokasikan 5% saham mereka ke sebuah kendaraan investasi yang meniru Alaska Permanent Fund, korporasi negara bagian yang membayar dividen tahunan kepada warga Alaska dari pendapatan minyak. Kepemilikan 5% itu akan bernilai sekitar $42,6 miliar, berdasarkan valuasi $852 miliar yang diraih OpenAI dalam putaran pendanaan rekor pada Maret. Masih belum jelas apakah ada pesaing yang akan bersedia mengikuti.
Juga Baca: OpenAI dan Anthropic Ingin IPO Sebesar SpaceX, Tapi Wall Street Bisa Tersedak
Perdebatan Soal Dana Kekayaan AI
Trump bulan lalu mengatakan bahwa ia sedang menjajaki cara untuk memberikan porsi kepemilikan publik di perusahaan-perusahaan AI terkemuka, menyebut kepemilikan seperti itu sebagai "hal yang indah," dan ia diberitakan berencana bertemu para eksekutif industri untuk membahasnya lebih jauh. Pemerintahannya sudah mengambil posisi ekuitas di Intel, IBM dan sejumlah perusahaan komputasi kuantum serta mineral kritis selama masa jabatan keduanya.
Tidak semua pihak yakin. Sanders mendorong RUU yang jauh lebih keras yang akan mengenakan pajak saham satu kali sebesar 50% pada OpenAI, Anthropic, dan xAI. Ia menepis gagasan 5% itu sebagai sekadar bagi laba yang moderat, bukan kepemilikan publik yang sesungguhnya.
Para peneliti kebijakan juga telah memperingatkan bahwa pengaturan ini akan menjadikan Washington sekaligus sebagai pemegang saham dan regulator di perusahaan yang sama, kombinasi yang menurut mereka mengundang konflik kepentingan. Pihak lain berpendapat kepemilikan saham federal berisiko membuat pemerintah memilih pemenang dan pecundang di pasar yang sangat kompetitif.
Usulan ini muncul setelah berminggu-minggu tekanan federal yang meningkat terhadap para pengembang AI Amerika. OpenAI menunda peluncuran publik penuh model GPT-5.6 pekan lalu atas permintaan pemerintah, sementara pejabat sempat memaksa Anthropic memutus akses asing ke model terkuatnya sebelum mencabut perintah itu pada Selasa. Altman diberitakan mengatakan bahwa pemeriksaan keamanan tambahan adalah ide yang masuk akal, meski ia menentang pemerintah yang menentukan siapa yang boleh menggunakan model baru.
Baca Selanjutnya: Mengapa ETH Masih Lemah Saat Staking Ethereum Mencapai Rekor Tertinggi?





