Baseten, sebuah startup yang menyediakan infrastruktur untuk menjalankan beban kerja inferensi AI, dikabarkan sedang menggalang dana sebesar $1,5 miliar dalam putaran pendanaan baru.
Menurut laporan, Baseten memiliki sebuah platform yang menangani sisi komputasi dalam penerapan dan penyajian model AI dalam skala besar. Belum ada investor utama atau valuasi pascapendanaan yang diungkapkan pada tahap ini.
Mengapa Infrastruktur Inferensi Menarik Modal
Inferensi AI, proses menjalankan model terlatih untuk menghasilkan keluaran, telah menjadi lapisan infrastruktur yang berbeda dari pelatihan model. Saat perusahaan menerapkan aplikasi AI ke produksi, mereka memerlukan kapasitas penyajian yang andal dan berlatensi rendah yang tidak selalu disediakan secara langsung oleh penyedia model.
Baseten berada di celah tersebut. Perusahaan ini bersaing dengan penyedia cloud dan sekelompok kecil startup inferensi khusus. Pendanaan $1,5 miliar akan memberinya modal untuk memperluas kapasitas GPU, memperluas cakupan geografis, dan memperdalam integrasi dengan pelanggan perusahaan.
Penggalangan dana ini, jika dikonfirmasi, akan mengikuti gelombang putaran pendanaan infrastruktur AI besar pada 2026. Odyssey, sebuah laboratorium AI world-model, baru saja menutup pendanaan Seri B sebesar $310 juta awal pekan ini. Perusahaan AI privat asal Swiss, Prem AI, juga sedang mengejar pendanaan Seri A sebesar $100 juta.
Also Read: Ethereum’s Code Army Nears 140,000 While Traders Flee ETH
Konteks Terbaru
Inferensi AI menarik perhatian investor yang semakin besar dalam 30 hari terakhir seiring siklus penerapan AI yang lebih luas mulai matang. Fortune melaporkan pada 18 Juni bahwa perusahaan mulai bergeser dari penerapan AI yang luas menuju pengendalian biaya yang lebih ketat dan penggunaan model yang lebih murah.
Pergeseran tersebut meningkatkan tekanan pada penyedia inferensi untuk menawarkan harga yang kompetitif. Baseten belum memberikan komentar publik mengenai kabar penggalangan dana ini. SiliconAngle menyebutkan bahwa laporannya didasarkan pada sumber-sumber dari dalam proses pendanaan.
Read Next: Adam Back Traces Bitcoin To 1997, Rejects Todd Satoshi Theory





