Bitcoin Terancam Turun ke $73.000 Jika Bull Gagal Tembus $78.500

Luke Angell
Luke AngellSep, 01 2026 10:48
A tightening Bitcoin pennant puts $78,500 resistance and $73,000 support in focus ahead of a breakout (Image: Shutterstock)
A tightening Bitcoin pennant puts $78,500 resistance and $73,000 support in focus ahead of a breakout (Image: Shutterstock)

Bitcoin (BTC) mendekati fase breakout teknikal setelah hampir dua minggu bergerak sideways. Zona resistensi di sekitar $78.500 dan dukungan di kisaran $73.000 menjadi penentu arah pergerakan berikutnya.

Poin Utama:

  • Bitcoin berada di ujung pola segitiga memanjang pada grafik empat jam.
  • Level $78.500 menjadi pemicu kenaikan awal, dengan target lanjutan di $82.000.
  • Laurie Dunn melihat tekanan bearish jika pembeli gagal menembus ke atas.

Pola Breakout Bitcoin

Bitcoin terus bergerak lebih dalam ke dalam pola segitiga memanjang pada grafik empat jam. Secara struktural, pola lanjutan ini masih cenderung menguntungkan kubu bull.

Namun, Dunn menyoroti bahwa formasi candle terakhir tampak lebih meyakinkan saat penurunan dibandingkan ketika harga menguat. Kenaikan terbentuk lewat rangkaian candle kecil, sementara tekanan jual muncul lebih tajam dan dengan jumlah candle yang lebih sedikit. Garis-garis Stochastic RSI yang mulai menurun menambah sinyal bernada bearish.

Pada grafik harian, Bitcoin juga membentuk pola yang oleh Dunn disebut sebagai bull pennant klasik, tetapi dibutuhkan tembusan bersih di atas $78.500 untuk menguji zona resistensi yang lebih berat di atasnya.

Baca Juga: OpenAI Desak Hakim Pertimbangkan Kebijakan Offboarding Apple, Bukan Rekrutmen OpenAI Yellow News

Pandangan Laurie Dunn

Gambaran pada grafik mingguan lebih menantang. Bitcoin mendekati kluster resistensi yang mencakup level horizontal $82.000, garis tren jangka panjang yang tertarik hingga saat ini, serta simple moving average 50-minggu. Dunn juga menyoroti candle berbentuk shooting star pada pekan lalu, pola yang kerap dikaitkan dengan memudarnya momentum setelah reli.

Kumpulan sinyal tersebut menguatkan skenario teknikal koreksi jika pembeli tidak mampu menembus kluster resistensi ini. Dunn memproyeksikan area $73.000 sebagai target logis jika Bitcoin berbalik turun, sementara penembusan yang terkonfirmasi di atas zona resistensi akan membatalkan skenario bearish tersebut.

Fase “squeeze” saat ini muncul setelah hampir dua minggu pergerakan harga mendatar, menyusul reli sebelumnya yang tertahan di bawah resistensi utama. Dalam periode itu, pembeli berulang kali gagal menembus $78.500, sementara struktur mingguan yang lebih luas tetap menjadikan $82.000 sebagai batas atas yang lebih krusial.

Berita Selanjutnya: Polkadot Geser Blockchain Besar Lain dengan Koefisien Desentralisasi Nakamoto 172 Yellow News

Luke Angell profile photo

Luke Angell

Luke Angell adalah koresponden di Yellow Media, seorang eksekutif bisnis digital dan pengusaha dengan pengalaman lebih dari 20 tahun dalam membangun dan mengembangkan bisnis teknologi dan media, termasuk enam tahun berada di garis depan Web3 dan kripto. Ia menulis tentang Web3, AI, teknologi baru yang sedang berkembang, serta persinggungan antara teknologi, bisnis, dan budaya digital.

Penafian dan Peringatan Risiko: Informasi yang diberikan dalam artikel ini hanya untuk tujuan edukasi dan informasi dan berdasarkan opini penulis. Ini tidak merupakan saran keuangan, investasi, hukum, atau pajak. Aset kripto sangat fluktuatif dan mengalami risiko tinggi, termasuk risiko kehilangan seluruh atau sebagian besar investasi Anda. Trading atau memegang aset kripto mungkin tidak cocok untuk semua investor. Pandangan yang dinyatakan dalam artikel ini adalah pandangan penulis saja dan tidak mewakili kebijakan resmi atau posisi Yellow, pendirinya, atau eksekutifnya. Selalu lakukan riset menyeluruh Anda sendiri (D.Y.O.R.) dan konsultasikan dengan profesional keuangan berlisensi sebelum membuat keputusan investasi apapun.
Bitcoin Terancam Turun ke $73.000 Jika Bull Gagal Tembus $78.500 | Yellow