Pengembang Bitcoin Temukan 85 Bug Kritis dalam Audit AI 24 Jam

AI-assisted audits uncover 85 critical flaws across Bitcoin projects as developers struggle to route reports (Image: Shutterstock)
AI-assisted audits uncover 85 critical flaws across Bitcoin projects as developers struggle to route reports (Image: Shutterstock)

Bitcoin (BTC) mencatat lonjakan temuan kerentanan setelah para pengembang melaporkan 85 celah kritis dari audit berbasis kecerdasan buatan (AI) yang menghasilkan 4.962 temuan di 390 proyek hanya dalam waktu sedikit lebih dari 24 jam.

Poin Penting:

  • Audit menemukan 85 isu kritis dan 635 isu dengan tingkat keparahan tinggi.
  • Upaya sukarela ini rata-rata mengungkap sekitar satu bug kritis per orang per jam, dengan biaya komputasi mendekati US$10.000 per hari.
  • Para pengembang menyatakan tantangan utama kini bergeser ke verifikasi dan penyaluran laporan, bukan lagi pada penemuan bug, seiring turunnya biaya pencarian celah berkat AI.

Audit Bug Bitcoin

Sebanyak 16 pengembang berpartisipasi dalam peninjauan terkoordinasi ini, mengarahkan model AI ke dompet, pustaka kriptografi, dan infrastruktur pendukung lainnya. Kelompok ini mengajukan 4.962 temuan di 390 proyek, menurut Calle, pengembang pseudonim di balik protokol ecash Cashu.

Calle menggambarkan situasinya sebagai “sangat buruk.” Pemilik proyek dengan cepat mengonfirmasi sebagian besar laporan kritis, sementara peneliti mereproduksi proof of concept yang berfungsi di lingkungan uji lokal sebelum mengirimkan detail ke para maintainer. Audit ini juga mengidentifikasi 635 isu berkategori high severity, menambah beban kerja bagi tim sukarelawan dan operator proyek.

Laju temuan tergolong luar biasa, dengan rata-rata sekitar satu bug kritis per kontributor setiap jam, dan biaya daya komputasi mendekati US$10.000 per hari.

Volume laporan yang masif memicu kebingungan. Calle menjelaskan, para relawan harus memilah mana temuan yang valid dan mana yang berkualitas rendah. Namun, laporan tetap dipublikasikan cepat karena para maintainer dapat memverifikasi dengan biaya murah, sementara pelaku kejahatan berpotensi menemukan celah yang sama.

Baca Juga: Kode Muse milik Meta Tekan Tarif Anthropic dan OpenAI Jadi US$1,25 per Juta Token Input

Peringatan Keamanan dari Calle

Rob Hamilton, yang membangun sistem audit otomatis tersebut, mengatakan bahwa menemukan kerentanan bukan lagi hambatan utama. Tantangan tersulit kini adalah routing laporan. “Bagian tersulit adalah koordinasi agar temuan sampai ke orang yang tepat,” tulisnya, sambil menekankan bahwa sistem saat ini baru versi awal.

Pergeseran ini penting karena AI memangkas drastis waktu dan biaya untuk mengungkap kelemahan perangkat lunak lama. Anthropic pada April lalu melaporkan bahwa sebuah model terbatas berhasil menemukan bug berusia 27 tahun di perangkat lunak yang banyak digunakan, dengan biaya di bawah US$50.

Google juga melaporkan kasus terpisah pada Mei, ketika tim intelijen ancamannya mendeteksi kelompok kriminal yang tengah menyiapkan serangan berdasarkan celah yang diidentifikasi model AI. Para penyerang sendiri dinilai sudah memiliki alat sebanding.

Audit ini menyusul kasus pencurian pada dompet Coldcard yang bermula 30 Juli dan menembus sekitar US$114 juta, setelah penyerang mengeksploitasi firmware bermasalah tanpa perlu akses fisik ke perangkat. Bug yang mendasari insiden itu ternyata telah laten sejak 2021.

Baca Selanjutnya: Paus Bitcoin Kembali Akumulasi Setelah BTC Jeblok ke US$60.000, Namun Titik Dasar Masih Samar

Mehjabeen Arsiwala profile photo

Mehjabeen Arsiwala

Mehjabeen Arsiwala adalah seorang jurnalis yang meliput berita kripto, DeFi, bursa, perdagangan, dan analisis pasar. Selama tiga tahun terakhir, ia berfokus pada tren dan narasi yang membentuk pasar aset digital, mulai dari aksi harga dan prediksi hingga perkembangan bursa dan sinyal on-chain. Ia mengkhususkan diri dalam pelaporan yang jelas untuk membantu pembaca memahami apa yang sedang terjadi di pasar dan mengapa hal itu penting.

Penafian dan Peringatan Risiko: Informasi yang diberikan dalam artikel ini hanya untuk tujuan edukasi dan informasi dan berdasarkan opini penulis. Ini tidak merupakan saran keuangan, investasi, hukum, atau pajak. Aset kripto sangat fluktuatif dan mengalami risiko tinggi, termasuk risiko kehilangan seluruh atau sebagian besar investasi Anda. Trading atau memegang aset kripto mungkin tidak cocok untuk semua investor. Pandangan yang dinyatakan dalam artikel ini adalah pandangan penulis saja dan tidak mewakili kebijakan resmi atau posisi Yellow, pendirinya, atau eksekutifnya. Selalu lakukan riset menyeluruh Anda sendiri (D.Y.O.R.) dan konsultasikan dengan profesional keuangan berlisensi sebelum membuat keputusan investasi apapun.
Pengembang Bitcoin Temukan 85 Bug Kritis dalam Audit AI 24 Jam | Yellow