Bitcoin (BTC) turun 2,3% pada hari Rabu ke sekitar $91.550 meski penyedia indeks MSCI memutuskan untuk tetap mempertahankan perusahaan kas mata uang kripto dalam tolok ukur globalnya.
Penurunan ini terjadi setelah pengumuman MSCI pada hari Selasa bahwa perusahaan seperti Strategy akan tetap berada di dalam indeksnya, membalikkan usulan yang telah membebani pasar selama berbulan-bulan.
Saham Strategy naik 6% dalam perdagangan setelah jam bursa menyusul berita tersebut, tetapi sebelumnya turun 4,1% pada sesi hari Selasa.
Apa yang Terjadi
MSCI mengumumkan pada 6 Januari bahwa mereka akan mempertahankan perlakuan saat ini untuk perusahaan kas aset digital yang kepemilikan kriptonya melebihi 50% dari total aset.
Keputusan ini mengakhiri tiga bulan ketidakpastian setelah MSCI mengusulkan bahwa perusahaan semacam itu mungkin akan dikeluarkan dari tolok ukurnya.
Analis sebelumnya memperingatkan bahwa pengeluaran tersebut dapat memicu penjualan paksa senilai $10 miliar hingga $15 miliar ketika dana pasif melakukan divestasi.
MSCI mengatakan akan melakukan konsultasi yang lebih luas terkait perlakuan bagi perusahaan non-operasional dengan posisi kripto besar.
Baca juga: This Analyst Projects Bitcoin at $200K if This Historical Patterns Hold in 2026
Mengapa Ini Penting
Kabar dari MSCI menghapus ketidakpastian yang menekan pasar kripto sejak Oktober.
Namun penurunan Bitcoin pada hari Rabu mengindikasikan faktor lain yang mungkin mendorong pelemahan pasar baru-baru ini, termasuk aksi ambil untung setelah kenaikan awal Januari.
Para analis mempertanyakan apakah pergerakan pasar berasal dari aksi institusional atau sekadar volatilitas biasa.
Analis teknikal memperingatkan kegagalan Bitcoin bertahan di atas $94.000 dapat membuka risiko penurunan menuju $88.000–$89.000.
Strategy memegang 673.783 Bitcoin senilai sekitar $62 miliar, mewakili 99% dari nilai perusahaan.
Baca selanjutnya: DeFi Lending Rates Drop Below Zero As Incentives Create Arbitrage Opportunities

