Bitget dan firma riset Block Scholes mengatakan bahwa pasar saham dan komoditas yang ditokenisasi semakin menutup kesenjangan likuiditas dengan kripto, menurut laporan bersama yang diterbitkan pada hari Senin.
Bitget Memetakan Kedalaman NVDA-USDT
Laporan tersebut membahas pasar perpetual aset dunia nyata Bitget. Pada pertengahan Mei, kontrak perpetual NVDA-USDT, salah satu kontrak ekuitas tokenisasi Bitget, memiliki sekitar $4,1 juta likuiditas menganggur dalam rentang 2% dari harga tengah, menurut laporan tersebut. Angka itu setara dengan sekitar tiga perempat kedalaman pasar spot Bitcoin (BTC) di Bitget.
Studi tersebut juga menilai bagaimana pasar berperilaku selama volatilitas tajam, termasuk awal konflik AS-Iran pada Februari 2026, dan menemukan bahwa pasar tetap tangguh. Spread sempat melebar, kemudian likuiditas pulih dalam beberapa hari.
Juga Baca: Bitcoin Bulls Eye $67K After Trump Says Hormuz Will Open To All
Memindahkan Modal Secara Efisien
Gracy Chen, CEO Bitget, menyebut likuiditas sebagai tolok ukur kesuksesan yang baru. “Yang penting sekarang adalah apakah pengguna dapat memindahkan modal secara efisien antar pasar tanpa mengorbankan likuiditas,” katanya. Ia menambahkan, para trader mengharapkan kedalaman dan kecepatan yang sama baik saat mereka memperdagangkan kripto, saham, emas, maupun aset tokenisasi, sehingga batas antara pasar tradisional dan digital makin kabur.
Temuan ini mendukung strategi Universal Exchange Bitget, yang mengumpulkan aset kripto, komoditas, saham, dan instrumen tokenisasi di satu platform. Pasar ekuitas dan komoditas tokenisasi di bursa tersebut telah matang sepanjang 2026, seiring semakin banyak trader yang mencari eksposur digital dan tradisional di satu tempat.
Baca Berikutnya: Index Rules Turn SpaceX's $2T Debut Into A Market Stress Test





