Bitget meraih penghargaan Best Multi-Asset Technology Platform untuk kawasan Asia-Pasifik di ajang iFX EXPO Asia 2026, seiring langkah bursa kripto tersebut memperluas bisnis ke pasar keuangan tradisional di luar aset digital.
Rincian Penghargaan
Penghargaan itu diserahkan pada pameran dagang yang digelar 8–9 Oktober, yang mempertemukan pelaku industri trading dan jasa keuangan untuk membahas aset kripto dan pasar tradisional. Bitget mengumumkan kemenangan ini pada 12 Oktober. Selama setahun terakhir, platform tersebut menambahkan saham AS ter-tokenisasi, derivatif berbasis saham, emas, valuta asing, dan berbagai komoditas lain ke jajaran produk kriptonya.
Bitget menyatakan tengah membangun likuiditas yang lebih tersegmentasi dan kedalaman pasar yang lebih dalam melalui penawaran contract-for-difference (CFD), yang menyasar tim trading kuantitatif dan institusi dengan posisi besar. Menurut perusahaan, langkah ini diharapkan dapat menekan biaya dampak pasar dan meningkatkan kualitas eksekusi.
Baca Juga: Ledger XRP Sembunyikan Cacat Pencetakan Koin Sejak 2015, Pengembang Kini Ungkap
Prospek dari CEO Bitget
Penghargaan ini datang di tengah tren platform kripto yang merangsek ke pasar konvensional, sementara broker tradisional mulai mengeksplorasi tokenisasi dan perdagangan 24 jam sehari. “Trader kini semakin menginginkan fleksibilitas untuk berpindah antara kripto, saham, emas, dan aset lain tanpa harus menggunakan banyak platform berbeda,” ujar Gracy Chen, CEO Bitget. Ia memperkirakan aspek likuiditas dan eksekusi akan kian krusial, khususnya bagi pelaku institusional.
Bitget resmi meluncurkan platform keuangan tradisional (TradFi) pada 5 Januari dan mengklaim volume harian menembus US$2 miliar hanya dalam beberapa hari, dipimpin oleh kontrak berbasis emas, indeks saham AS, dan pasangan euro-dolar. Pada 4 Juni, Bitget memperkenalkan Stocks 2.0 yang menghadirkan 36 aset terhubung saham.
Artikel Selanjutnya: New York Times Dukung Penerbit yang Tuntut Perusahaan AI Bayar Atas Konten Berita

