Bitget Perluas Dukungan Program Keterampilan UNICEF ke Bangladesh, Indonesia, dan Bolivia

Mehjabeen Arsiwala
Mehjabeen ArsiwalaJul, 27 2026 11:50
Bitget's tokenized stock products drew 18 times more daily traders since launch, with assets close to $114M and volume above $671M. (Image: Shutterstock)
Bitget's tokenized stock products drew 18 times more daily traders since launch, with assets close to $114M and volume above $671M. (Image: Shutterstock)

Bitget dan UNICEF memperluas program pendidikan digital untuk anak muda ke Bangladesh, Indonesia, dan Bolivia, sehingga jangkauannya kini meliputi 11 negara.

Koalisi Bitget–UNICEF Kini Sentuh 11 Negara

UNICEF Game Changers Coalition mengonfirmasi penambahan tiga negara baru pada 27 Juli. Ketiganya melengkapi daftar yang sudah terdiri dari Armenia, Brasil, Kamboja, India, Kazakhstan, Malaysia, Maroko, dan Afrika Selatan.

Program ini berfokus pada pengembangan keterampilan digital, keuangan, dan kecerdasan buatan (AI) melalui pembuatan gim video. Bitget bergabung dengan koalisi ini pada 2025 lewat perjanjian kerja sama selama tiga tahun.

Koalisi tersebut menyatakan telah menjangkau lebih dari 642.000 anak muda, orang tua, dan guru, dengan perempuan mencakup 52% dari seluruh peserta. Anak muda peserta program telah mengembangkan lebih dari 20.000 gim. Di sisi lain, bursa ini juga menyediakan materi pembelajaran blockchain serta mentor Web3.

Baca juga: Penggemar Kecewa: Pasar Prediksi Meleset Tebak Pemeran Ghost Rider dan Black Panther

Sandra Visscher Soroti Kesenjangan Keterampilan STEAM Perempuan

Perluasan program ini merupakan “tonggak penting dalam misi kami membekali anak muda, terutama perempuan, dengan keterampilan STEAM dan keuangan abad ke-21,” ujar Sandra Visscher, direktur eksekutif UNICEF Luxembourg. Gracy Chen, CEO Bitget, menuturkan bahwa ia mengajar paruh waktu di HKUST untuk tetap dekat dengan kebutuhan generasi berikutnya.

Koalisi ini mengaitkan kesenjangan keterampilan digital perempuan dengan potensi kerugian ekonomi sekitar US$15 miliar per tahun.

Staf Bitget turut hadir dalam ajang National Game Jam di Kamboja pada Desember 2025, sebuah kompetisi pengembangan gim selama 48 jam yang diikuti lebih dari 1.000 peserta. Tim Kamboja sebelumnya menyabet kemenangan di empat dari tujuh kategori dalam UNICEF Game Jam global. Menurut Simran Alphonso, kepala hubungan masyarakat Bitget, karya yang dilombakan banyak mengangkat tema pemilahan sampah dan pola makan sehat.

Baca selanjutnya: Samsung Kunci Kontrak Chip Spektakuler US$200 Miliar dengan Broadcom

Mehjabeen Arsiwala profile photo

Mehjabeen Arsiwala

Mehjabeen Arsiwala adalah seorang jurnalis yang meliput berita kripto, DeFi, bursa, perdagangan, dan analisis pasar. Selama tiga tahun terakhir, ia berfokus pada tren dan narasi yang membentuk pasar aset digital, mulai dari aksi harga dan prediksi hingga perkembangan bursa dan sinyal on-chain. Ia mengkhususkan diri dalam pelaporan yang jelas untuk membantu pembaca memahami apa yang sedang terjadi di pasar dan mengapa hal itu penting.

Penafian dan Peringatan Risiko: Informasi yang diberikan dalam artikel ini hanya untuk tujuan edukasi dan informasi dan berdasarkan opini penulis. Ini tidak merupakan saran keuangan, investasi, hukum, atau pajak. Aset kripto sangat fluktuatif dan mengalami risiko tinggi, termasuk risiko kehilangan seluruh atau sebagian besar investasi Anda. Trading atau memegang aset kripto mungkin tidak cocok untuk semua investor. Pandangan yang dinyatakan dalam artikel ini adalah pandangan penulis saja dan tidak mewakili kebijakan resmi atau posisi Yellow, pendirinya, atau eksekutifnya. Selalu lakukan riset menyeluruh Anda sendiri (D.Y.O.R.) dan konsultasikan dengan profesional keuangan berlisensi sebelum membuat keputusan investasi apapun.
Bitget Perluas Dukungan Program Keterampilan UNICEF ke Bangladesh, Indonesia, dan Bolivia | Yellow