Bitget mencatatkan slippage simulasi terendah untuk order besar token saham dalam studi terbaru yang dirilis CryptoRank, lembaga riset tersebut pada Jumat.
Studi Slippage CryptoRank
Studi itu membandingkan likuiditas, struktur pasar, dan kualitas eksekusi berbagai produk ekuitas ter-tokenisasi yang tercatat di bursa kripto utama.
Reality rTokens milik Bitget membukukan slippage hingga 58% lebih rendah untuk order senilai $50.000 dibanding produk serupa di platform pesaing.
Tim riset menguji empat saham teknologi besar — NVIDIA, Microsoft, Meta, dan Tesla — yang menjadi satu-satunya aset dengan order book dua arah yang valid di semua venue yang dianalisis. Bitget unggul baik untuk order $10.000 maupun $50.000, sekaligus menawarkan likuiditas seimbang tertinggi dalam rentang 50 basis poin. CryptoRank menilai keunggulan ini didorong oleh rancangan likuiditas Bitget yang menghubungkan order book internal dengan pasar dasar di bursa NYSE dan NASDAQ.
Baca Juga: ChatGPT Hampir Sebabkan Kematian Seorang Pendeta, Kini Kasusnya Naik ke Pengadilan
Pertumbuhan Ekuitas Ter-tokenisasi
Menurut laporan tersebut, nilai ekuitas ter-tokenisasi di jaringan blockchain kini mendekati $2 miliar dengan lebih dari 471.000 pemegang.
"Tokenisasi tidak lagi sekadar soal akses, tetapi mulai menyentuh infrastruktur," ujar Gracy Chen, CEO Bitget, seraya menambahkan bahwa kualitas eksekusi dan infrastruktur pasar akan menentukan fase berikutnya dari perkembangan sektor ini.
Temuan ini muncul setelah Bitget memperluas layanan Stock+, yang memberi pengguna yang memenuhi syarat akses ke lebih dari 500 saham, ETF, dan komoditas dalam bentuk token dalam satu akun terpadu. Layanan tersebut mengandalkan perdagangan 24/7, investasi fraksional, dan likuiditas yang terhubung ke dua bursa yang sama. Dalam pekan yang sama, Bitget juga mendaftarkan lima layanan uang teregulasi di Selandia Baru.
Artikel Selanjutnya: Tesla Janji Belanja Lebih Dari $25 Miliar, Investor Terlihat Waspada





