GameStop Pangkas Utang Rp1,4 Miliar Dolar, Saham Tetap Anjlok Karena Kekhawatiran Dilusi

Murtuza Merchant
Murtuza MerchantAug, 03 2026 17:03
GameStop Pangkas Utang Rp1,4 Miliar Dolar, Saham Tetap Anjlok Karena Kekhawatiran Dilusi

GameStop pada Senin menyepakati penukaran sekitar US$1,4 miliar obligasi konvertibel menjadi saham, langkah yang mendorong harga saham mendekati titik terendah 52 minggu.

Poin Penting:

  • GameStop akan menukar obligasi konvertibel tanpa kupon senilai sekitar US$1,4 miliar dengan saham biasa Kelas A, tanpa menerima kas.
  • Transaksi diperkirakan selesai pada atau sekitar 23 September, menyisakan sekitar US$2,8 miliar obligasi konvertibel yang masih beredar.
  • Saham tertekan menuju level terendah 52 minggu saat investor menimbang dampak dilusi versus neraca yang lebih ringan.

Rincian dan Waktu Penukaran Utang GameStop

Peritel gim tersebut mengungkapkan bahwa pemegang obligasi akan menyerahkan sekitar US$400 juta obligasi tanpa kupon jatuh tempo 2030 dan US$1,0 miliar obligasi tanpa kupon jatuh tempo 2032. GameStop merundingkan penukaran ini secara privat dengan sebagian pemegang yang sudah ada, dan tidak akan menerima dana tunai dari penerbitan saham biasa Kelas A tersebut. Obligasi itu akan dibatalkan saat transaksi diselesaikan pada atau sekitar 23 September.

Sekitar US$1,1 miliar obligasi 2030 dan US$1,7 miliar obligasi 2032 tetap beredar. Struktur finalnya belum mengikat.

Jumlah saham baru akan ditentukan oleh harga rata-rata tertimbang volume (VWAP) saham GameStop selama periode referensi 35 hari bursa yang dimulai Senin. Perjanjian tersebut juga menetapkan batas bawah harga per saham yang tidak boleh dilampaui dalam perhitungan. Per 2 Mei, utang jangka panjang GameStop tercatat US$4,17 miliar, sehingga penukaran ini memangkas hampir sepertiga beban utang tanpa menguras kas perusahaan. Namun investor tetap bersikap defensif.

Baca Juga: Infrastruktur AI, Manuver Putus Asa Pemberi Pinjaman Gaji US$1 Miliar Untuk Kuasai Data Center

Ketakutan Dilusi Menekan Saham GME

Pelaku pasar lebih fokus pada potensi dilusi ketimbang penguatan neraca, sehingga aksi jual berlanjut sejak prapembukaan hingga sesi reguler dan menghapus hampir seluruh bantalan harga saham. Sebelum pembukaan, saham turun 5,91% ke US$20,44 dan kemudian mendekati titik terendah 52 minggu di US$19,93.

GameStop juga mengingatkan bahwa pemegang obligasi yang ikut serta dapat membeli atau menjual saham perusahaan, atau membuka dan menutup posisi derivatif, saat mereka menyesuaikan portofolio sepanjang periode referensi hingga September. Perusahaan menegaskan, aliran transaksi tersebut bisa mengerek harga saham naik maupun turun, dan dampaknya dapat material bagi pemegang saham maupun pemegang obligasi. Forum investor ritel terbelah nyaris sama kuat.

Manuver Ryan Cohen: Bid eBay dan Kepemilikan Bitcoin

Aksi tukar utang ini berlangsung di tengah upaya Chief Executive Ryan Cohen mengakuisisi eBay, proposal yang sudah lebih dulu ditolak dewan eBay — sementara kedua strategi itu bertumpu pada instrumen yang sama: saham GameStop.

Cohen pada 3 Mei mengajukan tawaran US$125 per saham eBay. Dewan menolak pendekatan sekitar US$56 miliar tersebut dengan mempertanyakan struktur pembiayaan, leverage, tata kelola, dan eksekusi. Saat ini GameStop mengendalikan sekitar 43,4 juta saham eBay melalui kepemilikan saham dan opsi, mendekati 10% perusahaan target, dan mencatatkan laba belum terealisasi sebesar US$268 juta dari posisi itu pada kuartal pertama.

Sejak awal 2025, GameStop agresif memanfaatkan instrumen konvertibel untuk menghimpun miliaran dolar, termasuk ketika perusahaan membeli 4.710 unit Bitcoin (BTC). Kepemilikan kripto tersebut kini digadaikan ke Coinbase sebagai jaminan dalam skema covered-call guna menghasilkan pendapatan opsi.

Selanjutnya: Rumor iPhone Lipat Kian Detail: US$2.500, Tanpa Face ID, Tanpa Telephoto

Murtuza Merchant profile photo

Murtuza Merchant

Murtuza adalah jurnalis keuangan berpengalaman dengan pengalaman luas dalam meliput cryptocurrency dan teknologi blockchain. Ia telah berkontribusi untuk Benzinga dan Cointelegraph, di antara publikasi lainnya, dengan melaporkan tren yang sedang muncul, lanskap regulasi, dan lain-lain. Temukan dia di @murtuza_merc di Twitter dan mmerchant001 di Telegram. Disclosure: Murtuza holds ATOM, AKT, TIA, INJ, and OSMO.

Penafian dan Peringatan Risiko: Informasi yang diberikan dalam artikel ini hanya untuk tujuan edukasi dan informasi dan berdasarkan opini penulis. Ini tidak merupakan saran keuangan, investasi, hukum, atau pajak. Aset kripto sangat fluktuatif dan mengalami risiko tinggi, termasuk risiko kehilangan seluruh atau sebagian besar investasi Anda. Trading atau memegang aset kripto mungkin tidak cocok untuk semua investor. Pandangan yang dinyatakan dalam artikel ini adalah pandangan penulis saja dan tidak mewakili kebijakan resmi atau posisi Yellow, pendirinya, atau eksekutifnya. Selalu lakukan riset menyeluruh Anda sendiri (D.Y.O.R.) dan konsultasikan dengan profesional keuangan berlisensi sebelum membuat keputusan investasi apapun.
GameStop Pangkas Utang Rp1,4 Miliar Dolar, Saham Tetap Anjlok Karena Kekhawatiran Dilusi | Yellow