Ledger Bidik IPO NYSE Senilai $4 Miliar Saat Penjualan Dompet Hardware Tembus 7 Juta Perangkat

Alexey Bondarev
Alexey BondarevApr, 24 2026 17:01
Hardware wallet firm Ledger lines up Goldman Sachs and other advisers for a potential New York listing valued above $4 billion. (Image: Shutterstock)
Hardware wallet firm Ledger lines up Goldman Sachs and other advisers for a potential New York listing valued above $4 billion. (Image: Shutterstock)

Ledger sedang mempertimbangkan pencatatan di New York Stock Exchange yang dapat menilai pembuat dompet hardware asal Prancis itu lebih dari $4 miliar, hampir tiga kali lipat nilai pada 2023.

Ledger Gandeng Goldman Sachs, Jefferies

Perusahaan yang berbasis di Paris ini telah menggandeng Goldman Sachs, Jefferies, dan Barclays untuk mengukur minat pasar terhadap penawaran pada 2026.

Didirikan pada 2014, Ledger terakhir kali bernilai $1,5 miliar dalam putaran pendanaan 2023 yang didukung True Global Ventures dan 10T Holdings.

CEO Pascal Gauthier pertama kali mewacanakan pencatatan di AS pada November. “Saat ini uang untuk kripto ada di New York, bukan di tempat lain di dunia, jelas bukan di Eropa,” ujarnya saat itu.

Sejak itu, perusahaan telah membuka kantor di New York dan merekrut mantan eksekutif Circle, John Andrews, sebagai CFO. Ledger menyatakan telah menjual lebih dari 7 juta perangkat dan kini mengamankan lebih dari $100 miliar aset klien, dengan pendapatan 2025 mencapai ratusan juta dolar.

Also Read: AI-Themed CHIP Posts Massive $1.1B Volume Despite 5% Price Drop

Gelombang IPO Kripto Kian Menguat

Rencana ini mengikuti debut BitGo di NYSE pada Januari dengan valuasi $2 miliar, yang membuka jalan bagi lebih banyak perusahaan kustodian.

Kraken, Consensys, dan Bithumb juga tengah mengejar pencatatan. Analis melihat pergeseran ini sebagai tanda bahwa bisnis infrastruktur, bukan hanya bursa, semakin menarik modal institusional.

Gauthier meredam ekspektasi pada Maret, dengan mengatakan kepada Bloomberg bahwa perusahaan tidak memiliki “rencana segera” untuk melantai setelah menutup penjualan saham sekunder senilai $50 juta. “Tugas saya adalah mempersiapkan perusahaan untuk semua kemungkinan,” katanya.

Sikap hati-hati Ledger muncul setelah 2025 yang mencatat rekor pencurian kripto mendorong pengguna beralih ke self-custody, dengan Chainalysis memperkirakan kerugian penipuan lebih dari $17 miliar. Latar belakang ini mendongkrak permintaan dompet hardware, sementara Ledger tetap menjaga rencana go public sebagai opsi, bukan jadwal pasti.

Read Next: BTC And ETH Fall Overnight As Japan Data Adds Fresh Pressure To Geopolitical Selloff

Alexey Bondarev profile photo

Alexey Bondarev

Alexey Bondarev adalah Kepala Konten di Yellow.com, dan telah meliput dunia kripto selama 10 tahun terakhir. Ia mengkhususkan diri pada artikel Riset dan Belajar yang mendalam, dengan fokus pada pelaporan analitis, konteks industri, serta kekuatan besar yang membentuk kripto, mulai dari era AI dan teknologi keamanan hingga inovasi fintech. Ia percaya bahwa segala sesuatu yang digital akan segera mengungguli segala sesuatu yang analog dan bekerja keras untuk mewujudkannya.

Penafian dan Peringatan Risiko: Informasi yang diberikan dalam artikel ini hanya untuk tujuan edukasi dan informasi dan berdasarkan opini penulis. Ini tidak merupakan saran keuangan, investasi, hukum, atau pajak. Aset kripto sangat fluktuatif dan mengalami risiko tinggi, termasuk risiko kehilangan seluruh atau sebagian besar investasi Anda. Trading atau memegang aset kripto mungkin tidak cocok untuk semua investor. Pandangan yang dinyatakan dalam artikel ini adalah pandangan penulis saja dan tidak mewakili kebijakan resmi atau posisi Yellow, pendirinya, atau eksekutifnya. Selalu lakukan riset menyeluruh Anda sendiri (D.Y.O.R.) dan konsultasikan dengan profesional keuangan berlisensi sebelum membuat keputusan investasi apapun.
Ledger Bidik IPO NYSE Senilai $4 Miliar Saat Penjualan Dompet Hardware Tembus 7 Juta Perangkat | Yellow