Hyperliquid (HYPE) muncul sebagai salah satu titik terang langka di antara kripto berkapitalisasi besar, membukukan kenaikan mingguan sekitar 31% hingga menyentuh level $34, bahkan ketika Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), dan sebagian besar token utama lainnya masih tertekan oleh koreksi pasar yang lebih luas yang makin sering digambarkan analis sebagai tahap awal pasar bearish.
Apa yang Terjadi: Token Melonjak karena Peningkatan Platform
Data pasar menunjukkan HYPE menyentuh harga tertingginya dalam lebih dari sebulan pada awal pekan ini. Token tersebut naik sekitar 17% dalam dua minggu, 13% dalam sebulan terakhir, dan 8% secara year-over-year.
Sebaliknya, Bitcoin turun 12% dalam dua minggu dan merosot sekitar 21% secara year-over-year.
Analis kripto Elite Crypto mengaitkan reli ini dengan upgrade HIP-3 Hyperliquid, yang memperkenalkan kontrak perpetual permissionless yang terikat pada aset dunia nyata seperti emas, perak, dan komoditas lainnya. Hanya perpetual berbasis perak saja yang beberapa kali melampaui volume harian $1 miliar, menurut sang analis.
Elite Crypto juga menyoroti adanya tanda-tanda akumulasi institusional, dengan trader otonom terdesentralisasi secara konsisten menambah eksposur ke platform tersebut. Firma riset Citrini menerbitkan pandangan bullish, dan spekulasi seputar kemungkinan ETF HYPE turut menambah minat pasar.
Also Read: Gold Vs Bitcoin Debate Grows As Investors Prepare For Post-Dollar Monetary Shift
Mengapa Penting: Level Teknis Kunci Jadi Sorotan
Analis DeFi Guru menjelaskan bahwa HYPE saat ini tengah menguji garis resistance menurun utamanya, menggambarkan pergerakan harga terkini sebagai “impulsif dan didorong kepercayaan.” Ia mengidentifikasi $30 sebagai level krusial yang perlu direbut kembali secara meyakinkan, dengan target utama berikutnya di kisaran $35 yang selaras dengan level retracement Fibonacci 0,618.
Analis lain, Efloud, memberikan pandangan yang lebih berhati-hati. Ia melihat support kunci di sekitar $23,7 dan menyarankan setup bearish baru akan dipertimbangkan hanya jika struktur pasar melemah pada timeframe lebih rendah, baik di level saat ini maupun mendekati kisaran $38–$39.
HYPE terkoreksi sekitar 10% dalam 24 jam terakhir ke kisaran $29. Analis Ox Kaize memetakan penurunan ini sebagai reaksi pasar yang wajar terhadap perkembangan terbaru yang memengaruhi baik emas maupun Bitcoin, dan menyiratkan bahwa pemulihan di kedua pasar itu bisa mendorong HYPE menuju $50.
Airdrop Hyperliquid kedua diperkirakan akan hadir dalam waktu dekat, dan Kaize menilai waktunya mungkin sengaja diatur — distribusi token saat harga masih di bawah level puncak berpotensi mendukung pertumbuhan ekosistem jangka panjang.

