Mastercard Beri Lampu Hijau Agen AI untuk Belanja Atas Nama Pemegang Kartu

AI agents gain Mastercard payment credentials through Alchemy's AgentCard, under cardholder spending limits (Image: Shutterstock)
AI agents gain Mastercard payment credentials through Alchemy's AgentCard, under cardholder spending limits (Image: Shutterstock)

Mastercard membuka jalan bagi agen AI untuk berbelanja atas nama pemegang kartu melalui kerja sama baru dengan Alchemy, di tengah lonjakan adopsi AI yang menurut salah satu eksekutif perusahaan telah menyentuh sekitar 132 juta konsumen.

Pokok-Pokok Utama:

  • AgentCard milik Alchemy kini memberikan kredensial Mastercard sekali pakai bagi agen AI untuk transaksi online.
  • Pemegang kartu bisa mengatur batas belanja, membatasi jenis merchant, dan mewajibkan persetujuan sebelum agen bertransaksi.
  • Alchemy meneken kesepakatan serupa dengan Visa pada Juni, dan kini kedua jaringan tersebut mengembangkan standar bersama untuk agen AI.

Peluncuran Mastercard AgentCard

Alchemy mengumumkan integrasi ini pada Kamis lewat siaran pers dan unggahan di X. Produk AgentCard kini terhubung ke Mastercard Agent Pay, kerangka kerja jaringan kartu tersebut untuk pembayaran yang dieksekusi agen AI. Menurut perusahaan, agen dapat memakai kredensial ini di semua merchant online yang menerima Mastercard.

Hanya dengan satu tool command-line, pengembang dapat membekali agen AI—dalam kurang dari satu menit—dengan alamat email, nomor ponsel, dompet stablecoin, dan kredensial Mastercard sekali pakai. Produk ini juga mendukung Verifiable Intent, kerangka kerja Mastercard yang merekam secara rinci apa yang disetujui pengguna, termasuk nama merchant dan nilai transaksi.

Kredensial tersebut ditokenisasi dan dihubungkan ke kartu utama milik pengguna, sehingga manfaat seperti reward dan plafon kredit tetap berjalan seperti biasa. Pemegang kartu dapat mengatur batas pengeluaran, menentukan merchant mana saja yang boleh diakses agen, serta mewajibkan “check-in” sebelum transaksi diproses. Sistem ini juga mengandalkan “agentic tokens” yang diterbitkan bank, yang menggabungkan niat pengguna dengan detail transaksi agar jaringan dapat memastikan agen tetap beroperasi dalam koridor yang ditetapkan.

“Tombol checkout sedang menuju akhir hayatnya,” tulis Alchemy dalam sebuah unggahan di X.

Baca Juga: Tesla Pertaruhkan Peluncuran Roadster 1 Oktober pada Kalkulasi Margin Wall Street

Taruhan Strategis Mastercard di Agen AI

Chief Product Officer Mastercard Jorn Lambert menyatakan dalam sebuah laporan yang dirilis Kamis bahwa pergeseran ini “bukan lagi soal apakah akan terjadi, tapi kapan dan seberapa cepat.” Co-President Mastercard untuk AS, Chiro Aikat, mengungkapkan dalam sebuah wawancara bahwa sekitar 132 juta konsumen telah memakai AI, dan aktivitas belanja mulai menjadi bagian dari penggunaan tersebut.

Tantangan terberat tetap soal keamanan. Chief AI and Data Officer Mastercard, Greg Ulrich, mengatakan awal tahun ini bahwa perusahaan telah menghabiskan waktu bertahun-tahun untuk menyusun aturan mitigasi risiko yang dirancang “untuk menghentikan bot bertransaksi,” dan kini seperangkat aturan itu harus disesuaikan kembali. Banyak konsumen juga masih ragu menyerahkan data kartu ke perangkat lunak yang tak bisa mereka awasi langsung, khawatir muncul tagihan yang tidak pernah mereka setujui.

Alchemy pertama kali meluncurkan AgentCard pada Maret dan menghubungkannya ke sistem pembayaran agen milik Visa pada Juni, sehingga tool ini kini dapat beroperasi di dua jaringan kartu besar tersebut. Pada 10 September, Mastercard, Visa, dan Ant International sepakat mengembangkan standar bersama “know your agent”—yang memungkinkan agen yang sudah diverifikasi di satu jaringan tidak perlu registrasi ulang ketika digunakan di jaringan lain.

Baca Selanjutnya: Huawei Bidik Sistem AI 1 Juta Prosesor untuk Menantang Nvidia

Alexey Bondarev profile photo

Alexey Bondarev

Alexey Bondarev adalah Kepala Konten di Yellow.com, dan telah meliput dunia kripto selama 10 tahun terakhir. Ia mengkhususkan diri pada artikel Riset dan Belajar yang mendalam, dengan fokus pada pelaporan analitis, konteks industri, serta kekuatan besar yang membentuk kripto, mulai dari era AI dan teknologi keamanan hingga inovasi fintech. Ia percaya bahwa segala sesuatu yang digital akan segera mengungguli segala sesuatu yang analog dan bekerja keras untuk mewujudkannya.

Penafian dan Peringatan Risiko: Informasi yang diberikan dalam artikel ini hanya untuk tujuan edukasi dan informasi dan berdasarkan opini penulis. Ini tidak merupakan saran keuangan, investasi, hukum, atau pajak. Aset kripto sangat fluktuatif dan mengalami risiko tinggi, termasuk risiko kehilangan seluruh atau sebagian besar investasi Anda. Trading atau memegang aset kripto mungkin tidak cocok untuk semua investor. Pandangan yang dinyatakan dalam artikel ini adalah pandangan penulis saja dan tidak mewakili kebijakan resmi atau posisi Yellow, pendirinya, atau eksekutifnya. Selalu lakukan riset menyeluruh Anda sendiri (D.Y.O.R.) dan konsultasikan dengan profesional keuangan berlisensi sebelum membuat keputusan investasi apapun.
Mastercard Beri Lampu Hijau Agen AI untuk Belanja Atas Nama Pemegang Kartu | Yellow