Cardano (ADA) paus membeli lebih dari 220 juta token senilai sekitar $53 juta selama sepekan terakhir, mengangkat total kepemilikan dompet besar menjadi hampir 13,84 miliar ADA, namun harga tetap tertahan di bawah rata-rata pergerakan eksponensial 50 hari yang krusial di $0,275.
Akumulasi Paus ADA
Data on-chain menunjukkan pemegang besar secara konsisten menyerap pasokan alih-alih mengejar pergerakan harga jangka pendek. Pola pembelian ini mengarah pada pembentukan basis yang disengaja, bukan spekulasi reaktif.
Akumulasi tersebut telah memperketat likuiditas yang tersedia di bursa dan mengurangi tekanan jual langsung.
Namun, ADA diperdagangkan di dekat $0,24 saat penulisan, belum mampu merebut kembali EMA 50 yang membatasi upaya pemulihan.
Resistensi di $0,335 menambah satu batas lagi, sementara penolakan sebelumnya dari $0,424 menegaskan tekanan jual yang persisten di level harga lebih tinggi.
Indeks Pergerakan Directional (Directional Movement Index) menunjukkan gambaran campuran. Pembacaan -DI berada di 26 dibanding +DI di 20, yang berarti penjual masih memegang sedikit keunggulan. Namun ADX hanya tercatat di 12, level yang menandakan tren bearish belum memiliki keyakinan kuat.
Juga Baca: A US Senator Is Questioning the SEC — And The Justin Sun Case Is At The Center
Posisi Derivatif
Di Binance, trader teratas menunjukkan bias long yang kuat, dengan 67,21% akun berada pada posisi long dan Rasio Long/Short sebesar 2,05 saat penulisan. Data CoinGlass mengungkapkan tingkat pendanaan berbobot open interest telah berbalik positif sekitar 0,0062%, mengonfirmasi bahwa posisi long kini mendominasi arus derivatif.
Posisi yang terlalu padat tersebut menciptakan kondisi yang rapuh.
Jika harga gagal menembus di atas resistensi, posisi long yang berlebihan berisiko terlikuidasi. Namun, pergerakan naik dapat memicu pembelian yang semakin cepat.
Baca Selanjutnya: Solana's Correction To $50 May Fuel Next Big Rally





