Bitcoin (BTC) Core developer Luke Dashjr pada hari Selasa menyerukan CEO Blockstream Adam Back untuk mengundurkan diri setelah rilis dokumen Departemen Kehakiman AS (DOJ) yang menunjukkan bahwa pelaku kejahatan seksual terpidana Jeffrey Epstein berinvestasi di perusahaan infrastruktur Bitcoin tersebut.
Seruan itu muncul beberapa hari setelah DOJ merilis 3,5 juta halaman berkas terkait Epstein.
Dokumen-dokumen itu merinci hubungan keuangan Epstein dengan berbagai proyek kripto selama tahun-tahun awal perkembangan Bitcoin.
"Pengungkapan terbaru tentang Adam dan Pulau Epstein ini membantu menjelaskan sebagian permusuhan Adam terhadap saya," tulis Dashjr.
Ia menambahkan bahwa Back "sebaiknya mempertimbangkan untuk mengundurkan diri dari semua posisi otoritas."
Apa yang Terjadi
Berkas yang baru dirilis menunjukkan Epstein menginvestasikan sekitar 500.000 dolar AS dalam pendanaan awal Blockstream tahun 2014 melalui sebuah dana yang dimiliki bersama dengan mantan direktur MIT Media Lab Joi Ito.
Email-email tersebut menyebut rencana kunjungan para pendiri Blockstream ke pulau Karibia milik Epstein pada April 2014.
Salah satu email kepada pengembang Bitcoin Amir Taaki menyebutkan "Andy Back" berada di pulau itu pada bulan tersebut. Masih belum jelas apakah kunjungan itu benar-benar terjadi.
Back mengakui investasi itu pada hari Minggu, tetapi mengatakan dana tersebut melakukan divestasi dalam beberapa bulan "karena potensi konflik kepentingan."
Ia menyatakan Blockstream tidak memiliki hubungan keuangan dengan harta peninggalan Epstein. Back tidak menanggapi rujukan terkait kunjungan ke pulau tersebut.
Read also: Why Gold And Silver Plunged 40% Then Surged 20% In Just Four Days
Mengapa Ini Penting
Pengungkapan ini menyoroti sumber pendanaan awal Bitcoin pada fase pengembangan yang kritis. Epstein juga berinvestasi sebesar 3 juta dolar AS di Coinbase pada 2014 ketika bursa tersebut bernilai 400 juta dolar AS.
Menurut perhitungan dalam berkas, dokumen itu memuat 1.522 rujukan ke Bitcoin, 266 ke Coinbase, dan 19 ke Adam Back. Nama salah satu pendiri Tether, Brock Pierce, muncul 1.801 kali.
Perselisihan ini menghidupkan kembali ketegangan lama antara Dashjr dan Back terkait tata kelola dan keputusan skalabilitas Bitcoin. Dashjr mengklaim Back pernah menjanjikannya status sebagai salah satu pendiri Blockstream tetapi kemudian "menyingkirkan saya."
Baik Blockstream maupun Back tidak menanggapi permintaan komentar terkait desakan pengunduran diri tersebut.
Read also: How Strategy's 713,502 Bitcoin Holdings Lost $47B In Unrealized Gains After Price Crash

