xAI Elon Musk berganti merek menjadi SpaceXAI pada hari Senin, mengadopsi logo baru yang menandai selesainya proses penyerapan perusahaan kecerdasan buatan itu ke dalam SpaceX lima bulan setelah merger senilai $1,25 triliun.
Poin-Poin Utama:
- xAI mengganti handle X-nya menjadi SpaceXAI pada hari Senin dan memposting video logonya yang melipat menjadi lambang baru.
- SpaceX membeli xAI pada Februari dalam kesepakatan berbasis saham yang menilai perusahaan gabungan mendekati $1,25 triliun.
- Rebranding ini menyusul IPO SpaceX pada bulan Juni, yang terbesar dalam sejarah, yang sempat menjadikan Musk sebagai triliuner pertama.
Logo SpaceXAI Menggantikan Nama xAI
Perusahaan yang sebelumnya dikenal sebagai xAI mengganti nama akunnya menjadi SpaceXAI dan mengungkap logo baru melalui sebuah posting di X. Klip pendek tersebut menampilkan wordmark xAI lama yang melipat menjadi lambang baru yang memadukan branding AI ke dalam identitas SpaceX. Tanda baru itu mempertahankan huruf bergaya yang menjadi jangkar kedua merek tersebut, menyisipkan label AI ke dalam sapuan melengkung yang familier.
Logo yang diperbarui itu belum muncul di situs web perusahaan atau dokumen resminya. Kesenjangan ini menunjukkan bahwa peluncuran visual berjalan lebih dulu daripada proses hukum, karena perubahan tersebut sejauh ini masih lebih tampak sebagai rebranding ketimbang penggantian nama formal.
Juga Baca: SpaceX Menembus Indeks Nasdaq dan Memicu Aksi Beli $4,3 Miliar
Merger Senilai Triliunan Dolar Membentuk Ulang Kerajaan Musk
SpaceX merampungkan pembelian xAI pada 2 Februari dalam kesepakatan berbasis saham yang memecahkan rekor dan menilai bisnis gabungan mendekati $1,25 triliun, dengan pemegang xAI menerima 0,1433 saham SpaceX masing-masing. Transaksi itu memberikan sekitar $1 triliun dari nilai tersebut kepada SpaceX dan menempatkan xAI di $250 miliar. Kesepakatan itu juga memasukkan chatbot Grok dan platform X di bawah satu atap korporasi.
Musk telah memberi isyarat perubahan ini sejak Mei, dengan mengatakan kepada para pengikutnya bahwa startup tersebut tidak akan lagi ada sebagai entitas mandiri. Chatbot Grok tetap berjalan di bawah nama baru, berdampingan dengan alat suara, gambar, dan video grup itu, sementara para insinyur membangun ulang modelnya.
IPO SpaceX Menjadi Pilar Taruhan AI
Rebranding ini terjadi beberapa minggu setelah debut SpaceX di pasar pada bulan Juni, IPO terbesar yang pernah ada, yang menghimpun sekitar $75 miliar dengan valuasi mendekati $1,77 triliun. Pencatatan itu sempat mendorong kekayaan bersih Musk melampaui $1 triliun, pertama kalinya bagi individu mana pun. Saham SPCX turun sekitar 1% pada hari Senin, menjelang masuknya saham tersebut ke indeks Nasdaq-100 pada 7 Juli.
Rebranding ini menegaskan betapa sentralnya AI bagi rencana pembuat roket itu, yang kini memposisikan teknologi tersebut sebagai porsi terbesar dari pasar senilai $28,5 triliun. SpaceX menggelontorkan $12,7 miliar untuk belanja AI pada 2025, tiga kali lipat dari pengeluaran untuk ruang angkasa dan Starlink, dan telah menandatangani kesepakatan komputasi dengan Anthropic dan Google.
Musk telah menjual gagasan penggabungan ini dengan satu tujuan sejak Februari: memindahkan komputasi yang rakus daya keluar dari planet dan ke dalam sinar matahari terus-menerus. SpaceX mengajukan permohonan ke Federal Communications Commission untuk meluncurkan hingga satu juta satelit yang dirancang sebagai pusat data orbit. Rencana itu mengaitkan dorongan AI dengan bisnis peluncuran yang kini menyandang namanya.
Baca Berikutnya: Mengapa Tether Membelakangi Aturan Stablecoin MiCA Eropa





