XRP (XRP) berhasil kembali di atas $1,10 pada hari Senin setelah anjlok ke level terendah empat bulan, meski penjual terus menahan setiap upaya reli berkelanjutan.
Poin Penting:
- XRP pulih dari level terendah empat bulan dan diperdagangkan dekat $1,14, naik 1,6% dalam satu sesi.
- Lebih dari 25 juta token keluar dari bursa, sementara produk ETF menyerap sekitar $118 juta pada Mei.
- Momentum mingguan turun ke level jenuh jual terdalam sejak sebelum reli November 2024.
XRP Pertahankan Support $1,10
Token ini memantul dari level terlemahnya dalam empat bulan pada awal sesi Senin, dengan pembeli masuk untuk mempertahankan area $1,09. Data menunjukkan XRP naik 1,6% pada sesi tersebut saat harganya merangkak kembali menuju $1,14.
Dorongan paling tajam terjadi pada jendela 22:00 UTC. Volume melonjak ke 145,3 juta token dan mendorong harga menembus resistensi dekat $1,1350. Momentum kemudian mereda, dan XRP turun dari $1,1488 ke $1,1386 sebelum support bertahan.
Di balik pergerakan harga, arus dana menggambarkan cerita yang lebih tenang.
Lebih dari 25 juta XRP keluar dari bursa dalam beberapa hari terakhir, pola yang sering mengindikasikan akumulasi alih-alih tekanan jual baru. Produk ETF yang terikat pada token tersebut menarik sekitar $118 juta pada Mei, mendorong total arus masuk kumulatif mendekati $1,4 miliar.
Baca Juga: Syscoin Halts Bridge After Exploit Spawns 5B Unauthorized SYS
Loukas Soroti Risiko Rebound
Trader Bob Loukas memperingatkan bahwa rebound teknikal hampir pasti terjadi setelah penurunan sedalam ini. Namun ia menambahkan, XRP dan koin berkapitalisasi besar lain masih bisa mengalami satu gelombang pelemahan lagi sebelum akhir tahun. Sikap hati‑hati ini sejalan dengan pasar yang terus melemah setiap kali terjadi reli.
RSI memberikan dukungan bagi skenario rebound. Pada grafik mingguan, indikator ini telah mencapai salah satu pembacaan jenuh jual terdalam sejak sebelum reli November 2024.
Meski demikian, pasar bisa tetap dalam kondisi jenuh jual jauh lebih lama dari perkiraan para trader.
Rebound ini menutup periode yang brutal bagi token tersebut. XRP telah kehilangan sekitar 17% dalam sebulan terakhir, menembus ke bawah $1,30 pada awal Juni sebelum merayap menuju level terendah barunya. Setiap dorongan naik sejak itu selalu berhadapan dengan tekanan jual baru, meninggalkan aset ini terjebak di dalam kanal menurun.
Baca Selanjutnya: Bitcoin Pushes Above $63,000, Trimming Losses From A Savage Selloff





