Alokasi Kelas Institusi dalam Satu Akun: Suite Wealth BiFu Kian Matang, Satukan Dana Terkelola dan RWA di Satu Platform

BiFu merampungkan Suite Wealth, satukan dana terkelola dan RWA tokenized, buka akses ekuitas pra-IPO bagi ritel dengan tiket lebih terjangkau.
2 jam yang lalu
Alokasi Kelas Institusi dalam Satu Akun: Suite Wealth BiFu Kian Matang, Satukan Dana Terkelola dan RWA di Satu Platform

HONG KONG, 21 Agustus 2026 /PRNewswire/ -- BiFu, platform perdagangan semua kelas aset, telah merampungkan pengembangan Suite Wealth yang berbasis pada dua lini produk: lini produk Wealth yang menawarkan lima dana kelolaan oleh manajer aset berlisensi—mencakup pendapatan tetap, emas, strategi kuantitatif, IPO Hong Kong, dan valuta asing; serta lini produk RWA (real-world assets) yang membawa ekuitas pasar privat bertokenisasi ke on-chain, membuka kelas aset yang selama ini nyaris eksklusif bagi institusi dan investor kaya raya.

Keduanya bukan fitur terpisah. Keduanya menjawab satu pertanyaan yang sama: ketika nilai dana nasabah sudah melewati ambang tertentu, apa lagi yang bisa ditawarkan bursa?

Latar Industri: Pasar RWA Tembus US$38 Miliar

Menurut data platform industri RWA.xyz, per Agustus 2026, total nilai RWA on-chain mencapai sekitar US$38 miliar, dengan jumlah pemegang aset menembus 2 juta—melonjak lebih dari 60% hanya dalam 30 hari—dan 281 penerbit aset.

Dua angka layak disorot. Pertama, pertumbuhan jumlah pemegang jauh melampaui pertumbuhan nilai aset: arus dana baru didominasi tiket kecil, menandakan RWA bergeser dari ceruk institusi menuju adopsi ritel. Kedua, hanya ada 281 penerbit untuk dua juta pemegang, menunjukkan pasokan masih terbatas—ini menjelaskan mengapa penawaran unggulan sering kali cepat habis masa langganannya.

Komposisi aset juga menjadi pengingat bahwa RWA bukan sinonim dari “berisiko rendah”. Surat utang Pemerintah AS sekitar US$14,7 miliar menjadi pilar konservatif; namun komoditas, kredit privat, saham, private equity, dan dana alternatif berada di spektrum risiko menengah hingga tinggi.

Pandangan BiFu: surat utang pemerintah dan komoditas menjawab masalah imbal hasil, tetapi frontier pertumbuhan sebenarnya ada di private equity dan dana alternatif, karena segmen ini menyelesaikan masalah akses. Yang kurang bagi investor ritel bukan sekadar tambahan satu poin yield, melainkan akses ke aset yang sebelumnya mustahil mereka beli.

Lini Wealth: Lima Dana, Lima Sumber Imbal Hasil Berbeda

Lini produk Wealth BiFu saat ini menampung lima dana berlabel Risiko Menengah, dengan underlying yang tidak saling tumpang tindih: rak alokasi yang ringkas, bukan daftar produk yang gemuk.

FX Stable Return Fund: target imbal hasil tahunan 8,00%–10,00%, tenor penawaran 365 hari, investasi awal 10.000 USDT, dengan kuota langganan 5.000.000 USDT. Dana ini berinvestasi pada master fund yang didirikan Trivesta Group di Kepulauan Cayman, dikelola melalui strategi perdagangan valas (FX) dan logam mulia (termasuk emas) dalam kerangka manajemen risiko yang berfokus pada pengendalian volatilitas dan penurunan nilai (drawdown).

Gold Spot Enhanced Fund: mengadopsi strategi klasik “kepemilikan dasar emas spot + peningkatan imbal hasil lewat opsi dinamis (misalnya covered call)”, menangkap Beta apresiasi jangka panjang emas lewat posisi spot sembari mengumpulkan Alpha premi opsi saat pasar berkonsolidasi. Dikelola oleh Duxton Asset Management.

Ark One Quantitative Fund: target imbal hasil tahunan 15,00%, tenor 365 hari, investasi awal 20.000 USDT, kuota 5.000.000 USDT, dengan progres penghimpunan 69,85%. Ini satu-satunya dana dengan aset digital sebagai underlying: fund of funds kuantitatif berbasis arbitrase berimbal hasil tinggi yang memadukan “arbitrase stabil + peningkatan imbal hasil berbasis timing fleksibel” untuk menavigasi siklus bull dan bear. Manajer utama Wellspring Asset Management memegang lisensi BVI Approved Manager, memiliki pengalaman lebih dari tujuh tahun di kuantitatif kripto dengan AUM historis melampaui US$140 juta; Shenwan Hongyuan Securities (Singapore) bertindak sebagai co-manager.

Stable Yield Fixed Income Fund: target imbal hasil tahunan 7,00%, tenor 180 hari, investasi awal 5.000 USDT, kuota 5.000.000 USDT, dengan progres penghimpunan 75,39%. Satu-satunya produk berjangka enam bulan ini menggunakan struktur VCC yang diawasi Otoritas Moneter Singapura (MAS), dan berinvestasi pada aset pembiayaan rantai pasok berbasis transaksi riil, dengan fokus ke sektor-sektor defensif seperti kemasan, plastik, dan pengolahan lanjutan produk pertanian. Duxton Asset Management menjadi manajer utama, dengan Shenwan Hongyuan Securities (Singapore) sebagai co-manager.

HKEX Anchor Investment Flagship Fund: target imbal hasil tahunan 15,00%, tenor 365 hari, investasi awal 10.000 USDT, kuota 5.000.000 USDT, dengan progres penghimpunan 56,92%. Dikelola Duxton Asset Management, dana ini berpartisipasi langsung dalam penjatahan anchor offline IPO unicorn berkualitas di Hong Kong Exchanges and Clearing (HKEX), menangkap “dividen” penawaran perdana sembari meminimalkan risiko volatilitas jangka panjang di pasar sekunder.

Rak produk ini didesain berlapis secara jelas: pendapatan tetap, FX, IPO Hong Kong, emas, dan kripto kuantitatif masing-masing menyumbang aliran imbal hasil yang berbeda, dengan tiket masuk berjenjang dari 1.000 hingga 20.000 USDT.

Seluruh informasi produk bersumber dari situs publik BiFu dan tidak dimaksudkan sebagai nasihat investasi maupun janji imbal hasil. Proyeksi imbal hasil tahunan bersifat perkiraan, bukan jaminan; kinerja historis tidak mencerminkan kinerja di masa depan, dan investasi mengandung risiko termasuk potensi hilangnya pokok.

Deretan Manajer: Daftar Berlisensi yang Jarang Terlihat di Produk Wealth Kripto

Duxton Asset Management, berdiri sejak 2009, berada di bawah pengawasan ganda Otoritas Moneter Singapura (MAS, dengan lisensi CMS) dan ASIC Australia. Tim intinya berasal dari divisi Asset Management Deutsche Bank, dengan rekam jejak 17 tahun di investasi lintas negara dan pengelolaan kekayaan. Shenwan Hongyuan Securities (Singapore) adalah anak usaha dari perusahaan sekuritas komprehensif besar yang berada langsung di bawah China Investment Corporation (CIC) dan Central Huijin. Wellspring Asset Management memegang lisensi BVI Approved Manager dengan spesialisasi hedging kuantitatif aset digital. Trivesta Group menangani mandat FX dan logam mulia sekaligus menerbitkan dua proyek ekuitas di lini RWA.

Dalam peta jalan BiFu, Suite Wealth akan beroperasi sebagai venue terbuka: platform menyediakan kerangka kepatuhan, basis pengguna, dan infrastruktur penyelesaian transaksi, lalu mengundang manajer aset berlisensi lain untuk menerbitkan produk dan aset.

Lini RWA: Mengubah Tiket Pasar Privat Menjadi Unit Seukuran Stablecoin

Daftar Proyek RWA BiFu saat ini memuat tiga proyek yang dapat diinvestasikan, seluruhnya berbentuk dana dan berlabel Risiko Menengah:

StepFun Equity Project: investasi awal US$15.000, diterbitkan Trivesta Group, skala maksimum US$5.000.000, progres penghimpunan 56,91%. Dana ini berinvestasi di ekuitas pra-IPO StepFun, unicorn terdepan di sektor Artificial General Intelligence (AGI) China yang berada di jajaran papan atas domestik untuk teknologi large model multimodal.

Sunrise Equity Project: investasi awal US$20.000, juga diterbitkan Trivesta Group, skala maksimum US$5.000.000, progres penghimpunan 41,65%. Dana ini berinvestasi di Sunrise, aset langka di sektor infrastruktur komputasi AI China yang berfokus pada R&D mandiri GPU khusus untuk inferensi large model.

Musk Unicorn Opportunities Fund: investasi awal US$50.000, dikelola Duxton Asset Management, skala maksimum US$10.000.000, kini berstatus Fundraising Closed. Dana peluang unicorn pra-IPO ini memegang ekuitas langka raksasa teknologi menjelang listing melalui struktur dana yang sesuai regulasi.

Ketiganya merupakan ekuitas pasar privat yang nyaris mustahil dijangkau investor biasa melalui kanal tradisional. Di sinilah RWA memberikan nilai paling nyata: tiket yang dulu mulai dari jutaan dolar kini menyusut menjadi US$15.000–US$50.000, dapat disubskripsi dalam stablecoin. Aset yang tadinya tak mungkin dibeli kini dipecah menjadi unit kepemilikan yang dapat dimiliki per “lembar”. Ekuitas pasar privat tetap berada di spektrum risiko menengah hingga tinggi, dan angka proyeksi imbal hasil tahunan tidak dapat dianggap sebagai jaminan.

Bagi Penerbit Aset: Fase Berikutnya BiFu

RWA adalah pasar dua sisi. BiFu memetakan jalur yang akan ditawarkan kepada penerbit aset ke depan dalam tiga tahap: tokenisasi aset, perdagangan di pasar, dan alokasi investasi. Proyek bergerak dari pengajuan, penataan kepatuhan, hingga penerbitan token; token kemudian listing, terhubung ke likuiditas, dan terbuka bagi investor global yang berinvestasi dalam stablecoin dan dapat keluar melalui pasar sekunder.

Dukungan BiFu mencakup arsitektur kepatuhan, smart contract, hingga layanan penerbitan siklus penuh, didukung firma hukum, auditor, dan kustodian mitra. Bagi pemilik aset, kebutuhan pendanaan dan likuiditas dijawab sekaligus: penerbitan bertoken menciptakan pasar yang dapat diperdagangkan secara berkelanjutan segera setelah penggalangan dana tuntas.

Babak Kedua bagi Bursa: Kompetisi Pasokan Aset

Saat industri memasuki fase perebutan basis pengguna yang sudah ada, peningkatan efisiensi trading murni memberi nilai tambah yang kian menipis. Suite Wealth BiFu menandai jalur berbeda: kompetensi inti bursa bergeser dari sekadar mencocokkan order menjadi mengorganisasi pasokan aset. Pemenangnya adalah pihak yang mampu menghadirkan aset yang tidak dimiliki bursa lain dan mengemas struktur kelas institusi menjadi unit yang terjangkau investor ritel—dan pada akhirnya mempertahankan nasabah dengan saldo terbesar.

Pengguna tetap cukup memiliki satu akun. Namun isi akun itu kian meluas—dari kripto ke emas, valas, pembiayaan rantai pasok, IPO Hong Kong, hingga ekuitas pasar privat.

Tentang BiFu

BiFu adalah platform perdagangan semua kelas aset generasi baru yang menghubungkan trading, aset, dan pasar masa depan. Melalui sistem akun terpadu, BiFu menawarkan derivatif kripto, CFD FX, saham tokenized dan RWA, prediction market, produk Earn, dan copy trading.

One Account, Trade the World.

Disclaimer: Ini adalah konten pihak ketiga yang disediakan oleh penerbit dan dipublikasikan untuk tujuan informasional. Yellow tidak memverifikasi pernyataan di sini secara independen dan tidak bertanggung jawab atas kesalahan atau kelalaian. Tidak ada yang tercantum di sini merupakan nasihat investasi, hukum, akuntansi, atau pajak, atau ajakan untuk membeli atau menjual aset apa pun.
Rilis Pers Terbaru
Tampilkan Semua Siaran Pers