Bitget Tambah Materi Blockchain ke Program UNICEF yang Sudah Menjangkau 642.000+ Peserta

Luke Angell
Luke Angell1 jam yang lalu
UNICEF and Bitget released a free self-paced course covering budgeting, credit and blockchain fundamentals for young learners. (Image: Shutterstock)
UNICEF and Bitget released a free self-paced course covering budgeting, credit and blockchain fundamentals for young learners. (Image: Shutterstock)

Bitget dan UNICEF meluncurkan modul literasi keuangan daring gratis yang menambahkan pelajaran blockchain ke dalam kurikulum untuk peserta muda.

Kursus mandiri ini tersedia di Agora, platform pembelajaran milik UNICEF. Materinya menggabungkan video singkat, infografik, dan kuis interaktif. Topik yang dibahas mencakup konsep permintaan dan penawaran, penyusunan anggaran, kredit, pinjaman, suku bunga, hingga pengenalan dasar blockchain. Peserta yang menyelesaikan semua materi akan menerima sertifikat, tanpa dipungut biaya.

Di awal kursus, terdapat gim pendek berjudul Neon Paycheck yang menempatkan pemain sebagai pekerja muda di kota futuristis. Mereka harus menghasilkan pendapatan, mengatur pengeluaran, merencanakan keuangan, dan menghindari penipuan.

Bitget berperan menyusun bab-bab terkait blockchain dalam kurikulum ini, sementara CEO Gracy Chen tampil di berbagai bagian modul untuk menjelaskan konsep kunci.

Baca Juga: Bank Jual Kripto Sambil Menolak Risiko Neraca di Brasil

Alasan Bitget Genjot Edukasi Blockchain

Chen menyatakan pendidikan telah lama menjadi fokus pribadinya, dan menekankan bahwa ia masih mengajar sebagai dosen tamu di HKUST. Menurutnya, anak muda dapat belajar sangat cepat “ketika mereka diberi alat dan kesempatan yang tepat.” Sandra Visscher dari UNICEF Luxembourg menambahkan, kolaborasi ini ditujukan agar literasi keuangan menjadi lebih praktis, mudah diakses, dan menarik bagi generasi muda.

Bitget bergabung dalam Game Changers Coalition pada Juni 2025 melalui perjanjian tiga tahun dengan UNICEF Luxembourg. Koalisi ini telah menjangkau lebih dari 642.000 anak muda, orang tua, dan guru di delapan negara. Pada 2026, program akan diperluas ke Bolivia, Bangladesh, dan Indonesia. Selain keuangan dan blockchain, kurikulumnya juga memuat materi kecerdasan buatan dan pengembangan gim video.

Baca Selanjutnya: Jaringan Robinhood Lampaui Solana Untuk Pertama Kalinya dengan Volume DEX Harian US$1,45 Miliar

Luke Angell profile photo

Luke Angell

Luke Angell adalah koresponden di Yellow Media, seorang eksekutif bisnis digital dan pengusaha dengan pengalaman lebih dari 20 tahun dalam membangun dan mengembangkan bisnis teknologi dan media, termasuk enam tahun berada di garis depan Web3 dan kripto. Ia menulis tentang Web3, AI, teknologi baru yang sedang berkembang, serta persinggungan antara teknologi, bisnis, dan budaya digital.

Penafian dan Peringatan Risiko: Informasi yang diberikan dalam artikel ini hanya untuk tujuan edukasi dan informasi dan berdasarkan opini penulis. Ini tidak merupakan saran keuangan, investasi, hukum, atau pajak. Aset kripto sangat fluktuatif dan mengalami risiko tinggi, termasuk risiko kehilangan seluruh atau sebagian besar investasi Anda. Trading atau memegang aset kripto mungkin tidak cocok untuk semua investor. Pandangan yang dinyatakan dalam artikel ini adalah pandangan penulis saja dan tidak mewakili kebijakan resmi atau posisi Yellow, pendirinya, atau eksekutifnya. Selalu lakukan riset menyeluruh Anda sendiri (D.Y.O.R.) dan konsultasikan dengan profesional keuangan berlisensi sebelum membuat keputusan investasi apapun.
Bitget Tambah Materi Blockchain ke Program UNICEF yang Sudah Menjangkau 642.000+ Peserta | Yellow