BlackRock meluncurkan ETF covered-call Bitcoin (BTC) di bawah BITA, yang memberi investor strategi pendapatan bulanan yang terikat pada volatilitas kripto.
Poin-Poin Utama:
- BITA menggunakan eksposur Bitcoin dan strategi covered-call yang terhubung ke IBIT.
- Reksa dana ini menargetkan pendapatan premi bulanan, bukan menangkap seluruh kenaikan harga.
- ETF covered-call bisa tertinggal dari Bitcoin spot ketika harga naik tajam menembus lebih tinggi.
BITA Bitcoin
Media melaporkan pada 17 Juni bahwa BlackRock telah meluncurkan iShares Bitcoin Premium Income ETF, yang diperdagangkan dengan ticker BITA dan menambah produk berfokus pendapatan ke jajaran Bitcoin-nya.
Reksa dana yang dikelola aktif ini bukan ETF Bitcoin spot biasa. Produk ini menggunakan eksposur Bitcoin dan strategi opsi yang terhubung ke iShares Bitcoin Trust, yang dikenal sebagai IBIT, untuk mencari pendapatan premi bulanan.
Struktur tersebut memberi investor cara mengekspresikan pandangan terhadap Bitcoin tanpa hanya bergantung pada kenaikan harga. Ini bisa menarik bagi allocator yang menginginkan imbal hasil terkait kripto melalui rekening broker, alih-alih lewat protokol DeFi atau produk pinjaman luar negeri.
Also Read: Cardano's Governance Erupts As Justin Bons Targets Hoskinson
ETF BlackRock
Reksa dana covered-call biasanya menjual opsi call atas suatu aset dasar atau eksposur terkait. Penjual mengumpulkan premi, tetapi melepaskan sebagian potensi kenaikan jika aset tersebut reli menembus harga strike opsi.
Bagi BITA, ini berarti reksa dana bisa tampak lebih berguna di pasar Bitcoin yang bergerak sideways atau bergejolak dalam kisaran. Ini juga berarti produk tersebut mungkin tertinggal dari Bitcoin spot, atau IBIT, selama reli kuat di pasar bull.
Peluncuran ini menunjukkan betapa cepatnya ETF Bitcoin bergerak melampaui sekadar produk akses sederhana. Tahap pertama berpusat pada eksposur spot, sementara tahap berikutnya menambahkan pendapatan premi, alat lindung nilai, eksposur terstruktur, dan kegunaan dalam portofolio.
Akurasi ticker juga penting. BITA mengacu pada ETF Bitcoin covered-call baru milik BlackRock, sementara BITP mengacu pada produk CoinShares yang berbeda, sehingga pembedaan ini penting dalam peliputan pasar. Dalam konteks yang lebih luas, BlackRock mengubah volatilitas Bitcoin ke dalam format ETF yang sudah dikenal. Setelah reksa dana Bitcoin spot membuka akses ke aset tersebut, BITA memberi penasihat dan investor berfokus pendapatan sebuah alat terpisah, dengan trade-off yang jelas antara premi bulanan dan eksposur kenaikan penuh.
Read Next: Durov: India Telegram Ban Hit 150M Users But Spared Exam Leakers





