Emirates Coin Investment LLC telah menandatangani nota kesepahaman dengan Crypto.com untuk mengintegrasikan infrastruktur likuiditas di seluruh platform perdagangannya yang patuh regulasi.
Kemitraan ini marks tonggak ekspansi lain bagi Crypto.com di Uni Emirat Arab, di mana lebih dari 30% populasi memiliki mata uang kripto.
EmCoin menjadi platform aset virtual pertama di UEA yang berlisensi dari Securities and Commodities Authority pada Juni 2025.
Kolaborasi ini akan mengeksplorasi tokenisasi aset dunia nyata menggunakan teknologi blockchain, termasuk rantai Cronos EVM, dengan tetap bergantung pada persetujuan regulator.
Apa yang Terjadi
EmCoin dan Crypto.com announced rencana untuk meningkatkan kemampuan eksekusi perdagangan bagi pengguna di UEA melalui integrasi infrastruktur berkelas institusional.
Kemitraan ini bertujuan menyediakan akses ke pilihan mata uang kripto yang lebih luas dengan spread yang lebih ketat dengan memanfaatkan kumpulan likuiditas global Crypto.com.
Pengguna akan mendapatkan manfaat dari kecepatan eksekusi yang lebih baik dan efisiensi harga sambil tetap menjaga kepatuhan terhadap kerangka regulasi SCA.
Yasin Arafat, chief operations officer EmCoin, mengatakan bahwa platform ini berfokus untuk membuat kepemilikan aset digital lebih mudah diakses dan dikelola tanpa mengorbankan perlindungan keamanan.
Eric Anziani, presiden dan chief operating officer Crypto.com, mengatakan bahwa produk dan likuiditas perusahaan dapat meningkatkan pengalaman pengguna EmCoin.
Baca juga: OnRe Expands Middle East Presence With $150M Delegation To Dubai Managing General Agent
Mengapa Ini Penting
Kemitraan ini menegaskan posisi UEA sebagai pusat keuangan digital teregulasi dengan pengawasan komprehensif dari berbagai otoritas.
Crypto.com telah expanded secara agresif di UEA melalui kemitraan dengan pemerintah Dubai untuk pembayaran biaya layanan, e& money untuk integrasi treasury, dan LuLu Financial untuk kapabilitas multi-pasar.
Lisensi SCA milik EmCoin memungkinkannya menawarkan layanan teregulasi yang menggabungkan perdagangan mata uang kripto, manajemen portofolio, dan produk keuangan tradisional dalam satu aplikasi.
Platform ini bekerja sama dengan regulator SCA untuk membangun kerangka kerja penawaran koin perdana (ICO) di UEA.
Belum ada linimasa yang diungkapkan untuk peluncuran fitur perdagangan yang ditingkatkan atau uji coba tokenisasi di bawah perjanjian kemitraan ini.
Kedua perusahaan menegaskan bahwa seluruh integrasi akan menjalani peninjauan regulasi sebelum implementasi untuk memastikan kepatuhan terhadap pedoman keuangan UEA.
Baca selanjutnya: Chainlink Gains 4% Following ETF Launch And Senate Banking Committee Commodity Classification

