Coinbase menghadapi gelombang keluhan pengguna terkait pembayaran hadiah yang tertunda dan hilang dari kontes pasar prediksi Super Bowl "Big Game Challenge", yang menjanjikan peserta bagian dari hadiah Bitcoin senilai $1.000.000 (BTC) bagi mereka yang berhasil menebak hasil pertandingan dengan benar — sementara platform mitra Kalshi pada saat yang sama kesulitan menangani lonjakan trafik Super Bowl yang menyebabkan kegagalan deposit dan penundaan transaksi di seluruh infrastrukturnya.
Apa yang Terjadi: Keterlambatan Pembayaran Picu Kemarahan
Pengguna di Reddit dan media sosial melaporkan berbagai masalah terkait kontes tersebut. Beberapa mengatakan bahwa kemenangan sempat muncul di saldo akun mereka sebelum kemudian menghilang tanpa penjelasan.
Yang lain menggambarkan menerima konfirmasi kemenangan di dalam aplikasi setelah mencapai ambang lima prediksi benar, namun kemudian mendapat email yang menyatakan mereka tidak menang — yang memicu tuduhan terjadinya "rug pull."
Respons dukungan Coinbase menunjukkan bahwa hadiah ditahan sampai semua pasar prediksi dan entri melalui surat sepenuhnya diselesaikan.
Perusahaan mengatakan pemenang yang telah diverifikasi akan menerima bagian mereka dari kumpulan hadiah Bitcoin langsung ke akun mereka selambat-lambatnya pada 23 Februari 2026.
Sementara itu, salah satu pendiri Kalshi, Luana Lopes Lara, mengakui perlambatan layanan di X, menulis bahwa deposit tertunda karena volume trafik yang tinggi. Ia meyakinkan pengguna bahwa dana mereka "aman dan sedang dalam proses pengiriman."
Also Read: Crypto Industry Builds $193M War Chest Ahead Of Midterm Elections
Mengapa Ini Penting: Pasar Prediksi Menghadapi Ujian Berat
Kegagalan operasional ini terjadi pada momen penting bagi pasar prediksi kripto, yang secara bersamaan menghadapi tantangan regulasi dan pertanyaan soal kegunaan jangka panjangnya. Regulator perjudian negara bagian, termasuk Nevada Gaming Control Board, telah menggugat Coinbase untuk menghentikan pasar prediksinya, dengan alasan bahwa kontrak tersebut merupakan taruhan olahraga tanpa lisensi.
Co-founder Ethereum (ETH), Vitalik Buterin baru-baru ini mengungkapkan keprihatinan yang lebih luas tentang arah pasar prediksi, memperingatkan bahwa ketergantungan berlebihan pada kontrak spekulatif berisiko menghasilkan produk yang kurang memiliki utilitas mendalam. Ia mendesak pergeseran ke arah aplikasi lindung nilai dan manajemen risiko.
Read Next: Russia Moves To Regulate $130B Crypto Market As Daily Volumes Hit $648M



