Hyperliquid Mencapai Volume Harian $1 Miliar Saat Persaingan DEX Perp Semakin Memanas

Hyperliquid Mencapai Volume Harian $1 Miliar Saat Persaingan DEX Perp Semakin Memanas

Hyperliquid (HYPE) membukukan lebih dari $1 miliar volume perdagangan 24 jam pada hari Minggu, dengan token native-nya diperdagangkan di $71,81 dan memiliki kapitalisasi pasar hampir $16 miliar, menurut data.

Platform ini memiliki kapitalisasi pasar terbesar ke-10 di antara semua aset kripto di CoinGecko.

Apa yang Telah Dibangun Hyperliquid

Hyperliquid beroperasi sebagai bursa futures perpetual sepenuhnya on-chain. Berbeda dengan model hibrida yang mencocokkan order off-chain dan menyelesaikan on-chain, Hyperliquid menjalankan order book langsung di blockchain khusus aplikasinya sendiri. Arsitektur tersebut memungkinkannya memproses transaksi dengan kecepatan yang mendekati infrastruktur bursa terpusat.

Platform ini mendukung puluhan pasar perpetual untuk berbagai aset kripto utama.

Tingkat pendanaan, likuidasi, dan data posisi semuanya dapat diverifikasi on-chain, berbeda dengan sifat tertutup bursa terpusat.

Gambaran Volume

Angka volume harian $1 miliar menempatkan Hyperliquid di antara venue derivatif teratas di kripto, baik dibandingkan platform on-chain maupun off-chain. Sebagai konteks, bursa terpusat besar biasanya menangani antara $5 miliar hingga $50 miliar volume derivatif harian. Hyperliquid telah menutup sebagian kesenjangan itu selama 12 bulan terakhir.

Bursa ini tumbuh dari puluhan juta volume harian di awal 2025 menjadi secara konsisten membukukan ratusan juta, dengan lonjakan sesekali melampaui angka $1 miliar.

Latar Belakang

Hyperliquid meluncurkan mainnet pada akhir 2024 dan mendistribusikan token HYPE melalui salah satu airdrop komunitas terbesar dalam sejarah kripto. Protokol ini tidak mengambil pendanaan modal ventura sebelum distribusi tersebut, sebuah keputusan yang menarik banyak perhatian dan menarik trader ritel yang merasa kurang terlayani oleh peluncuran token yang didominasi VC.

Sejak peluncuran, tim telah merilis serangkaian peningkatan produk termasuk HyperEVM, yang membawa smart contract yang dapat diprogram ke chain Hyperliquid.

Perps On-Chain vs. Bursa Terpusat

Argumen struktural untuk perpetual on-chain berpusat pada transparansi dan self-custody. Trader di bursa terpusat mempercayakan venue untuk memegang margin, menghitung tingkat pendanaan secara jujur, dan memproses likuidasi secara adil. Serangkaian kegagalan bursa terpusat antara 2022 dan 2024 meningkatkan kebutuhan akan alternatif.

Juga Baca: Hyperliquid ETFs Stage Strongest Crypto Debut, Beating BTC And ETH

Arsitektur Hyperliquid berarti pengguna mempertahankan kendali atas dana sampai sebuah trade dieksekusi. Logika likuidasi dijalankan on-chain dan dapat diaudit secara publik. Trade-off historisnya adalah latensi dan kedalaman likuiditas. Chain kustom Hyperliquid mengurangi kelemahan latensi tersebut. Angka volume $1 miliar mengisyaratkan kesenjangan likuiditas juga mulai menyempit.

Mekanisme Token HYPE

HYPE memiliki banyak fungsi di dalam ekosistem Hyperliquid. Token ini digunakan untuk staking guna mengamankan jaringan, untuk tata kelola, dan sebagai jaminan pada fitur-fitur tertentu di platform. Kapitalisasi pasar token sebesar $16 miliar menjadikannya lebih besar daripada banyak jaringan layer-1 mapan.

Pendapatan biaya dari bursa sebagian mengalir ke mekanisme buyback untuk HYPE. Desain itu mengaitkan nilai token secara langsung dengan aktivitas platform, yang berarti pertumbuhan volume memperkuat tekanan naik pada token. Aktivitas staking tumbuh seiring dengan volume perdagangan, dengan protokol seperti Kinetiq membangun produk liquid staking di atas staking HYPE native.

Langkah Berikutnya

Hyperliquid menghadapi persaingan yang ketat. dYdX dan beberapa perp DEX baru bersaing memperebutkan basis trader yang sama. Bursa terpusat juga meningkatkan fitur transparansi on-chain mereka untuk menjawab kekhawatiran soal kepercayaan. Keunggulan Hyperliquid dalam pengalaman pengguna dan kedalaman volume nyata, tetapi tidak dijamin akan bertahan.

Tim telah memberi isyarat akan adanya pengembangan infrastruktur lebih lanjut termasuk perluasan tooling EVM dan penambahan daftar aset baru. Apakah volume harian $1 miliar menjadi lantai yang konsisten atau justru plafon akan bergantung sebagian pada aktivitas pasar kripto yang lebih luas di paruh kedua 2026.

Baca Selanjutnya: Sui Crashes Third Time In 48 Hours, Wiping Out $1.88M In Trades

Penafian dan Peringatan Risiko: Informasi yang diberikan dalam artikel ini hanya untuk tujuan edukasi dan informasi dan berdasarkan opini penulis. Ini tidak merupakan saran keuangan, investasi, hukum, atau pajak. Aset kripto sangat fluktuatif dan mengalami risiko tinggi, termasuk risiko kehilangan seluruh atau sebagian besar investasi Anda. Trading atau memegang aset kripto mungkin tidak cocok untuk semua investor. Pandangan yang dinyatakan dalam artikel ini adalah pandangan penulis saja dan tidak mewakili kebijakan resmi atau posisi Yellow, pendirinya, atau eksekutifnya. Selalu lakukan riset menyeluruh Anda sendiri (D.Y.O.R.) dan konsultasikan dengan profesional keuangan berlisensi sebelum membuat keputusan investasi apapun.
Hyperliquid Mencapai Volume Harian $1 Miliar Saat Persaingan DEX Perp Semakin Memanas | Yellow.com